Bahagia jadi Bencana, Pesawat Jatuh saat Pesta Gender Reveal

Jadikan pelajaran untuk kita semua ya, Ma

1 April 2021

Bahagia jadi Bencana, Pesawat Jatuh saat Pesta Gender Reveal
Freepik/rolencino

Zaman sekarang, banyak ibu hamil yang merayakan milestone-milestone dalam perjalanan kehamilannya dengan cara yang unik. Di beberapa tradisi budaya Indonesia mengenal acara syukuran dengan ritual-ritual adat.

Di berbagai belahan bumi, gender reveal party atau perayaan untuk mengumumkan jenis kelamin bayi adalah perayaan yang sudah cukup umum dilakukan. Pesta gender reveal ini diadakan dengan berbagai cara, mulai dari pesta sederhana di rumah hingga yang fantastis, seperti calon orangtua asal Cancun, Meksiko yang menerbangkan pesawat ini. 

Sayangnya pesta gender reveal tersebut berakhir dengan bencana. Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya.

1. Menerbangkan pesawat untuk pesta gender reveal

1. Menerbangkan pesawat pesta gender reveal
Freepik/chevanon

Merayakan kebahagiaan atas kehamilannya, pasangan yang tidak diketahui namanya ini mengadakan pesta gender reveal secara meriah. Dilansir dari New York Post, pesta diadakan di Nichupte Lagoon, sekitar pukul 14.30, hari Selasa (30/3/2021) silam. 

Pasangan yang sedang berbahagia ini mengundang dua pesawat terbang yang rencananya akan mengadakan atraksi di langit untuk mengungkap jenis kelamin bayi yang sedang dikandung. 

"It's a girl! (Itu perempuan!)," seru para penonton yang menyaksikan atraksi kedua pesawat tersebut dari atas kapal. Tetapi, kebahagiaan tersebut hanya berlangsung beberapa detik sebelum mimpi buruk terjadi.

Editors' Picks

2. Pesawat bertabrakan dan jatuh ke laut

Pesawat jenis Cessna 206 bermesin tunggal yang disewa dari perusahaan bernama Xomex, terbang dan melakukan serangkaian aksi. Hanya sekejap mata setelah gender diumumkan, perayaan yang seharusnya menjadi kebahagiaan berubah seketika menjadi bencana tatkala pesawat yang sedang beratraksi, menukik ke arah laguna dan jatuh ke laut. 

Dilaporkan dua orang tewas atas kejadian ini. Kasus ini sedang ditangani oleh The Federal Civil Aviation Agency.

3. Tragedi dalam pesta yang seharusnya bisa dihindarkan

3. Tragedi dalam pesta seharus bisa dihindarkan
Freepik/jcomp

Selain kejadian naas yang terjadi di Meksiko ini, beberapa pesta gender reveal tercatat juga menyebabkan tragedi yang serius. Salah satunya adalah kejadian kebakaran hutan El Dorado Ranch Park, California, pada tanggal 5 September 2020.

Kebakaran hutan ini disebabkan karena perangkat penghasil asap yang sedianya digunakan untuk pesta gender reveal, malah menyulut api dan menghanguskan ribuan hektar di timur Los Angeles. Perangkat tersebut menyalakan api yang menyambar rumput setinggi empat kaki. Api terus menyala secara aktif dan semakin menyebar hingga lebih dari 20.000 hektar pada tanggal 18 September dan merugikan banyak pihak.

Duh, jangan sampai terjadi lagi ya, Ma.

4. Popularitas pesta gender reveal

4. Popularitas pesta gender reveal
Freepik/freepik

Pesta gender reveal menjadi sangat populer selama satu dekade belakangan ini. Masyarakat suku Jawa telah mengenal perayaan Mitoni yang di dalamnya juga terdapat ritual mengungkap jenis kelamin bayi. Tetapi, di luar negeri, pesta ini ramai dilakukan setelah seorang Youtuber bernama Jenna Karvunidis mengadakan pesta gender reveal anak pertamanya di tahun 2008 dan membagikan kemeriahan pestanya di blog dan beberapa media. 

Sejak cerita Karvunidis menyebar, para pasangan berlomba-lomba mengadakan pesta serupa dengan berbagai cara. Selain sebagai bentuk syukuran, pesta gender reveal bagi sebagian orang merupakan bentuk tren yang meningkatkan presensi sosial. 

5. Tips mengadakan pesta gender reveal yang aman

5. Tips mengadakan pesta gender reveal aman
Pixabay/MarkTheShark1278

Di Indonesia pun pesta gender reveal telah banyak dilakukan. Untuk keluarga yang ingin mengadakan pesta gender reveal secara umum tanpa mengikuti tradisi suku tertentu, juga bisa kok, Ma!

Berikut ini beberapa tips mengadakan pesta gender reveal sederhana yang aman dan berkesan:

  • Tentukan tema dan sesuaikan dengan color pallete-nya
  • Atur tanggal penyelenggaraan
  • Tentukan daftar tamu undangan. Sebaiknya undangan disebar setidaknya enam minggu sebelum acara diselenggarakan.
  • Lakukan pemeriksaan USG di usia kehamilan 18-20 minggu. Mama punya waktu untuk mengetahui terlebih dahulu jenis kelamin sang Bayi melalui pemeriksaan USG.
  • Rencanakan cara pengungkapan jenis kelamin, bisa dengan memotong kue, memecahkan balon, dan lain-lain.

Pastikan pesta yang diselenggarakan ini bukan hanya demi kemeriahan, tetapi juga mengutamakan keselamatan. Hindari menggunakan api, ledakan, bahan-bahan kimia yang sensitif atau pun aktivitas yang rentan menimbulkan kecelakaan. 

Semoga kejadian di atas dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua dalam mempersiapkan penyelenggaraan pesta yang bijak ya, Ma. 

Baca juga:


 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.