Bisa Ditiru, 5 Cara Jennifer Bachdim Jaga Tubuh Tetap Sehat saat Hamil

Bagi Jennifer menjaga tubuh tetap aktif dan sehat adalah investasi untuk diri sendiri dan keluarga

22 September 2020

Bisa Ditiru, 5 Cara Jennifer Bachdim Jaga Tubuh Tetap Sehat saat Hamil
Instagram.com/jenniferbachdim

Jennifer Bachdim dikenal sebagai selebriti yang memiliki body goals sebagai Mama. Ia mampu menjaga tubuhnya tetap langsing dan fit meski sudah memiliki dua orang anak.

Di kehamilan ketiganya, Jennifer juga tidak berhenti untuk tetap aktif berolahraga. Mengingat, berolahraga setiap hari sudah menjadi passion atau kebiasaan yang menyenangkan bagi Jennifer Bachdim.

“Berolahraga sudah menjadi passion. Karena saya merasa dengan berolahraga bisa memberikan saya banyak manfaat dibarengi dengan makan sehat,” jelas Jennifer dalam acara Youvit Masterclass: Korean Slimming HIIT Workout with Jennifer Bachdim, Sabtu (19/9/2020).

Dengan kondisi kehamilannya yang sekarang, Jennifer berusaha selalu disiplin untuk berolahraga beberapa kali seminggu.

Bagaimana kebiasaan sehat Jennifer Bachdim di kehamilan ketiganya ini? Berikut Popmama.com rangkum informasi lengkapnya.

1. Tetap aktif, Jennifer juga pilih lakukan yoga selama hamil

1. Tetap aktif, Jennifer juga pilih lakukan yoga selama hamil
Instagram.com/jenniferbachdim

Kondisi mengandung membuat sebagian ibu hamil kadang membatasi gerak tubuh. Padahal sebaiknya jangan membiarkan tubuh tidak bergerak seharian. Olahraga ringan bisa membantu ibu hamil menjadi lebih fit.

Salah satu olahraga yang bisa dilakukan adalah yoga, olahraga pilihan Jennifer Bachdim ketika hamil dan setelah melahirkan.

“Saya menyukai melakukan yoga ketika hamil dan setelah melahirkan. Yoga baik untuk tubuh juga,” tuturnya.

Namun, jika ingin lebih aktif dari sekadar yoga maka bisa memilih 10-30 menit easy work out. Namun, tetap sebagai ibu hamil harus mempertimbangkan kondisi tubuh, begitupun untuk Mama yang ingin langsung olahraga setelah melahirkan.

“Ketika exercise tidak terasa baik bagi tubuh maka bisa diganti pilihan exercise-nya. Jika bingung maka bisa bertanya ke dokter olahraga yang baik untuk kondisi tubuh masing-masing,” tutur Jennifer.

Editors' Picks

2. Selain Yoga, lari ringan hingga berenang juga bisa jadi pilihan

2. Selain Yoga, lari ringan hingga berenang juga bisa jadi pilihan
Instagram.com/jenniferbachdim

Ketika hamil memang tidak bisa melakukan beberapa gerakan workout. Jennifer mengaku ia tidak bisa melakukan gerakan lompat untuk olahraga HIIT (HighIintensity Interval Training).

Pilihan lainnya adalah berjalan-jalan secara rutin setiap hari. Selain itu, berenang juga bisa jadi opsi karena salah satu bagian dari olahraga cardio.

“Iya itu (berjalan santai) baik sekali, saya suka berjalan santai dengan anak saya setiap pagi. Sebelum jalan-jalan saya melakukan workout jadi seperti double beneficial untuk tubuh. Begitupun berenang juga baik,” jelas Jennifer Bachdim.

3. Sesuaikan kebutuhan olahraga dengan keadaan tubuh

3. Sesuaikan kebutuhan olahraga keadaan tubuh
Dok. Youvit

Sebelum Jennifer hamil, biasanya ia melakukan olahraga 3-5 kali dalam seminggu. Namun, karena ia mengandung frekuensi tersebut harus dikurangi.

“Untuk waktu olahraga biasanya saya melakukan 1-1.5 jam sehari. Saya suka melakukan olahraga di pagi hari karena memberikan saya kondisi tubuh yang enak sepanjang hari,” jelasnya.

Menurut Jennifer dengan berolahraga ia bisa mengurangi stres setiap hari. Oleh karenanya tetap aktif adalah kunci untuk memenangkan hari yang akan dilalui.

4. Beri tubuh jeda untuk istirahat

4. Beri tubuh jeda istirahat
Instagram.com/jenniferbachdim

Berolahraga memang penting, tapi ketika dipaksa dalam seminggu penuh setiap hari dengan intensitas tinggi juga tidak baik. Menurut Jennifer, olahraga memang penting tapi tubuhnya juga butuh istirahat.

“Sangat penting untuk membiarkan tubuh beristirahat sejenak. Ketika kamu terus berolahraga setiap hari selama seminggu, tubuh akan kelelahan. Jadi biarkan tubuh juga istirahat. Ini untuk mereset kembali tenaga dan membantu proses pembentukan otot juga,” jelas Jennifer.

Untuk pemula jeda istirahat ini sangat penting, sehingga jangan memaksakan atau memforsir tubuh yang baru aktif berolahraga.

“Untuk pemula sebaiknya punya rutinitas olahraga yang lebih sedikit dulu. Bisa menjalankan 10-15 menit HIIT dengan intensitas yang tidak terlalu tinggi. Dari sana bisa meningkat dari minggu ke minggu. Misalnya, minggu pertama mulai dengan 2 kali olahraga, minggu selanjutnya bisa ditambah dengan 3 kali dengan menambah jam jika tubuh sudah menyesuaikan,” jelasnya.

Untuk ibu hamil juga disarankan demikian, jangan terlalu memforsir tenaga tanpa beristirahat.

5. Jennifer lebih suka berolahraga saat pagi hari

5. Jennifer lebih suka berolahraga saat pagi hari
Instagram.com/jenniferbachdim

Meski tidak ada waktu yang khusus karena setiap orang memiliki sesi olahraga yang berbeda. Namun, bagi Jennifer waktu pagi adalah favoritnya untuk berolahraga. Selain bisa mengawali hari lebih positif, dengan olahraga pada pagi hari ia merasakan manfaatnya sepanjang hari.

“Saya suka olahraga di pagi hari karena bisa merasa kuat, happy, dan bersemangat sepanjang hari. Namun, jika tidak punya waktu maka bisa memilih waktu latihan di sore atau malam hari. Tidak apa-apa jika memang nyaman seperti itu, tapi rekomendasi dari saya lebih baik olahraga di pagi hari,” tuturnya.

Itulah tadi cara Jennifer Bachdim menjaga tubuhnya tetap sehat selama hamil anak ketiga. Meski gemar berolahraga, ternyata Jennifer juga melakukan penyesuaian workout ketika hamil. Tips ini bisa ikuti ditiru ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.