Nyeri Saat Hamil, Begini Cara agar Bisa Bilang "Bye Bye Back-Pain!"

Sakit punggung selama kehamilan umum terjadi. Yuk, ketahui penyebab dan cara mengatasinya!

10 Juli 2018

Nyeri Saat Hamil, Begini Cara agar Bisa Bilang "Bye Bye Back-Pain"
betterhealthosteopathy.nz

Kehamilan bukan saja memicu perubahan suasana hati pada ibu hamil, tetapi juga membuat tubuh kamu mengalami perubahan yang sering kali menimbulkan rasa sakit pada area punggung.

Nyeri punggung pada ibu hamil dapat terjadi kapan saja, namun biasanya nyeri punggung selalu dirasakan pada trimester kedua hingga menjelang trimester ketiga.

Pada saat menginjak trimester tersebut, rahim mulai membesar, janin semakin berat, dan postur tubuh mengalami perubahan serta perubahan titik berat pada tubuh. Hal inilah yang memicu ibu hamil mengalami nyeri punggung.

Untuk lebih jelas, kita cari tahu penyebab ibu hamil mengalami nyeri punggung dan cara mengatasinya. Check it out!

Penyebab Nyeri Punggung

Penyebab Nyeri Punggung
Freepik/yanalya

Ada beberapa faktor yang menyebabkan ibu hamil mengalami nyeri punggung, diantaranya sebagai berikut:

Perubahan Hormonal

Selama kehamilan, tubuh kamu memproduksi hormon yang disebut relaxin yang memungkinkan jaringan pengikat (ligamen) di daerah panggul untuk rileks dan persendian menjadi lebih longgar saat persiapan proses persalinan. Namun, hormon tersebut menyebabkan ketidakstabilan dan nyeri saat berjalan, berdiri, duduk untuk waktu yang lama, berbaring atau mengangkat sesuatu yang berat.

Perkembangan Bayi

Semakin bertambahnya usia kehamilan, maka semakin besar pula berat badan janin dan rahim. Kondisi inilah yang menekan pembuluh darah dan saraf area panggul dan punggung.

Postur Tubuh

Kehamilan dapat menggeser pusat gravitasi atau titik berat tubuh kamu. Akibatnya akan menyebabkan perubahan pada postur tubuh dan cara berjalan, serta peregangan pada otot yang menyebabkan nyeri pada punggung.

Stres

Stres pada ibu hamil biasanya dapat menyebabkan ketegangan otot di area punggung, akibatnya berdampak nyeri pada punggung.

Baca Juga: Hasil Penelitian: Stres Selama Hamil Bisa Mempengaruhi Ukuran Bayi

Baca Juga: Selain Stres, Ini Penyebab Keguguran Pada Ibu Hamil

Otot

Saat rahim mengembang, otot abdomen rektum yang bergeser dari tulang rusuk ke tulang kemaluan dapat terpisah akibat rahim yang semakin membesar. Kondisi inilah yang menambah rasa sakit pada area punggung.

Pertambahan Berat Badan

Selama hamil berat badan akan terus mengalami kenaikan, umumnya antara 20 – 30 kg. Secara langsung, tulang belakang harus bekerja keras menopang berat badan yang semakin bertambah. Kondisi inilah yang memicu nyeri punggung bagian bawah, karena berat bayi dan rahim yang sedang tumbuh, hingga memberikan tekanan pada pembuluh darah dan saraf di panggul serta punggung.

Editors' Picks

Cara Mengatasinya

Cara Mengatasinya
theportlandhospital.com

Bila Mama dalam fase memasuki trimester kedua atau trimester ketiga, tak heran bila sering mengalami nyeri di area punggung. Atasi dengan cara berikut:

Olahraga

Dengan olahraga teratur dapat memperkuat otot-otot panggung, punggung dan perut menjadi lebih fleksibel. Latihan yang aman untuk ibu hamil adalah berjalan kaki, senam hamil, prenatal yoga dan berenang.

Pijat

Pijitan lembut dapat meredakan rasa lelah, sakit otot dan meringankan rasa nyeri pada punggung. Mintalah suami untuk memijat dengan lembut bagian punggung dan seluruh otot-otot punggung.

Kompres

Memberikan kompres panas dan dingin pada punggung, dapat mengurangi rasa nyeri. Caranya, letakkan kompres dingin terlebih dahulu di area punggung yang sakit selama 20 menit beberapa kali sehari.

Namun setelah dua atau tiga hari, Mama bisa beralih ke kompres panas. Tapi tetap hati-hati ya Ma, jangan mengompres panas di area perut karena dapat mengganggu kesehatan janin.

Akupuntur

Selain pijat, metode akupuntur juga dipercaya bisa membantu mengurangi nyeri punggung bagian bawah. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa akupuntur sangat efektif untuk mengurangi nyeri punggung bawah selama kehamilan.

Sebelum ingin melakukan akupuntur, sebaiknya Mama berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan.

Perbaiki Postur

Untuk mengatasi nyeri punggung, hindari mengangkat beban berat atau membungkuk saat duduk. Selalu tegakkan posisi punggung saat duduk, berdiri atau lengkungkan punggung sesekali ke arah yang nyaman. Selain itu, biasakan saat tidur pada posisi yang bener yaitu tidur menyamping dan letakkan bantal diantara lutut dan punggung bawah.

Mengenakan Korset

Korset ibu hamil dapat membantu menyangga perut Mama. Korset ini bisa dipakai setiap saat sampai nyeri berkurang atau hilang, tapi jangan kenakan korset saat Mama tidur atau mandi.

Beberapa hal di atas dapat Mama lakukan untuk mengurangi rasa nyeri di area punggung, semoga bebarapa tips di atas dapat membuat Mama Fit kembali.

Selalu jaga kesehatan dan semangat ya, Mama!