Selain mengonsumsi makanan bernutrisi selama kehamilan, Mama harus memastikan agar dapat kembali bugar setelah melahirkan.
Pemulihan setelah melahirkan tidak sama bagi setiap perempuan. Meskipun berat badan sudah kembali normal, abdomen atau perut Mama mungkin masih lemah sehingga mengganggu aktivitas. Apakah ini normal?
Abdomen (perut) adalah bagian tubuh antara dada dan pinggul yang berisi pankreas, lambung, usus, hati, kandung empedu, dan organ lainnya. Perut dan bagian-bagiannya memiliki fungsi yang sangat penting, yaitu:
- Organ abdominal bertanggung jawab dalam pencernaan dan penyerapan makanan.
- Otot abdominal membantu proses pernafasan.
- Otot abdominal melindungi organ-organ dalam.
- Otot punggung mengatur dan menyangga postur dan bentuk tubuh.
Perut yang lemah dan menonjol adalah gejala pemisahan otot perut yang dikenal sebagai diastasis recti. Diastasis recti terjadi ketika jaringan ikat yang menyatukan otot rectus abdominis. Pemisahan ini tidak menyakitkan, tetapi dapat menyebabkan banyak efek samping yang tidak diinginkan, termasuk perut lemah, perut buncit, sakit punggung (terutama di punggung bawah) dan inkontinensia urin.
Ada beberapa hal yang dapat Mama lakukan saat hamil agar abdomen kembali normal setelah melahirkan. Ulasan Popmama.com kali ini akan membahas soal abdomen dan apa yang bisa dilakukan saat hamil untuk melindunginya.
