Ibu Hamil Makan Buah Blewah, Boleh atau Tidak?

Seperti apa aturan aman makan blewah untuk ibu hamil, ya?

24 Oktober 2019

Ibu Hamil Makan Buah Blewah, Boleh atau Tidak
Freepik/Nensuria

Punya cita rasa yang manis dan segar, blewah menjadi salah satu buah yang disukai oleh ibu hamil. Terutama bagi ibu hamil yang sering mual.

Buah blewah bisa dijadikan sebagai camilan atau kudapan es yang menggiurkan ya, Ma.

Namun demikian, di balik rasa segarnya ada informasi yang menyebutkan bahwa blewah sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan oleh ibu hamil. Kenapa, ya?

Yuk simak rangkuman Popmama.com berikut ini:

1. Kandungan nutrisi blewah

1. Kandungan nutrisi blewah
Pixabay/JillWellington

Dikutip dari Healthline, blewah disebutkan kaya akan kandungan nutrisi. Salah satunya betakaroten. Menurut United States Department of Agriculture (USDA), kandungan betakaroten blewah bahkan lebih tinggi dari jeruk, mangga dan aprikot.

Selain itu, blewah juga mengandung tinggi vitamin C, vitamin A, folat, serat, dan potassium. Ada juga kandungan vitamin K, niacin, kolin, kalsium, zinc, mangan dan selenium.

Yang tak kalah penting, blewah juga menjadi buah yang kaya kandungan air, hampir 90 persen. Seperti diketahui, hidrasi yang cukup menjadi sangat penting bagi ibu hamil.

Kecukupan kadar hidrasi berperan penting dalam kelancaran kerja organ pencernaan, ginjal, dan membantu mengendalikan tekanan darah.

Editors' Picks

2. Manfaat blewah bagi kesehatan ibu hamil

2. Manfaat blewah bagi kesehatan ibu hamil
Pixabay/JillWellington

Dari berbagai kandugan nutrisi dari blewah tersebut, buah ini pun diyakini bisa memberikan manfaat bagi kesehatan, termasuk ibu hamil. Dilansir Mom Junction, berikut manfaat blewah bagi kesehatan ibu hamil:

  • Meningkatkan perkembangan kognitif janin

Vitamin A sangat penting bagi janin yang sedang tumbuh untuk mengembangkan fungsi kognitifnya yang sehat. Cukup vitamin A membantu mendukung pertumbuhan jantung, paru-paru, ginjal, mata, dan tulang janin. Blewah juga kaya akan asam folat, yang membantu mencegah cacat tabung saraf.

  • Membantu pembentukan tulang dan gigi yang sehat

Kandungan kalsium dalam blewah membantu membentuk struktur tulang dan gigi yang sehat pada janin. Seperti diketahui, kalsium sangat penting bagi ibu dan janin selama kehamilan.

  • Mencegah anemia kehamilan

Zat besi dalam blewah membantu dalam produksi hemoglobin. Jumlah sel darah merah yang cukup pun bisa mencegah anemia pada ibu hamil. Kondisi ini juga meningkatkan aliran darah dan menjaga kecukupan oksigen untuk janin melalui rongga rahim.

  • Mengatasi sembelit

Kandungan air yang tinggi dalam blewah mencegah hilangnya cairan dan elektrolit dari tubuh. Properti pendingin mengelola panas yang dihasilkan di dalam tubuh dan dengan demikian memberikan bantuan dari sembelit, yang merupakan masalah utama selama kehamilan.

  • Melawan infeksi

Blewah diketahui juga mengandung vitamin C yang membantu melawan infeksi ringan seperti batuk, pilek, dan flu selama kehamilan. Vitamin ini juga diperlukan bagi janin yang sedang tumbuh untuk mengembangkan sistem kekebalan tubuh yang sehat.

3. Aturan aman makan blewah untuk ibu hamil

3. Aturan aman makan blewah ibu hamil
Pixabay/PublicDomainPictures

Di balik segala kandungan nutrisi dan manfaatnya bagi kesehatan, blewah juga disebut-sebut sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan pada ibu hamil, lho. Dikutip dari Kingdom of Baby, terdapat kandungan bakteri tertentu pada permukaan blewah yang dapat berbahaya bagi janin dan dapat menyebabkan komplikasi.

Jadi, buah blewah itu sendiri tidak masalah karena tidak mengandung zat berbahaya, hanya saja bakteri yang ditemukan hidup di permukaannya yang dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi bayi yang belum lahir. Bakteri tersebut adalah bakteri Listeria.

Bakteri Listeria yang merupakan sub-spesies dari Listeria monocytogenes, bisa resisten terhadap obat-obatan tertentu, memiliki masa inkubasi yang panjang, serta menimbulkan risiko serius bagi bayi karena dapat menyebabkan infeksi listeriosis.

Listeriosis umumnya menyerang mereka yang memiliki sistem kekebalan yang lemah seperti ibu hamil, lansia, dan anak-anak.

Tetapi ingat ya, hanya blewah terkontaminasi yang sebaiknya dihindari selama masa kehamilan. Oleh sebab itu, jangan lupa untuk mencuci blewah dengan benar setelah membelinya.

Pencucian ini penting untuk menghilangkan kotoran dan bakteri yang tidak terlihat di permukaan kulitnya.

Saat hendak membeli blewah, pilih matang, berbentuk simetris dan terasa agak berat. Warnanya harus kuning muda oranye dengan sedikit atau tidak ada warna hijaunya. Blewah yang matang biasanya beraroma manis. Untuk menjaga kualitas dan kesegarannya, habiskan blewah maksimal 3 hari setelah pembelian.

Demikian informasi tentang manfaat dan aturan aman makan blewah pada ibu hamil. Jangan ragu konsultasi ke dokter terlebih dahulu, ya.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!