15 Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Ketika Hamil

Ibu hamil juga harus melakukan olahraga, Ma!

15 Januari 2020

15 Hal Boleh Tidak Boleh Dilakukan Ketika Hamil
Freepik/yanalya

Dalam masa kehamilan, ada begitu banyak informasi salah yang mudah dipercaya ibu hamil. Belum lagi adanya tekanan masyarakat yang mengharuskan ibu hamil untuk menuruti dan tidak boleh melanggar kebiasaan yang sudah ada di lingkungan tersebut.

Tentunya saat hamil muda akan banyak perrumbuhan dan perkembangan janin yang harus diberikan perhatian ekstra. Untuk itu banyak mitos-mitos berkembang di masyarakat untuk melakukan berbagai hal atau mungkin melarang Mama melakukan hal lain karena khawatir dapat membahayakan janin dalam kandungan.

Namun, sebenarnya apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat ibu hamil sih? Berikut ini Popmama.com telah melansir dari laman Healthline berikut adalah hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika masa kehamilan.

1. Cukupi kebutuhan vitamin

1. Cukupi kebutuhan vitamin
Pixabay/Mizianitka

Ketika masa kehamilan, pola makan ibu hamil tentunya menjadi pertimbangan penting. Ibu hamil akan diminta untuk memakan makanan seimbang yang kaya akan vitamin dan mineral.

Ini adalah cara terbaik untuk memberi tubuh Mama terisi dengan nutrisi sehat yang dibutuhkan untuk mendukung janin yang sedang tumbuh. Namun, pola makan yang sehat saja mungkin tidak cukup untuk kehamilan.

Mama bisa meminum vitamin sesuai kebutuhan dengan berkonsultasi ke dokter kandungan terlebih dahulu pastinya ya!

2. Jangan merokok

2. Jangan merokok
Freepik

Merokok memang menjadi sumber permasalahan banyak penyakit kesehatan, oleh karena itu ibu hamil tidak diperbolehkan merokok ataupun terhirup asap rokok.

Sebab dengan merokok, hal ini bisa membuat berat badan bayi saat lahir lebih rendah dan berisiko lebih besar untuk mengalami ketidakmampuan belajar daripada anak-anak yang lahir dari perempuan yang tidak merokok.

Selain itu, anak-anak yang lahir dari perempuan yang merokok biasanya cenderung untuk mencoba merokok pada usia yang lebih muda dan menjadi perokok biasa lebih awal, karena kecanduan nikotin fisiologis.

3. Jam tidur yang cukup

3. Jam tidur cukup
Freepik/yanalya

Perihal ibu hamil tidak boleh stres memang benar adanya, pasalnya jika kadar stres ibu hamil meningkat maka akan mengganggu jam tidur selama kehamilan. Usahakan untuk memiliki jam tidur selama 7-9 jam setiap malam.

Mama juga bisa mengatur jadwal tidur siang dan waktu malam yang teap agar tetap tercukup jam tidur selama kehamilan. Jika tubuh Mama sering merasa lelah selama kehamilan, itu tandanya Mama harus segera memperbaiki pola tidur yang lebih sehat lagi.

4. Hindari alkohol

4. Hindari alkohol
Freepik/Vgstockstudio

Selain merokok, hal penting lainnya yang tidak boleh ibu hamil lakukan adalah mengonsumsi alkohol. Sebab alkohol akan sangat memengaruhi perkembangan janin yang sedang dikandung.

Orang yang minum alkohol saat hamil dapat melahirkan bayi dengan sindrom alkohol janin (FAS). Biasanya ini meliputi berat badan bayi yang rendah, bermasalah akan perilaku, lambatnya pola pertumbuhan dan perkembangannya, dan masalah lainnya.

Akan lebih baik mengonsumsi minuman yang lebih sehat dan bernutrisi untuk kebutuhan tubuh Mama dan janin yang Mama kandung.

Baca juga:

5. Berolahraga

5. Berolahraga
Freepik

Masih banyak ibu hamil berpikiran bahwa melakukan olahraga atau gerakn fisik akan membuat kelelahan, namun Mama justru harus menyeimbangi pola makan sehat dengan olahraga selama kehamilan.

Ada banyak olahraga yang baik untuk ibu hamil, seperti yoga dan jalan sehat. Dengan melakukan olahraga teratur dapat membantu memerangi banyak masalah yang muncul selama kehamilan, termasuk insomnia, nyeri otot, pertambahan berat badan yang berlebihan, masalah mood.

6. Jangan mengonsumsi makanan mentah

6. Jangan mengonsumsi makanan mentah
Freepik/jannoon028

Ibu hamil biasanya tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang masih mentah. Seperti daging dan telur yang kurang matang biasanya akan membawa risiko penyakit bawaan makanan, seperti listeriosis dan toksoplasmosis. Keracunan makanan juga memungkinkan terjadi.

Kondisi-kondisi ini tentu saja dapat menyebabkan penyakit serius yang mengancam jiwa seperti bayi lahir cacat yang parah dan bahkan keguguran. Jadi pastikan semua makanan yang Mama konsumsi sudah memiliki tingkat kematangan yang benar ya, Ma!
 

7. Konsumsi makanan laut

7. Konsumsi makanan laut
Freepik/poringdown

Makanan laut dikenal kaya akan vitamin dan mineral, seperti asam lemak omega-3 yang menyehatkan jantung, seng, dan zat besi. Ini semua penting untuk Mama dan bayi.

Tetapi makanan laut mentah atau mentah dapat menyebabkan beberapa masalah. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa ibu hamil sangat tidak dianjurkan mengonsumsi makanan mentah. 

Selain mengonsumsi makanan laut yang kurang matang, Mama juga perlu menghindari jenis ikan yang mengandung merkuri tinggi yang tidak baik untuk kehamilan.

Mama bisa mengonsumsi beragam makanan laut sehingga mendapat beragam jenis mineral dari makanan tersebut. Namun konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui seberapa banyak makanan laut yang harus dimakan dan apa saja makanan laut yang harus dihindari.

Editors' Picks

8. Hindari makan daging deli

8. Hindari makan daging deli
Freepik/Joaquincorbalan

Ibu hamil juga tidak dianjurkan mengonsumsi makanan dari daging deli atau daging yang diiris. Daging deli biasanya termasuk hot dog, sosis, salmon asap, dan daging sembuh lainnya. Hal ini karena daging deli dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan, seperti listeriosis dan toksoplasmosis.

Daging yang diiris memiliki area permukaan yang jauh lebih banyak untuk pertumbuhan bakteri. Oleh karena itu dalam memasak protein olahan ini harus dengan baik agar mengurangi risiko yang ada.

Dengan mencuci olahan terlebih dahulu dan memasakan dengan matang adalah cara terbaik untuk menghindari risiko yang akan terjadi.

9. Berhubungan sex

9. Berhubungan sex
Freepik/jcomp

Berhubungan seks selama heamilan juga bisa dilakukan. Selama Mama tidak memiliki faktor penyulit seperti plasenta previa atau jenis lain dari kehamilan berisiko tinggi.

Jika selama kehamilan Mama merasa tidak nyaman dalam berhubungan seks, mungkin bisa mencoba posisi baru yang membuat tubuh lebih merasa nyaman. Mama juga bisa berkonsultasi ke dokter jika memiliki pertanyaan tentang keamanan hubungan seksual selama kehamilan.

10. Jangan mengonsumsi produk susu yang tidak dipasteurisasi

10. Jangan mengonsumsi produk susu tidak dipasteurisasi
Freepik/Topntp26

Kalsium memang sangat penting untuk pertumbuhan janin yang dikandung. Namun Mama juga perlu mengetahui jenis susu yang mana untuk mendapatkan kalsium.

Susu mentah atau tidak dipasteurisasi sebaiknya tidak boleh dikonsumsi ibu hamil. Hal ini karena biasanya susu jenis ini belum dipanaskan untuk membunuh bakteri yang bisa membuat sakit.

Secara khusus, susu mentah mungkin mengandung bakteri Listeria. Ini dapat menyebabkan penyakit, keguguran, atau bahkan konsekuensi yang mengancam jiwa.
 

11. Hindari pergi ke sauna atau berendam air panas

11. Hindari pergi ke sauna atau berendam air panas
qsota.com

Meskipun bisa lebih rileks dan santai, lingkungan yang sangat panas dari hot tub, jacuzzi, dan sauna mungkin terlalu berbahaya untuk ibu hamil.

Beberapa penelitian menganggap bahwa menggunakan salah satu dari itu semua selama trimester pertama akan melipatgandakan risiko keguguran. Berendam dalam air panas dapat meningkatkan suhu tubuh dan ini menyebabkan masalah pada bayi termasuk meningkatkan risiko cacat lahir.

12. Vaksin flu

12. Vaksin flu
nearsay.com

Ibu hamil juga boleh melakukan suntik vaksin flu. Hal ini bisa membantu Mama tertular influenza selama kehamilan. Tentunya Mama bisa mengurangi risiko efek samping yang parah lebih besar daripada pada perempuan pada usia yang sama yang tidak hamil. Vaksin ini tentunya akan melindungi Mama dan janin yang sedang berkembang.

13. Jangan terlau banyak minum kafein

13. Jangan terlau banyak minum kafein
Freepik

Selain alkohol, kafein juga tidak dianjurkan bagi ibu hamil. Sebenarnya ibu hamil boleh saja meminum minuman yang mengandung kafein. Namun harus dibatasi agar tidak berlebihan. Sebab kafein yang melakukan perjalanan melalui plasenta akan meningkatkan denyut jantung bayi yang dikandung.

Baca juga:

14. Atur berat badan selama kehamilan

14. Atur berat badan selama kehamilan
Freepik/onlyyouqj

Selama kehamilan tentu saja berat badan juga menjadi pertimbangan bagi ibu hamil. Jika kekurangan berat badan tentu saja akan membuat tubuh kembang janin bermasalah, begitu juga jika kelebihan berat badan akan menyebabkan risiko obesitas kehamilan.

Untuk membuat berat badan tetap ideal selama kehamilan, diperlukan strategi tentang apa yang mereka makan dan berapa banyak. Selama trimester pertama, ibu hamil hanya membutuhkan sekitar 100 kalori ekstra sehari untuk mendukung pertumbuhan janin. Trisemester berikutnya kalori harus ditambahkan mendekati 300 per hari.

Konsultasikan dengan dokter jenis makanan dan jumlah makanan yang harus Mama konsumsi untuk mengatur berat badan yang ideal selama kehamilan.

15. Jangan membersihkan kotak kotoran kucing

15. Jangan membersihkan kotak kotoran kucing
Freepik

Selama kehamilan, Mama juga masih diperbolehkan bermain dengan kucing kesayangan Mama. Namun yang tidak dianjurkan adalah memberishkan kotorannya.

Kotoran kucing dipenuhi dengan jutaan bakteri dan parasit. Satu khususnya, Toxoplasma gondii yang sangat berbahaya untuk ibu hamil.

Jika terkontaminasi bakteri tersebut, mungkin tidak akan terjadi hal besar diawal namun Mama akan mulai mengalami komplikasi dengan kehamilan kedepannya. Ini juga bisa membuat keguguran janin. Bayi yang lahir tertular bakteri ini juga bisa menghadapi masalah kesehatan serius, termasuk kejang dan cacat mental.

Itulah hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh ibu hamil. Semoga bermanfaat ya, Ma. Selamat menjalni kehamilan yang sehat!

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!