Mengenal Manfaat Naik Turun Tangga bagi Ibu Hamil

Mama bisa melakukan aktivitas naik turun tangga ketika kandungan sudah memasuki usia trimester kedua

18 Juni 2021

Mengenal Manfaat Naik Turun Tangga bagi Ibu Hamil
Freepik/torwaiphoto

Ibu hamil dianjurkan untuk aktif bergerak untuk mengurangi risiko masalah kehamilan. Meski terkadang malas untuk beraktivitas, Mama tetap harus memaksa diri sendiri untuk aktif bergerak demi kesehatan janin dalam kandungan. 

Ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan di rumah seperti yoga, jalan kaki, atau sekedar naik turun tangga. Dilansir dari Parenting First Cry, naik turun tangga aman dilakukan oleh ibu hamil selama dilakukan dengan hati-hati dan pengawasan yang ketat. 

Mama dianjurkan melakukan kegiatan naik turun tangga ketika kandungan sudah memasuki usia trimester kedua. Pasalnya, jika dilakukan pada trimester pertama, hal itu dikhawatirkan bisa menyebabkan keguguran. 

Padahal, apabila Mama melakukan kegiatan naik turun tangga dengan tepat, Mama bisa mendapatkan berbagai manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaat naik turun tangga untuk ibu hamil? Di bawah ini rangkuman penjelasan dari Popmama.com

1. Menurunkan risiko preeklampsia

1. Menurunkan risiko preeklampsia
Pexels/Nikolay Draganov

Beberapa penelitian kesehatan menunjukkan bahwa kegiatan naik turun tangga bisa menurunkan risiko preeklampsia pada ibu hamil. Preeklampsia memang kerap menyerang ibu hamil, terutama ketika usia kehamilannya lebih dar 20 minggu. 

Preeklampsia adalah kondisi peningkatan tekanan darah yang disertai dengan kenaikan protein dalam urine. Preeklampsia bisa menyebabkan komplikasi hingga mengancam nyawa mama dan janin dalam kandungan.

Oleh karena itu, Mama perlu aktif bergerak untuk melancarkan peredaran darah dan menurunkan risiko terserang preeklampsia. 

Editors' Picks

2. Menurunkan risiko diabetes gestasional

2. Menurunkan risiko diabetes gestasional
Pexels/paveldanilyuk

Manfaat selanjutnya adalah menurunkan risiko terserang diabetes gestasional, terutama bagi Mama yang memiliki faktor genetik diabetes. Diabetes gestasional merupakan kondisi di mana kadar gula dalam darah terlalu tinggi. 

Kondisi ini biasanya terjadi ketika Mama mengonsumsi gula atau karbohidrat terlalu banyak dan tidak aktif bergerak. Oleh sebab itu, Mama bisa melakukan kegiatan sederhana untuk memperlancar peredaran darah sehingga kadar gula dalam darah bisa turun.

Apabila tidak segera diobati, diabetes gestasional juga bisa membahayakan perkembangan janin dalam kandungan, salah satunya bayi lahir dengan berat badan melebihi batas normal. 

3. Mengurangi pembengkakan di kaki

3. Mengurangi pembengkakan kaki
Pexel/catscoming

Selama hamil, terjadi perubahan pada tubuh mama seperti kaki yang mulai bengkak dan perut kembung. Pembengkakan pada kaki biasanya disebabkan ukuran perut yang semakin membesar, namun Mama tidak aktif bergerak. Mama tidak perlu takut untuk beraktivitas meski sedang hamil. 

Mama bisa memilih aktivitas sederhana agar tubuh tetap aktif bergerak dan mengurangi risiko pembengkakan pada kaki. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan di antaranya berjalan atau naik turun tangga dan jogging

4. Meredakan sakit punggung

4. Meredakan sakit punggung
Freepik/yanalya

Perubahan hormon selama hamil juga menyebabkan Mama mudah terserang sembelit hingga sakit punggung. Aktivitas seperti jogging dan naik turun tangga ternyata bisa membantu meredakan sakit punggung dan sembelit. 

Saat Mama naik turun tangga, tubuh mama aktif bergerak dan peredaran darah pun lancar. Bahkan naik turun tangga diyakini bisa membantu melancarkan proses persalinan.

Aturan Aman Naik Turun Tangga

Aturan Aman Naik Turun Tangga
Pexels/Gerritt Tisdale

Meski memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan, Mama juga perlu memerhatikan aturan aman saat naik turun tangga. Pertama, Mama perlu berjalan perlahan dan tidak buru-buru untuk menjaga keseimbangan.

Kedua, Mama perlu menggunakan pegangan tangan saat naik turun tangga agar tidak jatuh. Jangan membawa beban berat seperti tas, selama naik turun tangga. 

Kemudian, hindari naik turun tangga dalam kondisi basah karena bisa meningkatkan risiko Mama terpeleset dan jatuh. Kondisi tersebut justru bisa membahayakan diri sendiri dan janin dalam kandungan. 

Itulah beberapa manfaat naik turun tangga untuk ibu hamil. Jadi, selama kondisi mama sehat, tidak masalah untuk naik turun tangga. Aktivitas tersebut bisa memberikan manfaat pada kehamilan mama. Namun, jangan memaksakan diri naik turun tangga jika dokter melarang atau Mama memiliki riwayat masalah kehamilan. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.