Bolehkah Ibu Hamil Menggunakan Produk Pemutih?

Hati-hati, Ma! Ada beberapa kandungan dalam produk pemutih yang harus dihindari selama kehamilan

6 Desember 2021

Bolehkah Ibu Hamil Menggunakan Produk Pemutih
Freepik/user18526052

Selama kehamilan, beberapa ibu hamil mengalami kulit kusam karena adanya peningkatan produksi melanin.

Oleh sebab itu, tak sedikit ibu hamil yang menggunakan produk pemutih untuk merawat kulit tetap cerah selama kehamilan.

Namun, alangkah baiknya saat sedang mengandung Mama lebih berhati-hati dalam memilih produk perawatan kulit.

Hal ini karena beberapa produk perawatan kulit mengandung bahan kimia yang bisa diserap kulit dan masuk ke dalam peredaran darah yang kemudian memengaruhi perkembangan janin

Hingga saat ini, banyak yang masih mempertanyakan apakah produk pemutih aman untuk digunakan ibu hamil. Pasalnya, ada produk pemutih yang mengandung bahan yang berbahaya bagi janin.

Untuk lebih jelasnya, berikut Popmama.com rangkum informasi mengenai penggunaan produk pemutih bagi ibu hamil.

Apakah ibu hamil boleh menggunakan produk pemutih?

Apakah ibu hamil boleh menggunakan produk pemutih
freepik.com/yanalya

Dilansir dari Baby Center, beberapa produk pemutih atau pencerah aman digunakan oleh ibu hamil.

Namun, pastikan Mama memerhatikan kandungan produk pemutih yang digunakan untuk memastikan tidak ada kandungan yang bebahaya bagi ibu hamil. 

Produk pemutih seperti krim pemutih wajah, lotion atau sabun pencuci wajah mungkin mengandung berbagai macam bahan yang beberapa di antaranya tidak aman untuk ibu hamil.

Beberapa kandungan produk pemutih yang sebaiknya dihindari ibu hamil di antaranya adalah:

1. Hidrokuinon

1. Hidrokuinon
Freepik/freepik

Bahan pertama yang sebaiknya dihindari selama kehamilan adalah hidrokuinon.

Bahan ini sangat umum ditemui di dalam kandungan produk krim pemutih atau serum pemutih untuk mengatasi masalah kulit seperti kusam, pigmen berlebih, dan flek-flek hitam. 

Dilansir dari jurnal Canadian Family Physician, sebanyak 35 persen hingga 45 persen hidrokuinon diserap ke dalam kulit setelah penggunaan topikal pada manusia.

Bahan kimia ini dapat masuk ke dalam peredaran darah dan berpotensi membahayakan janin.

Editors' Picks

2. Merkuri

2. Merkuri
Freepik/jcomp

Ibu hamil sebaiknya menghindari krim kulit, sabun kecantikan, antiseptik, serta lotion yang mengandung merkuri karena dapat berbahaya bagi janin.

Dilansir dari International Journal of Hygiene and Environmental Health, setiap orang, terutama ibu hamil dan ibu menyusui yang menggunakan produk yang mengandung merkuri, akan berisiko mengalami keracunan merkuri.

Paparan merkuri selama hamil atau setelah melahirkan berpotensi menyebabkan kerusakan neurologis permanen pada anak-anak. Selain itu, merkuri juga dapat menyebabkan infertilitas wanita dan cacat lahir.

Lantas, bagaimana cara mengetahui suatu produk pemutih mengandung merkuri atau tidak?

Untuk mengetahuinya, Mama bisa memeriksa label atau kemasan produk. Jika terdapat tulisan “mercurous chloride”, “calomel”, “mercuric”, “mercurio”, atau “mercury” tercantum pada label, maka produk tersebut mengandung merkuri dan sebaiknya Mama hindari.

3. Krim steroid

3. Krim steroid
Freepik/serhii_bobyk

Bahan selanjutnya yang sebaiknya dihindari selama kehamilan adalah krim steroid.

Kortikosteroid adalah golongan obat, seperti fluocinonide, betametason valerat, dan clobetasol propionate digunakan dalam beberapa cream pemutih kulit.

Kortikosteroid bekerja menyerupai kortisol, hormon yang diproduksi kelenjar adrenal tubuh, dengan cara mempersempit pembuluh darah dan menekan reaksi sistem imun tubuh yang berlebihan.

Dilansir dari Transactions of The Royal Society of Tropical Medicine and Hygiene, ibu hamil yang menggunakan produk pemutih yang mengandung steroid yang kuat, lebih berisiko memiliki plasenta yang lebih kecil dan melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah.

4. Paraben

4. Paraben
Freepik/freepik

Paraben umumnya digunakan sebagai pengawet yang dapat mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri dalam skincare atau kosmetik. 

Dilansir dari What to Expect, terdapat berapa penelitian pada hewan yang menemukan adanya keterkaitan antara penggunaan bahan kimia pengganggu endokrin seperti paraben selama kehamilan dengan kemungkinan risiko seperti masalah reproduksi. 

Selain itu, INSERM (Institut national de la santé et de la recherche médicale) menunjukkan bahwa produk yang mengandung paraben dapat mengganggu pertumbuhan janin.

Meskipun FDA mengatakan bahwa diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan bahwa paraben berbahaya, namun sebaiknya Mama menghindari produk pemutih yang mengandung paraben untuk menghindari risiko yang dapat membahayakan janin. 

5. Phthalates

5. Phthalates
Freepik/freepik

Bahan selanjutnya yang sebaiknya dihindari selama kehamilan adalah phthalates. Phthalates biasanya banyak ditemukan di produk perawatan yang mengandung wewangian.

Dilansir dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, phthalates dapat meningkatkan risiko keguguran dan diabetes gestasional. Selain itu, paparan phthalates juga dapat berdampak buruk pada maskulinitas alat kelamin bayi laki-laki.

Cara alternatif untuk mencerahkan kulit selama kehamilan

Cara alternatif mencerahkan kulit selama kehamilan
Freepik/cookie_studio

Setelah mengetahui banyaknya kandungan dalam produk pemutih yang berbahaya selama kehamilan, mungkin Mama bertanya-tanya mengenai cara apa yang aman untuk merawat kulit tetap cerah selama kehamilan. 

Ada beberapa cara alternatif yang dapat Mama lakukan untuk menjaga kulit tetap cerah selama kehamian, di antaranya adalah:

  • Cukupi kebutuhan tidur selama kehamilan

  • Minum air putih yang cukup

  • Hindari eksfoliasi dengan scrub yang abrasif

  • Melembabkan kulit wajah dengan produk perawatan kulit yang memiliki kandungan alami

  • Minum air kelapa hijau untuk membuat kulit cerah alami

  • Rutin membersihkan wajah agar bersih dan cerah

  • Menggunakan sunscreen agar kulit tidak kusam karena paparan sinar matahari

Nah, itulah informasi mengenai bolehkah ibu hamil menggunakan produk pemutih selama kehamilan.

Jadi, produk perawatan kulit, termasuk pemutih, aman digunakan ibu hamil selama tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya. 

Jika Mama ragu terhadap suatu produk perawatan kulit, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan keamanan produk. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.