7 Manfaat Bawang Putih untuk Ibu Hamil dan Kesehatan Janin

Sudah tahu manfaatnya belum nih, Ma?

19 Juli 2019

7 Manfaat Bawang Putih Ibu Hamil Kesehatan Janin
Pixabay/PublicDomainPictures

Bawang putih termasuk bumbu masak yang selalu digunakan saat di dapur. Pengolahan bawang putih bisa dilakukan seperti diiris tipis, cincang halus, cincang halus atau dipotong dalam ukuran besar dapat memengaruhi setiap cita rasa makanan. 

Terlepas dari cara pengolahannya di setiap olahan masakan, bawang putih dapat memberikan manfaat tersendiri untuk ibu hamil.

Namun, disarankan bawang putih yang dikonsumsi masih dalam jumlah yang normal sekitar dua hingga empat siung dengan kondisi baik. 

Jika Mama penasaran dengan manfaat yang didapat dari bawang putih untuk ibu hamil. Yuk Ma, simak 7 manfaat yang sudah Popmama.com rangkum karena bawang putih dapat bermanfaat selama masa kehamilan. 

1. Mencegah kerontokan agar rambut lebih sehat

1. Mencegah kerontokan agar rambut lebih sehat
Pixabay/pameladebutler

Menjalani masa-masa kehamilan tentu ada saja banyak perubahan yang terjadi pada fisik semua perempuan, hanya saja kondisinya yang berbeda. Salah satu masalah saat sedang hamil yaitu rambut rontok. 

Perlu Mama ketahui bahwa perubahan hormonal seperti progesteron sangat wajar terjadi, sehingga memicu rambut lebih kusam, kering hingga mudah sekali rontok. Keluhan seperti ini membuat ibu hamil menjadi kurang percaya diri. 

Untuk mengatasi permasalahan ini, ada baiknya mengonsumsi bawang putih dengan berbagai olahan makanan. Kandungan allicin sebagai senyawa belerang di dalam bawang putih memberikan bermanfaat.

Mengonsumsi bawang putih saat hamil dapat mencegah kerontokan rambut serta membantu pertumbuhan rambut baru menjadi lebih optimal. 

2. Menurunkan segala risiko preeklampsia selama masa kehamilan

2. Menurunkan segala risiko preeklampsia selama masa kehamilan
Pixabay/congerdesign

Preeklampsia atau tekanan darah tinggi adalah kondisi yang berpotensi membahayakan selama masa-masa kehamilan. Kondisi ini pun dapat terjadi pada satu dari sepuluh ibu hamil lainnya. Perlu diketahui bahwa faktor yang memicu risiko preeklampsia cukup beragam, seperti: 

  • Mengalami obesitas saat hamil.
  • Kehamilan kali ini merupakan kehamilan pertama.
  • Hamil di bawah usia 20 tahun atau di atas usia 40 tahun.
  • Ada anggota keluarga yang memiliki riwayat preeklampsia.
  • Kurangnya nutrisi di dalam tubuh selama menjalani masa kehamilan.
  • Memiliki riwayat mengalami preeklamsia di kehamilan yang sebelumnya. 

Salah satu cara menurunkan risiko terjadinya preeklamsia selama masa kehamilan yakni dengan mengonsumsi bawang putih. Jenis bawang ini secara alamo dapat menurunkan kemungkinan terjadinya tekanan darah tinggi serta kadar protein dalam urine. 

Jika preeklampsia tidak diatasi, maka akan merusak berbagai organ di dalam tubuh seperti ginjal. 

3. Meningkatkan berat badan bayi saat dilahirkan

3. Meningkatkan berat badan bayi saat dilahirkan
Pexels/ Eduardo Braga

Dilansir dari Mom Junction, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa bawang putih dapat meningkatkan berat bayi saat dilahirkan. Kandungan dari bawang putih dapat membantu janin untuk menurunkan risiko bayi terlahir dengan berat badan kecil atau melahirkan prematur. 

Pengolahan bawang putih dengan olahan bahan makanan lainnya dapat memberikan manfaat bagi tubuh dan janin di dalam kandungan. Sebuah percobaan pernah dilakukan untuk membuktikan bahwa pemberian ekstrak bawang putih ke sel plasenta mampu merangsang pertumbuhan janin.

Perlu diketahui juga bahwa aktivitas enzim pada kehamilan abnormal dapat meningkat saat ibu hamil mengonsumsi segala jenis makanan yang mengandung kandungan bawang putih. 

Editors' Picks

4. Meningkatkan daya tahan tubuh dalam melawan demam dan flu

4. Meningkatkan daya tahan tubuh dalam melawan demam flu
Pixabay/stevepb

Bawang putih seringkali menjadi salah satu bahan yang membuat olahan makanan menjadi lebih lezat. Tidak hanya itu, bawang putih bermanfaat untuk menghentikan pertumbuhan bakteri berbahaya di dalam tubuh agar tidak menimbulkan berbagai penyakit selama hamil. 

Sistem kekebalan tubuh menjadi lebih baik saat mengonsumsi bawang putih, namun selalu pastikan untuk tidak terlalu berlebihan. Dengan memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik, maka Mama tidak akan mudah terkena flu dan demam saat menjalani masa-masa kehamilan. 

Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Makan Rebung? Cek Cara Aman Memakannya, Ma!

5. Mencegah terjadinya infeksi pada kulit dan mulut 

5. Mencegah terjadi infeksi kulit mulut 
Pixabay/RitaE

Manfaat lain saat mengonsumsi bawang putih selama masa kehamilan yakni dapat meminimalisir segala jenis infeksi. Kandungan allicin dalam bawang putih memiliki manfaat anti jamur, sehingga mengobati segala bentuk infeksi jamur di bagian intim perempuan seperti sindrom ragi hipersensitivitas dan kandidiasis kronis.

Lalu bawang putih yang bersifat antimikroba dapat memberikan manfaat positif sebagai obat yang membantu infeksi pada bagian kulit dan mulut. 

6. Mampu menurunkan kadar kolesterol dan masalah jantung

6. Mampu menurunkan kadar kolesterol masalah jantung
Pixabay/jackmac34

Ma, sudah tahu belum kalau kandungan allicin di dalam bawang putih mampu menurunkan kadar kolesterol? Perlu diketahui bahwa kandungan ini dapat memberikan beberapa manfaat untuk tubub seperti membantu mengurangi serta mengendalikan kadar kolesterol.

Tak hanya itu, bawang putih yang dikonsumsi selama masa kehamilan dapat mencegah risiko serangan jantung dan stroke. Itu berarti pertumbuhan janin selama masa kehamilan dapat lebih optimal dengan mengonsumsi bawang putih melalui berbagai olahan makanan.

Baca juga: 7 Manfaat Bayam Merah untuk Tubuh Ibu Hamil

7. Meminimalisir risiko kanker selama masa kehamilan 

7. Meminimalisir risiko kanker selama masa kehamilan 
Freepik/Yanalya

Dilansir dari Mom Junction, bawang putih yang dikonsumsi secara teratur mampu melindungi tubuh dari segala risiko kanker terutama kanker usus besar yang bisa saja terjadi selama hamil. 

Menurut US National Cancer Institute (NCI) yang telah melakukan sebuah studi penelitian di China mengatakan bahwa bawang putih yang dikonsumsi bersamaan dengan bawang merah dan daun bawang dapat meminimalisir risiko kanker perut dan esofagus. 
 
Nah, itu tadi beberapa manfaat mengonsumsi bawang putih selama masa kehamilan. Mama juga perlu mememastikan asupan bawang putih harus sesuai dengan porsinya dan tidak terlalu berlebihan. 

Perlu diingat juga bahwa setiap ibu hamil memiliki kondisi kesehatan yang berbeda-beda. Bila ada efek samping setelah mengonsumsi bawang putih, maka sebaiknya langsung berkonsultasi dengan dokter.

Semoga informasi ini semakin membantu kesehatan terus terjaga hingga proses persalinan nanti ya, Ma!

Baca juga: 

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;