Mengobati nyeri dan sakit selama kehamilan bisa menjadi tantangan karena obat apa pun yang Mama minum dapat menimbulkan risiko bagi janin yang sedang berkembang. Bicaralah dengan dokter Mama sebelum mengonsumsi obat apa pun selama kehamilan, termasuk obat pereda nyeri yang dijual bebas.
Dokter akan mempertimbangkan risiko dan manfaat individual saat merekomendasikan obat pereda nyeri. Obat-obatan yang digunakan selama kehamilan dikategorikan berdasarkan potensi efek negatifnya pada janin.
Jika Mama mengalami nyeri dan pegal selama kehamilan dan ingin menghindari obat-obatan, pilihan berikut dapat membantu:
peregangan
yoga
pijat
terapi panas
akupunktur
teknik pernapasan
meditasi
Tidak setiap nyeri atau pegal — bahkan yang umum seperti sakit punggung — adalah hal yang biasa selama kehamilan. Terkadang, nyeri mungkin mulai berkembang seperti yang diharapkan tetapi berkembang hingga titik yang dapat mengindikasikan masalah. Contohnya termasuk masalah cakram tulang belakang dan bahkan komplikasi tekanan darah yang dapat menimbulkan risiko bagi ibu hamil dan janin.
Hubungi dokter atau tenaga kesehatan lainnya jika Mama mengalami nyeri dan sakit yang membatasi kemampuan Mama untuk melakukan tugas sehari-hari atau jika nyeri Mma disertai dengan gejala-gejala berikut:
Ini bisa menjadi gejala masalah seperti preeklampsia, yang bisa berbahaya atau bahkan fatal bagi ibu hamil atau janin.
Jadi jika badan ibu hamil terasa pegal saat bangun tidur, itu normal, Ma. Namun bila disertai dengan gejala lain, Mama perlu waspada, ya!
Apakah Mama juga sering mengalami pegal?