5 Masalah Umum Saat Hamil dan Pilihan Asupan Tepat Mengatasinya

Asupan alami bisa diandalkan untuk mengatasi masalah saat hamil, lho

17 November 2018

5 Masalah Umum Saat Hamil Pilihan Asupan Tepat Mengatasinya
Pixabay/FoodieFactor

Saat hamil, berbagai masalah kesehatan bisa mulai datang. Tak sedikit yang kemudian memilih untuk mengonsumsi obat.

Padahal saat hamil Mama sebaiknya tidak terlalu sering minum obat, apalagi jika kondisinya tidak benar-benar parah.

Berbagai masalah kesehatan bisa diatasi dengan cara alami kok, Ma. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan bergizi seperti buah dan sayur.

Yuk simak rangkuman informasinya berikut ini:

1. Sakit kepala

1. Sakit kepala
Pixabay/RobinHiggins

Salah satu masalah yang kerap dialami oleh ibu hamil adalah sakit kepala, terutama di trimester pertama dan kedua.

Sakit kepala saat hamil bisa muncul disebabkan oleh berbagai macam faktor, di antaranya yakni dehidrasi, stres, otot yang menegang, fluktuasi hormon dan peningkatan aliran darah.

Sebagai langkah awal mengatasi sakit kepala dan migrain, Mama bisa mencoba untuk mengobatinya dengan mengonsumsi bayam. Mengapa?

Bayam kaya akan kandungan magnesium. Magnesium terbukti secara ilmiah dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak. Hal ini pun diyakini bisa berdampak positif terhadap sakit kepala.

Saat memilih bayam, pilihlah yang segar dan berwarna hijau gelap. Semakin gelap warna  daunnya, semakin banyak kandungan nutrisi yang dikandungnya.

2. Sembelit

2. Sembelit
Freepik

Selain mual, masalah pencernaan lain yang juga banyak dialami oleh ibu hamil adalah sembelit. Tentu saja hal ini akan sangat membuat Mama merasa tidak nyaman.

Cara ampuh untuk mengatasi kembung dan sembelit adalah dengan mengonsumsi cukup makanan berserat.

Salah satu pilihan buah yang bisa Mama konsumsi yakni buah apel. Buah segar dengan kandungan air tinggi ini diketahui adalah sumber serat yang baik. Serat dalam apel memiliki efek pencahar alami lho, Ma.

Editors' Picks

3. Kram kaki

3. Kram kaki
Pixabay/Pexels

Saat memasuki usia kehamilan trimester kedua dan ketiga, biasanya Mama akan menjadi lebih rentan mengalami masalah pada kaki. Salah satunya kram pada kaki.

Kondisi ini terjadi karena bertambahnya beban di tubuh Mama ketika janin bertumbuh semakin besar.

Selain itu, pertumbuhan dan perkembangan janin juga seringkali membuat sirkulasi darah di tubuh Mama sedikit terhambat. Kondisi ini berujung pada kontraksi otot dan akhirnya kram pada kaki.

Kram kaki juga bisa menjadi pertanda bahwa Mama tengah dehidrasi akibat kurang minum air putih atau kekurangan nutrisi seperti kalium.

Untuk menambah asupan kalium dan mengurangi kram pada kaki, Mama bisa mengonsumsi buah seperti alpukat.

4. Gangguan pencernaan dan nyeri ulu hati

4. Gangguan pencernaan nyeri ulu hati
Freepik

Gangguan pencernaan dan nyeri ulu hati, serta sensasi terbakar pada jantung alias heartburn juga sering dialami oleh para ibu hamil. Terutama di trimester kedua dan ketiga.

Semua ini merupakan efek dari adanya peningkatan progesteron yang diproduksi pada tahap awal kehamilan. Progesteron berfungsi melemaskan otot-otot, yang berarti asam lambung Mama bisa ‘bocor’ dan masuk ke kerongkongan.

Seiring dengan semakin bertambahnya hormon progesteron dalam tubuh, kondisi tersebut bisa semakin pula akan Mama rasakan.

Jika Mama mengalaminya juga, coba atasi dengan lemon. Buah segar ini bisa berfungsi sebagai antasida alami. Untuk mendapatkan manfaat terbaiknya, minumlah perasan lemon di pagi hari untuk membantu menetralisir asam.

5. Morning sickness

5. Morning sickness
Pexels/Rawpixel.com

Keluhan umum lainnya yang banyak dialami oleh ibu hamil adalah morning sickness. Kondisi ini biasanya akan berkurang setelah trimester pertama setelah kadar hormon human chorionic gonadotrophin (HCG) menurun.

Namun jika rasa mual terus-menerus terjadi, Mama bisa mengatasinya dengan mengonsumsi jahe.

Selain membantu meningkatkan sekresi berbagai enzim pencernaan yang membantu menetralisir asam lambung, jahe juga mengandung senyawa khusus yang disebut gingerol, yang membantu memblokir reseptor yang terkait dengan rasa mual.

Jahe bisa Mama tambahkan dalam teh hangat atau dikonsumsi dalam bentuk permen. Apapun pilihannya, yang terpenting dapat membantu mengatasi mual yang Mama rasakan.

Apabila sudah mencoba semua asupan alami ini namun tak kunjung sembuh, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter. Hindari sembarangan mengonsumsi obat tanpa resep dokter ya, Ma.