Viral Satpol PP Pukul Ibu Hamil saat Razia PPKM di Gowa

Ibu hamil dipukul Satpol PP hingga sempat pingsan

15 Juli 2021

Viral Satpol PP Pukul Ibu Hamil saat Razia PPKM Gowa
Pexels/RODNAE Productions

Demi menghindari penyebaran virus corona yang lebih luas, pemerintah saat ini gencar memberlakukan PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) secara massal di berbagai daerah. Namun rupanya, upaya penegakannya memicu berbagai kisah pilu, salah satunya bentrok masyarakat dengan petugas, seperti yang terjadi di kawasan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Dalam sebuah video yang beredar di dunia maya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terlihat sedang menertibkan sebuah warung kopi di wilayah tersebut. Namun bentrok kemudian terjadi, dan parahnya petugas terlihat melakukan tindak kekerasan kepada seorang ibu hamil. Bagaimana kisah satpol PP memukul ibu hamil saat razia PPKM di Gowa? Berikut Popmama.com ulas untuk Mama.

1. Kronologi kejadian

1. Kronologi kejadian
Pexels/Anete Lusina

Kejadian bermula saat Satpol PP melihat warung kopi milik Ivan Supriyana dan Rosmiyati Khastury masih buka walaupun sudah ada pengumuman PPKM. Petugas pun mendatanginya dan langsung meminta pemilik untuk menutup warung. Namun entah bagaimana, keduanya malah terlibat cekcok hingga berakhir dengan pemukulan.

Dalam rekaman CCTV dan smartphone yang kemudian beredar di dunia maya, terlihat petugas melayangkan pukulan pada pemilik warung. Setelahnya, petugas juga menyasar istri pemilik warung yang saat itu terlihat dalam kondisi hamil. Awalnya, sang Istri sempat melempar kursi pada petugas karena tak terima melihat suaminya dipukul. Petugas rupanya tidak terima sehingga memukul ibu hamil tersebut.

Melihat kejadian itu, sang Suami sempat terlihat syok dan berteriak. Dia meminta petugas bersabar agar tak sampai memukul istrinya yang sedang hamil. Beruntung, petugas lain juga ikut turun tangan sehingga tidak terjadi hal yang lebih buruk.

"Pelan-pelan pak, orang lagi hamil pak, santai pak. Kurang ajar pak, kurang ajar kamu mukul pak," demikian kata-kata yang terdengar diucapkan oleh Ivan, sang Suami, saat melihat istrinya dipukul.

Editors' Picks

2. Ibu hamil sempat pingsan

2. Ibu hamil sempat pingsan
Pexels/Engin Akyurt

Karena kejadian ini, pihak pemilik warung merasa tidak terima dan berniat melaporkan pemukulan yang dilakukan oleh Satpol PP. Namun kabar terbaru menyebutkan bahwa Rosmiyati Khastury sempat pingsan saat sedang berada di kantor polisi. Dia diduga kelelahan dan sempat mengalami kontraksi pada kandungannya.

Dalam beberapa foto yang beredar, terlihat sosok perempuan yang diduga istri pemilik warung tersebut sedang menjalani perawatan dengan didampingi suaminya.  Dia tampak terbaring di bangsal dengan didampingi petugas medis.

Dalam keterangannya, Ivan mengungkapkan bahwa kondisi istrinya memang rentan. Akibat kejadian itu, Rosmiyati Khastury diketahui sempat mengeluarkan cairan yang disebut ada hubungannya dengan kondisi kehamilan.

3. Petugas sempat menegur pakaian seksi korban

3. Petugas sempat menegur pakaian seksi korban
Pexels/Alex Green

Ivan Supriyana, selaku suami dari korban, mengungkapkan bahwa kejadian itu berlangsung di warung kopi yang juga sekaligus rumahnya di Panciro, Gowa. Penertiban itu berlangsung pada Rabu (14/7/2021) sekitar pukul 20.40 WITA. Saat itu petugas mendatangi lokasi karena mendengar adanya suara cukup keras.

Petugas sempat menanyakan izin operasi sebelum akhirnya terjadi bentrok. Ivan menjelaskan bahwa sebenarnya warung kopi miliknya sudah tutup lebih awal selama beberapa hari karena adanya PPKM. Bahkan pada saat kejadian, dia juga sudah menutup sebagian pintu.

Pemilik warung saat itu sedang melakukan live untuk endorse produk sehingga pintu belum ditutup seluruhnya. Pada saat itulah petugas datang dan menegur aktivitasnya. Uniknya, Satpol PP juga menegur istrinya yang saat itu mengenakan pakaian tidur yang dianggap terlalu seksi.

4. Tanggapan warganet

4. Tanggapan warganet
Pexels/Andrea Piacquadio

Kejadian ini praktis menuai komentar warganet yang mengecam aksi brutal Satpol PP dalam melakukan penertiban. Mereka berpendapat bahwa seharusnya petugas lebih bersikap lunak dan memilah siapa yang dia hadapi. Memukul ibu hamil adalah tindakan yang dianggap memalukan.

"Orang model gini ga akan jera kalo cuman dikasih sanksi institusi, sekalian aja kasih sanksi sosial dr masyarakat biar kapok," tulis salah satu warganet.

"Padahal satpol PP itu termasuk PNS, PNS itu digaji dari uang rakyat. Tapi kok nindas gini sih aduh macam mana ini," timpal yang lain.

Demikian ulasan Popmama.com tentang kronologi dan uraian kasus Satpol PP pukul ibu hamil saat razia PPKM di Gowa, Sulawesi Selatan. Hingga saat ini, warganet masih menuntut agar oknum tersebut ditindak tegas.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.