Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
freepik/jcomp
freepik/jcomp

Intinya sih...

  • Tubuh Mama bisa berubah selama 1,5 tahun setelah hamil dan melahirkanSebuah studi terbaru mengungkap bahwa kehamilan dan persalinan memicu perubahan dinamis pada banyak sistem fisiologis tubuh perempuan.

  • Kesehatan tubuh butuh waktu lama untuk stabilProses pemulihan tubuh pasca melahirkan berlangsung bertahap dan tidak merata, memerlukan waktu yang berbulan-bulan hingga lebih dari satu tahun.

  • Tidak semua perubahan tubuh kembali seperti sebelum hamilBeberapa parameter kesehatan memang menunjukkan perbaikan setelah melahirkan, tetapi tidak menjamin kembali ke kondisi sebelum kehamilan, bahkan setelah 1,5 tahun usai melahirkan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Efek kehamilan ternyata tidak berhenti setelah Mama melahirkan. Tubuh perempuan memerlukan waktu yang panjang untuk beradaptasi dan kembali pulih, bahkan bisa lebih dari satu tahun setelah persalinan. 

Inilah alasan mengapa masa pasca melahirkan seharusnya mendapat perhatian yang sama besar seperti masa kehamilan. Berbagai penelitian ilmiah terbaru menunjukkan bahwa perubahan dalam tubuh ibu berlangsung kompleks dan berlapis. 

Mulai dari hormon, darah, organ, hingga kondisi mental, semuanya mengalami proses penyesuaian yang tidak bisa dianggap singkat. Berikut ulasan lengkapnya telah Popmama.com siapkan khusus untuk Mama.

1. Tubuh mama bisa berubah selama 1,5 tahun setelah hamil dan melahirkan

pexels/ Leah Newhouse

Sebuah studi terbaru yang dimuat dalam jurnal Science Advances mengungkap bahwa kehamilan dan persalinan memicu perubahan dinamis pada banyak sistem fisiologis tubuh perempuan. 

Penelitian ini dilakukan oleh tim ahli biologi dari Weizmann Institute of Science dan Helen Schneider Women's Hospital di Israel, serta Yale University School of Medicine di Amerika Serikat.

"Buku teks menganggap bahwa masa pasca persalinan berlangsung selama enam minggu, tetapi banyak yang mengalami periode pemulihan yang jauh lebih lama," kata seorang ahli biologi sistem di Weizmann yang memimpin penelitian, Profesor Uri Alon, melansir dari BBC Science Focus.

"Mengetahui bahwa pemulihan membutuhkan waktu yang lama sangat penting untuk memfokuskan penelitian dan perhatian pada tahun setelah melahirkan," lanjutnya.

Studi ini melibatkan data dari lebih dari 300.000 kelahiran di Israel. Para peneliti mengamati perubahan tubuh seorang mama sejak 4,5 bulan sebelum pembuahan hingga 1,5 tahun setelah melahirkan. 

Tak hanya itu, mereka juga menganalisis hasil dari 76 jenis tes medis, termasuk yang berkaitan dengan kolesterol, darah, sel imun, peradangan, kesehatan hati, ginjal, dan tulang. Data tersebut berasal dari perempuan yang melahirkan bayi sehat dalam periode 2003 dan 2020.

2. Kesehatan tubuh butuh waktu lama untuk stabil

freepik/user18526052

Temuan penelitian menunjukkan bahwa proses pemulihan tubuh pasca melahirkan berlangsung bertahap dan tidak merata. Hanya 47 persen dari hasil tes yang kembali stabil dalam waktu satu bulan setelah persalinan, termasuk kadar zat besi serta penanda pembekuan darah.

Sebanyak 12 persen indikator kesehatan lainnya baru mencapai kondisi stabil antara empat hingga sepuluh minggu setelah melahirkan. Sementara itu, 41 persen sisanya memerlukan waktu lebih dari 10 minggu untuk kembali seimbang.

Yang paling lama pulih adalah kesehatan tulang dan fungsi hati. Keduanya membutuhkan waktu lebih dari satu tahun, atau sekitar 56 minggu, untuk benar-benar stabil setelah persalinan. 

Selain itu, beberapa indikator lain seperti kolesterol, asam folat, sel darah merah, serta sejumlah penanda hormon dan sistem imun juga memerlukan waktu berbulan-bulan untuk kembali normal.

3.Tidak semua perubahan tubuh kembali seperti sebelum hamil

freepik/freepik

Sebagian parameter kesehatan memang menunjukkan perbaikan setelah melahirkan, tetapi tidak menjamin kembali ke kondisi sebelum kehamilan, bahkan setelah 1,5 tahun usai melahirkan. 

Para peneliti belum bisa memastikan apakah perubahan tersebut disebabkan oleh proses fisik kehamilan dan persalinan, atau justru dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup setelah memiliki bayi.

4. Pentingnya pemulihan diri usai hamil dan melahirkan

pexels/Andrea Piacquadio

Sebuah studi tahun 2023 yang dipublikasikan dalam The Lancet Global Health mengungkap bahwa sekitar 40 juta perempuan setiap tahunnya mengalami masalah kesehatan jangka panjang setelah melahirkan.
Tak sedikit dari masalah tersebut yang berdampak pada kualitas hidupnya, bahkan memengaruhi kedekatan dengan bayi.

"Banyak kondisi pasca persalinan menyebabkan penderitaan yang cukup besar dalam kehidupan sehari-hari perempuan jauh setelah melahirkan, baik secara emosional maupun fisik," ungkap Director of Sexual and Reproductive Health and Research di WHO, Dr. Pascale Allotey.

"Namun, sebagian besar kondisi tersebut tidak dikenali dan dilaporkan," sambungnya.

Demikian studi mengenai efek kehamilan yang dapat berlangsung lama usai melahirkan. Semoga bisa menjadi ilmu baru bagi Mama semua, ya.

Editorial Team