Amankah Pakai Salicylic Acid untuk Atasi Jerawat saat Hamil?

Jangan asal pakai, simak faktanya terlebih dahulu!

9 Maret 2022

Amankah Pakai Salicylic Acid Atasi Jerawat saat Hamil
Pixabay/jmexclusives

Perubahan hormon selama kehamilan bisa membuat banyak perubahan di tubuh mama, termasuk kulit yang jadi lebih mudah berjerawat.

Timbulnya jerawat-jerawat baru tersebut tentu jadi momok menakutkan. Selain mengganggu penampilan, jerawat di wajah dan badan juga menimbulkan kesan tidak nyaman bahkan sakit.

Biasanya, produk perawatan kulit yang mengandung salicylic acid kerap dipilih untuk mengatasi masalah jerawat. Lantas, amankah pakai salicylic acid untuk atasi jerawat saat hamil?

Yuk, simak jawabannya seperti yang telah Popmama.com rangkum di bawah ini.

Apakah Skincare yang Mengandung Salicylic Acid Aman Untuk Ibu Hamil?

Apakah Skincare Mengandung Salicylic Acid Aman Ibu Hamil
Freepik/wirestock

Salicylic acid atau asam salisilat adalah sejenis asam beta hidroksi (BHA) yang umumnya digunakan untuk mengobati berbagai kondisi kulit, salah satunya jerawat.

Zat ini biasanya ditemui di berbagai skincare yang diklaim mampu membersihkan dan mengobati jerawat. Penggunaan skincare dengan salicylic acid untuk ibu hamil sendiri sebetulnya aman.

Hanya saja, sebaiknya Mama menggunakan produk ini setidaknya 2 kali sehari dan tidak lebih dari 2 persen, seperti dilansir dari Medical News Today.

Itu karena penggunaan produk dengan salicylic acid dalam jumlah yang berlebihan dapat membahayakan mama dan janin dalam kandungan.

Editors' Pick

Bahaya Penggunaan Salicylic Acid yang Berlebihan saat Hamil

Bahaya Penggunaan Salicylic Acid Berlebihan saat Hamil
Freepik/juliacherk

Selama masa kehamilan, sebaiknya Mama menghindari penggunaan produk dengan salicylic acid dengan dosis tinggi, serta dalam jangka waktu yang sering.

Pasalnya, ibu hamil yang menggunakan produk dengan kandungan asam salisilat secara berlebihan berisiko mengalami keracunan atau salisilisme, bayi lahir prematur, hingga bayi lahir cacat.

Meski tidak seberbahaya risiko kelahiran prematur, salisilisme juga dapat menyebabkan gangguan serius pada ibu hamil dan janin, seperti:

  • Mual.

  • Tinnitus atau telinga berdenging.

  • Pusing.

  • Perdarahan saat hamil dan setelah melahirkan.

  • Komplikasi kehamilan dan persalinan.

  • Kematian pada ibu maupun janin.

Jadi, jika Mama ingin menggunakan skincare yang mengandung salicylic acid, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter untuk mengetahui dosis yang tepat selama masa kehamilan.

Namun, bila Mama tetap ragu menggunakan produk dengan kandungan bahan aktif ini, ada cara yang lebih aman untuk menghilangkan jerawat saat mama hamil. Penasaran bagaimana caranya?

Cara Aman Menghilangkan Jerawat saat Hamil

Cara Aman Menghilangkan Jerawat saat Hamil
Pexels.com/KindelMedia

Berikut ini cara aman untuk menghilangkan jerawat saat Mama sedang hamil, antara lain:

  1. Cucilah wajah dengan menggunakan pembersih wajah secara rutin 2 kali sehari.

  2. Konsumsilah makanan sehat yang mengandung vitamin A, seperti sayuran dan buah-buahan.

  3. Keramas secara teratur, karena rambut yang kotor dapat menimbulkan jerawat di wajah dan leher mama.

  4. Gantilah sarung bantal setidaknya setiap 3 hari sekali karena sarung bantal yang kotor juga dapat memicu timbulnya jerawat.

  5. Pastikan tangan mama bersih sebelum menyentuh wajah.

Amankah Pakai Salicylic Acid Atasi Jerawat saat Hamil
Freepik

Namun, jika jerawat mama tak kunjung membaik, mama bisa mencoba menggunakan obat kulit yang diklaim lebih aman dibandingkan salicylic acid, yaitu:

  • AHA dan BHA krim (termasuk asam azelaic, asam glikolat dan asam laktat),

  • Krim hidrokortison,

  • Eritromisin dan klindamisin yang merupakan antibiotik topikal yang harus didapatkan dengan resep dokter.

Jadi, sudah terjawab Ma pertanyaan mengenai  amankah pakai salicylic acid untuk atasi jerawat saat hamil. Bila Mama masih ragu untuk menggunakannya, ada baiknya berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter kulit mama.

Baca juga:

The Latest