Demi Janin, Ini 7 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Ibu Hamil

Penuhi cairan tubuh dari konsumsi minuman yang aman, Ma

3 Februari 2019

Demi Janin, Ini 7 Minuman Sebaik Dihindari Ibu Hamil
Pexels/Stokpic

Saat hamil, kebutuhan akan cairan tubuh Mama akan mengalami peningkatan untuk menunjang tumbuh kembang janin. Mama pun perlu lebih banyak minum.

Namun demikian, tak semua jenis minuman aman dikonsumsi ibu hamil. Terlebih lagi jika semua ini dikonsumsi secara berlebihan dan tak wajar.

Efeknya dapat mengganggu kesehatan tubuh Mama dan juga berlanjut hingga mengganggu tumbuh kembang janin. Beberapa komplikasi yang muncul pun dapat membahayakan kehamilan.

Oleh sebab itu, Mama perlu tahu apa saja jenis minuman yang sebaiknya dihindari saat hamil:

1. Susu yang tidak dipasteurisasi

1. Susu tidak dipasteurisasi
Pixabay/Imoflow

Meminum susu adalah salah satu cara sehat untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian Mama. Namun lebih cermat pilih-pilih jenis susu, ya.

Hindari konsumsi susu yang tidak dipasteurisasi. Pasteurisasi adalah proses yang menangani berbagai jenis bakteri dan mikroba yang ada dalam zat tersebut.

Jika susu yang Mama beli tidak dipasteurisasi, bakteri yang ada di dalamnya bisa membahayakan tubuh Mama. Bakteri-bakteri ini pun dapat dengan mudah menemukan jalan ke janin melalui plasenta dan menyebabkan kerusakan permanen.

2. Sari rumput gandum

2. Sari rumput gandum
Pexels/Mareefe

Rumput gandum atau wheatgrass diketahui memiliki manfaat sehat. Namun demikian, konsumsinya secara berlebihan justru tidak bagi ibu hamil, lho.

Kondisi di mana rumput gandum ini dipanen biasanya lembap, sehingga lebih banyak risiko kontaminasi akibat mikroba dan jamur.

Oleh sebab itu, sebaiknya hindari jus atau sari rumput gandum yang terbuat dari bahan-bahan mentah ini, ya.

3. Diet soda

3. Diet soda
Pexels/Burst

Saat ini ada bermacam-macam jenis soda yang bisa dipilih, salah satunya yang cukup populer adalah diet soda. Meski diklaim lebih sehat, namun sebaiknya tetap hindari dulu saat Mama hamil.

Salah satu bahan utama yang ada dalam minuman diet adalah kafein. Minuman ini juga mengandung pemanis buatan, yang utamanya adalah sakarin.

Nah, sakarin adalah bahan kimia paling ampuh untuk menemukan jalannya melalui plasenta dan mencapai janin. Saat dikonsumsi secara berlebihan, komponen ini pun memengaruhi pertumbuhan janin dan berisiko menyebabkan cacat.

Editors' Picks

4. Kopi

4. Kopi
Pexels/Rawpixel.com

Tak sedikit wanita yang kini ‘kecanduan’ minum kopi, sehingga bahkan saat hamil pun keinginan untuk minum kopi tetap tinggi.

Sebenarnya menghilangkan konsumsi kafein akan lebih baik, Ma. Namun Mama bisa memulainya dengan membatasinya terlebih dahulu, paling tidak maksimal satu cangkir per hari.

Meminimalkan konsumsi kafein, terutama di trimester pertama, akan membantu mengurangi risiko keguguran yang cukup tinggi pada saat itu.

5. Teh hijau

5. Teh hijau
Pexels/Pixabay

Dianggap sebagai salah satu minuman yang menyehatkan, konsumsi teh hijau juga sebaiknya diminimalkan oleh ibu hamil.

Pada dasarnya, perlu diketahui bahwa teh hijau juga mengandung sejumlah kafein. Mengonsumsinya secara berlebihan pun dapat meningkatkan metabolisme tubuh yang sudah mencapai puncaknya selama kehamilan.

Dikombinasikan dengan berkurangnya penyerapan asam folat, kondisi ini bisa menimbulkan masalah bagi janin.

6. Minuman bersoda dan berwarna

6. Minuman bersoda berwarna
Pexels/Rawpixel.com

Gaya hidup modern yang diikuti oleh masyarakat saat ini telah menjadikan konsumsi berbagai minuman ringan sebagai sebagai asupan sehari-hari. Terlebih lagi minuman kemasan yang tinggi gula dan memiliki pemanis buatan.

Meskipun mungkin dapat menghilangkan mual dan menyegarkan, konsumsi minuman ini secara berlebihan tetap tidak baik bagi kesehatan kehamilan.

Salah satunya adalah meningkatkan risiko diabetes gestasional, yang pada akhirnya dapat memicu risiko komplikasi pada kehamilan dan persalinan.

7. Alkohol

7. Alkohol
Pexels/Matan Segev

Masih ada yang beranggapan bahwa minum minuman beralkohol jika sedikit masih aman untuk ibu hamil, serta tidak akan membahayakan janin. Padahal kenyataannya tidak demikian.

Walaupun diminum sedikit, alkohol juga bisa memberikan pengaruh pada janin. Salah satunya berisiko menyebabkan cacat, gangguan pada tumbuh kembang, serta hambatan perkembangan.

Oleh sebab itu, sebaiknya hindari dulu konsumsi minuman beralkohol saat hamil, ya.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh, lebih baik pilih minum air putih, air kelapa murni, dan susu. Jangan lupa pastikan keamanannya terlebih dahulu, Ma.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!