Perbedaan yang Ada Pada Tubuh Saat Kehamilan Anak Pertama dan Kedua

Apakah perbedaan ini juga Mama rasakan?

15 November 2018

Perbedaan Ada Tubuh Saat Kehamilan Anak Pertama Kedua
Freepik/Dragana_Gordic

Meskipun Mama pernah melewati masa kehamilan, mulai dari menghadapi gejala-gejalanya, masalah yang dihadapi saat tubuh mulai berubah, hingga tanda-tanda persalinan, namun semua bisa berubah di kehamilan kedua ini.

Ya, pada dasarnya setiap kehamilan memiliki cerita yang berbeda, Ma. Namun pada umumnya pada kehamilan kedua Mama juga akan mengalami perbedaan.

Semua terjadi karena adanya proses adaptasi yang pernah dialami tubuh, serta respons psikis dari Mama sendiri.

Nah, yuk simak informasi lengkapnya berikut ini:

1. Mengetahui kehamilan lebih cepat

1. Mengetahui kehamilan lebih cepat
Freepik

Setelah pernah tahu seperti apa tanda-tanda kehamilan awal, maka pada kehamilan anak kedua biasanya Mama akan lebih cepat merasakannya.

Bahkan seringkali Mama juga sudah punya feeling, sebelum melakukan pemeriksaan ke dokter maupun testpack.

Tubuh Mama akan terasa kurang fit, frekuensi buang air kecil meningkat, serta rasa mual alias morning sickness yang juga mulai muncul.

Pada kehamilan pertama, hal-hal semacam ini sering dianggap sebagai kondisi lain. Namun kali ini, Mama sudah memahami bahwa ini adalah tanda-tanda awal kehamilan.

2. Tak sulit menghadapi tanda kehamilan

2. Tak sulit menghadapi tanda kehamilan
Pixabay/Egor105

Salah satu efek positif dari proses adaptasi tubuh Mama terhadap kehamilan sebelumnya adalah kali ini akan menjadi lebih santai.

Mama tak lagi sulit mencari cara untuk menghadapi tanda-tanda awal kehamilan karena sudah pernah mengalaminya.

Namun yang seringkali merepotkan adalah ketika Mama harus menghadapi kondisi ini sambil mengurus si Sulung.

Di sinilah peran Papa atau mungkin anggota keluarga lain dibutuhkan untuk membantu Mama menghadapi semua perubahan dalam tubuh.

3. Tubuh terasa lebih lelah

3. Tubuh terasa lebih lelah
Pixabay/1041483

Meski Mama sudah bisa menebak apa saja hal-hal yang akan dirasakan saat kehamilan awal, namun ada kemungkinan besar Mama justru akan merasa lebih lelah kali ini.

Seperti disebutkan sebelumnya, kali ini Mama harus menghadapi tanda awal kehamilan sambil mengurus si Sulung.

Tak cuma mengurus mainannya yang berantakan terus-menerus, tapi juga menyiapkan makanan, memandikan, mengurus kebutuhan sekolahnya, serta mengajaknya bermain.

Hal ini tentu saja secara otomatis akan ‘menuntut’ tubuh Mama untuk bisa bergerak lebih banyak.

Namun demikian, tetap prioritaskan kesehatan janin dalam kandungan ya, Ma. Sempatkan diri untuk istirahat sejenak jika memang terasa sudah sangat melelahkan.

Editors' Picks

4. Baby bump lebih cepat muncul

4. Baby bump lebih cepat muncul
Pixabay/Seal1837

Otot dan perut rahim Mama sudah pernah merenggang selama kehamilan pertama, hal ini kemudian akan membuat kehamilan yang kedua proses peregangan tersebut jadi lebih cepat.

Akibatnya, baby bump alias tonjolan perut Mama akan terlihat lebih cepat. Semua karena otot perut tak lagi mampu ‘menahan’ besarnya pertumbuhan janin dalam kandungan.

Maka dari itu, perut Mama pun akan tampak membesar lebih cepat dibandingkan pada saat kehamilan pertama.

Ya, pada dasarnya pada kehamilan kedua rahim Mama akan mirip seperti balon, yang mudah membesar saat janin mulai bertumbuh di dalamnya.

5. Perut terlihat lebih ‘turun’

5. Perut terlihat lebih ‘turun’
Freepik/Dashu83

Jika pada kehamilan pertama tonjolan perut Mama terlihat lebih naik, maka sebaliknya bagi kehamilan kedua ini.

Tonjolan perut alias baby bump Mama akan terlihat lebih turun. Sekali lagi, hal ini dikarenakan oleh otot rahim Mama yang tak lagi sekencang dulu.

Selain itu, hal ini juga bisa terjadi karena janin pada kehamilan kedua atau ketiga biasanya akan cenderung lebih besar dibandingkan kehamilan pertama.

Akibat dari kondisi perut yang tampak lebih turun, tubuh akan melakukan usaha yang lebih banyak untuk menjaga postur tubuh Mama. Salah satu efeknya, Mama menjadi lebih berisiko mengalami nyeri punggung.

6. Gerakan janin terasa lebih awal

6. Gerakan janin terasa lebih awal
Freepik

Ingatkah Mama saat terjadi adanya rasa mual akibat gerakan-gerakan kecil di dalam perut? Ini biasanya terjadi saat janin mulai bisa bergerak.

Kondisi ini biasanya bisa mulai dirasakan pada usia kehamilan 4-5 bulan. Ya, Mama akan merasakan lebih awal semua pergerakan yang mulai dilakukan oleh si Kecil di dalam kandungan.

Baca juga: Penting! Mama Harus Bisa Menghitung Gerakan Janin Usia 7 Bulan

Baca juga: Gerakan Janin Bisa Prediksi Jenis Kelamin, Mitos atau Fakta?

7. Persalinan terasa lebih cepat

7. Persalinan terasa lebih cepat
Pexels/Rawpixel.com

Salah satu kabar baik soal perbedaan antara kehamilan pertama dan kedua adalah waktu yang dihabiskan di ruang bersalin.

Tahap kedua persalinan untuk Mama yang baru kali pertama melahirkan biasanya bisa berlangsung antara 2-3 jam lebih lama, dibandingkan dengan Mama yang melahirkan untuk kali kedua.

Selain waktu, pada persalinan kedua bayi juga cenderung akan lebih cepat keluar lewat jalan lahir.

Salah satu alasannya adalah karena serviks yang kini sudah tidak kaku seperti sebelumnya. Maka dari itu, proses pelebaran dan penipisannya pun cenderung terjadi lebih cepat.

Dengan adanya kelenturan serviks dan jaringan vagina ini, maka tekanan kepala bayi saat hendak keluar pun akan menjadi lebih mudah.

Nah, adakah di antara perbedaan-perbedaan ini yang juga Mama rasakan di kehamilan yang kedua?

Baca juga: Memahami Hubungan Anak Pertama dan Kedua Berdasarkan Perbedaan Usia

Baca juga: Perbedaan Kehamilan Anak Pertama dengan Kehamilan Anak Kedua