Peringati Hari Gizi, Ini 6 Kebutuhan Gizi untuk Ibu Hamil

Bukan hanya baik untuk Mama, kebutuhan gizi ibu hamil ini juga menunjang perkembangan janin lho!

25 Januari 2019

Peringati Hari Gizi, Ini 6 Kebutuhan Gizi Ibu Hamil
Freepik/Pressfoto

Selama kehamilan, Mama harus memastikan bahwa makanan yang Mama konsumsi tidak hanya membuat perut kenyang, tetapi mengandung berbagai macam nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Sebab saat hamil, tak hanya untuk Mama saja, setiap makanan yang Mama konsumsi akan memengaruhi kesehatan janin dalam kandungan.

Karena itu, Mama harus mengonsumsi makanan yang bernutrisi selama kehamilan agar perkembangan janin dalam kandungan dapat berjalan secara semestinya.

Mama ingin tahu apa saja nutrisi penting untuk ibu hamil?

Memperingati Hari Gizi Nasional yang jatuh pada tangga 25 Januari berikut ini Popmama.com sampaikan beberapa nutrisi penting untuk ibu hamil yang dilansir dari American College of Obstetricians and Gynecologists berikut beberapa diantaranya:

1. Zat besi

1. Zat besi
Freepik/Valeria_aksakova

Tak hanya menguatkan tulang dan gigi Mama saja, kalsium juga berguna untuk membangun tulang dan gigi janin dalam kandungan. Mama dapat memenuhi asupan kalsium dari susu dan produk susu lainnya. Selain itu dapat juga ditemui brokoli, sarden, jeruk, dan ikan teri.

Baca juga: Ketahui Takaran Zat Besi yang Aman untuk Ibu Hamil

2. Kalsium

2. Kalsium
tinystep.in

Selain mencegah anemia selama kehamilan, zat besi memiliki peran dalam pembentukkan sel darah merah Ma. Nah, sel darah merah yang dibentuk oleh zat besi ini akan membawa pasokan oksigen ke organ dan jaringan tubuh Mama termasuk untuk janin dalam kandungan.

Tubuh akan membutuhkan zat besi yang ekstra selama kehamilan untuk mendukung pertumbuhan janin dalam kandungan. 

Mama dapat mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi seperti daging merah tanpa lemak, daging ayam dan ikan. Bisa pula ditemui pada kacang polong, labu, gandum oatmeal, sereal, edamame, dan lentil.

Baca juga: Makanan dan Minuman Sumber Kalsium untuk Ibu Hamil

3. Vitamin A

3. Vitamin A
Freepik/Siraphol

Nutrisi penting untuk perempuan hamil berikutnya adalah vitamin A Ma. Vitamin A tidak hanya baik untuk kesehatan kulit dan mata Mama saja, tapi juga menunjang pertumbuhan janin dalam kandungan termasuk perkembangan jantung, paru, ginjal, mata, sistem saraf, dan pernapasan.

Vitamin A terkandung pada daging, sayur, ikan, telur, buah.

Baca juga: Jangan Terlewat, Ketahui Manfaat Vitamin A untuk Ibu Hamil

Editors' Picks

4. Vitamin D

4. Vitamin D
Freepik/Rawpixel.com

Mama harus mematikan asupan vitamin D tercukupi dengan baik karena vitamin D memiliki peran dalam memnbantuk kinerja kalsium dalam membangun tulang dan gigi janin dalam kandungan.

Tak hanya itu saja Ma,vitamin C juga baik untuk kesehatan kulit dan mata. Adapun kebutahan vitamin D dapat terpenuhi dari sereal, salmon, kuning telur, dan juga sarden. Tapi ingat ya Ma, cermat dalam memilih sarden karena ini masuk dalam bahan makanan kemasan.

Setelah sarden dibuka dan dikeluarkan dari kemasannya, perhatikan apakah bahan makanan tersebut masih dalam keadaan baik atau tidak. Periksa juga tanggal kadaluarsanya.

Baca juga: Ini yang terjadi pada Ibu Hamil ketika Mengonsumsi Vitamin Prenatal

5. Vitamin C

5. Vitamin C
Unsplash/ Gala Rodriguez

Tak hanya baik untuk kesehatan gigi, gusi dan tulang, vitamin C juga membantu perkembangan janin dalam kandungan, termasuk dalam pembentukan jaringan dan memperkuat pembuluh darah plasenta Ma.

Asupan vitamin C yang terpenuhi dengan baik selama kehamilan, mampu menurunkan risiko terjadinya abrupsi.

6. Folat

6. Folat
Freepik/Yanalya

Asam folat (vitamin B 9) merupakan asupan nutrisi penting selama kehamilan Ma. Konsumsi asam folat yang cukup mampu mengurangi risiko bayi terlahir cacat, termasuk cacat tabung saraf.

Selain dari suplemen, Mama dapat memenuhi kebutuhan asam folat dengan mengonsumsi sayuran hijau, kacang-kacangan, jeruk, sereal, kacang tanah,sereal, mangga dan tomat.

Itulah asupan nutrisi penting bagi perempuan hamil Ma. Mama disarnakan untuk memasukkan makanan tersebut ke dalam menu harian yang Mama konsumsi agar kebutuhan nutrisi dapat tercukupi dengan baik. Jangan sungkan untuk bertanya kepada dokter mengenai takaran yang direkomendasikan ya Ma!