Karang gigi terbentuk dari plak, yaitu lapisan tipis dan lengket yang berasal dari sisa-sisa makanan yang tertinggal di gigi. Jika tidak dibersihkan dalam waktu lama, plak dapat mengeras dan berubah menjadi karang gigi yang sulit dihilangkan.
Gejala karang gigi umumnya ditandai dengan munculnya lapisan keras berwarna kuning atau kecokelatan yang menempel di permukaan gigi. Selain itu, permukaan gigi terasa kasar saat disentuh lidah, muncul bau mulut yang sulit hilang meski sudah menyikat gigi, serta gusi dapat mengalami pembengkakan, kemerahan, atau bahkan berdarah akibat peradangan (gingivitis).
Dalam kondisi yang lebih lanjut, gusi bisa menjadi sensitif, nyeri saat menyikat gigi, hingga lebih mudah mengalami infeksi. Banyak orang masih sering menganggap sepele masalah karang gigi. Padahal, pada ibu hamil kondisi ini perlu diwaspadai, karena kebersihan gigi dan mulut yang buruk dapat menimbulkan berbagai risiko.
Lalu, benarkah karang gigi bisa menyebabkan keguguran? Berikut Popmama.com siapkan penjelasannya, Ma!
