TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ini Penyebab Bayi Suka Menendang di Dalam Kandungan

Bukan hanya jenis kelamin, tapi tendangan pertama si Kecil juga dinantikan

5 Oktober 2022

Ini Penyebab Bayi Suka Menendang Dalam Kandungan
Freepik/ jcomp

Selama kehamilan, ada beberapa momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh calon Mama dan calon Papa. Mulai dari jenin kelamin bayi, hingga menanti gerakan atau tendangan pertama si Kecil di dalam kandungan.

Tendangan bayi atau yang juga dikenal dengan fetal movement merupakan hal yang normal dirasakan oleh Mama selama kehamilan.

Selain karena respons dari si Kecil, di bawah ini Popmama.com telah merangkum penyebab bayi suka menenang di dalam kandungan. Disimak, yuk, Ma!

Apa Itu Fetal Movement?

Apa Itu Fetal Movement
blog.parentlane.com

Fetal movement merupakan gerakan bayi di dalam kandungan. Sebagian besar ibu hamil akan merasakan gerakan si Kecil saat di trimester kedua, yang berarti di antara minggu ke 14 hingga 26.

Ketika bayi menendang, Mama akan merasakan tendangan tersebut seperti kepakan kupu-kupu atau seperti adanya ikan yang sedang berenang di perut mama. Bahkan bisa saja rasanya seperti kedutan, begetar, atau lapar.

Editors' Picks

Penyebab Janin Suka Menendang

Penyebab Janin Suka Menendang
Freepik/senivpetro

Menurut peneliti, penyebab bayi menendang disebabkan oleh perkembangan otak dalam merespons refleks. Dilansir dari Healthline, para peneliti melihat gelombang otak yang dihasilkan oleh janin ketika mereka menendang selama tidur dengan gerakan mata cepat atau rapid eye movement (REM).

Mereka berpendapat bahwa ketika janin menggerakkan tangan kanannya, ia akan menghasilkan gelombang otak di bagian kiri untuk memproses sentuhan untuk tangan kanan.

Artinya, otak bayi di dalam kandungan sedang berkembang untuk merespons aktivitas otak mereka sendiri dan juga merespons gerakan dari mama, suara, suhu, dan rangsangan lainnya. Sehingga hal ini menyebabkan si Kecil akan menendang perut mama sebagai respons atau refleks mereka.

Awalnya tendangan si Kecil sangat pelan namun perlahan-lahan semakin kencang seiring dengan bertambahnya usia kehamilan mama.

Kapan Mama Bisa Merasakan Bayi Bergerak dan Menendang?

Kapan Mama Bisa Merasakan Bayi Bergerak Menendang
Freepik/Yuri Arcurs People Images

Umumnya, tendangan pada bayi akan dirasakan saat usia kandungan mama sekitar 14 – 26 minggu atau dimulai dari trimester kedua hingga ketiga.

Pada masa itu, terdapat timing yang menunjukkan si Kecil sedang menendang perut mama, yaitu:

  • Ketika beristirahat di malam hari
    Di siang hari, tubuh mama yang sedang bergerak dapat membuat si Kecil tertidur pulas dan bahkan kemungkinan Mama tidak menyadari bahwa sebenarnya janin sedang menendang. Tetapi, ketika Mama sedang bersantai di malam hari dan tidak melakukan aktivitas apa pun, Mama akan menyadari si Kecil sedang menendang.
  • Ketika sedang dan sesudah mengemil
    Saat maupun sesudah mengemil biasanya bayi akan bergerak atau menendang. Hal ini dikarenakan lonjakan gula darah di tubuh mama secara tidak langsung sedang menyalurkan energi untuk bayi mama di dalam kandungan.
  • Saat Mama sedang gugup
    Ketika Mama sedang merasa gugup, adrenalin dalam tubuh mama akan semakin memuncak. Hal ini tentunya akan memengaruhi si Kecil untuk menendang perut mama.
  • Ketika bayi cegukan
    Bayi di dalam kandungan akan menendang perut saat ia tengah cegukan. Bayi di dalam kandungan yang mengalami cegukan juga dapat menghirup dan menghembuskan udara, yang berarti diafragmanya berkembang.

Cara Menghitung Jumlah Tendangan Bayi

Cara Menghitung Jumlah Tendangan Bayi
Freepik/partystock

Selama kehamilan, biasanya dokter akan menyarakan Mama untuk menghitung tendangan bayi di dalam kandungan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui seberapa baik perkembangan si Kecil di dalam sana.

Sebagai tips, Mama dapat membuat catatan yang berisi jumlah tendangan atau gerakan bayi untuk diberikan ke dokter ketika jadwal pemeriksaan mingguan.

Dilansir dari What to Expect, ada beberapa cara untuk menghitung tendangan si Kecil yang nantinya dapat menjadi laporan untuk Mama ke dokter kandungan. Berikut caranya:

  • Meluangkan waktu di pagi dan malam hari
    Mama dapat meluangkan waktu sebanyak dua kali sehari, yaitu di pagi hari dan malam hari untuk menghitung jumlah tendangan. Biasanya tendangan atau gerakan bayi lebih aktif di malam hari dibandingkan dengan pagi hari.
  • Menghitung waktu tendangan
    Ketika menghitung tendangan, Mama perlu menghitung hingga mencapai 10 tendangan dan catat waktunya.
  • Mencari 10 tendangan atau gerakan yang tidak normal
    Selama satu jam, Mama akan mencari tendangan bayi sebanyak 10 atau kurang, dan dicatat di buku harian khusus kehamilan. Jika Mama belum merasakan 10 tendangan atau gerakan janin dalam satu jam, maka Mama dapat melanjutkan aktivitas seperti minum jus buah, mengonsumsi camilan, berbaring dan melanjutkan menghitung. Biasanya dalam waktu satu jam, Mama akan merasakan 4-6 tendangan. Namun hal tersebut normal, dan biasanya membutuhkan waktu lebih dari dua jam untuk mencapai 10 tendangan.

Itu dia ulasan mengenai penyebab bayi suka menendang di dalam kandungan. Apabila bayi di dalam kandungan tidak merespons dengan gerakan atau tendangan, sebaiknya Mama berkonsultasi dengan dokter.

Baca juga :

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk