Jika hasil USG menunjukkan tali pusar melilit leher janin, ini hampir selalu tidak berbahaya. Bahkan mungkin akan terlepas sendiri saat janin masih di dalam rahim. Bidan atau dokter akan menjelaskan semuanya, dan jika tetap melilit hingga kelahiran, mereka akan siap menanganinya dengan aman. Tidak perlu khawatir.
Bagaimana penanganan tali pusar melilit leher bayi selama persalinan dan kelahiran? Mama mungkin bahkan tidak akan menyadari ada sesuatu yang tidak beres. Tali pusar melilit leher bayi sangat umum terjadi selama persalinan dan biasanya akan teratasi tanpa masalah.
Jika bidan melihat tali pusar melilit leher bayi setelah kepala bayi keluar, mereka akan dengan lembut melepaskannya dari kepala bayi atau melonggarkannya agar bayi dapat lahir dengan selamat.
Sangat jarang, jika tali pusar sangat kencang atau memengaruhi aliran darah, dokter mungkin akan:
Menjepit dan memotong tali pusar sebelum bahu bayi lahir. Jangan khawatir, mereka tahu persis apa yang harus dilakukan.
Memantau detak jantung bayi dengan sangat cermat. Terkadang tali pusar sedikit tertekan selama kontraksi yang dapat menyebabkan detak jantung bayi menurun untuk waktu singkat.
Jika detak jantung bayi turun terlalu banyak dan tidak pulih, mereka mungkin menyarankan operasi caesar darurat — tetapi sekali lagi, ini sangat jarang terjadi. Cobalah untuk tidak khawatir. Bidan atau dokter akan selalu menjelaskan apa yang terjadi dan mengapa.
Jadi, janin terlilit tali pusar, apakah bisa terlepas sendiri? Jawabannya bisa, ya, Ma. Namun pastikan Mama selalu melakukan pemeriksaan ke dokter sesuai dengan jadwalnya.
Semoga informasi di atas bisa membantu, Mama.