Tanda-tanda Bayi Punya ‘Bakat’ Bertubuh Gemuk Saat Dilahirkan

Jangan ragu untuk mendiskusikan kondisi ini dengan dokter

24 Desember 2018

Tanda-tanda Bayi Pu ‘Bakat’ Bertubuh Gemuk Saat Dilahirkan
Unsplash/Alicia Petresc

Sejak berada dalam perut Mama, si Kecil mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Berat dan tinggi badannya pun mulai bisa diprediksi.

Nah, selain dari prediksi dokter, ada beberapa tanda lain yang bisa menunjukkan bahwa bayi nantinya mungkin akan dilahirkan dengan tubuh yang gemuk.

Tanda-tanda ini pun perlu menjadi perhatian Mama, karena tentunya akan memengaruhi proses persalinan nanti.

Jangan ragu untuk mendiskusikan hal ini dengan dokter atau bidan.

Apakah ada yang perlu diubah dari pola makan atau aktivitas Mama untuk membantu menjaga berat badan janin.

Yuk simak informasinya berikut ini, Ma:

1. Perut Mama terlihat besar

1. Perut Mama terlihat besar
Pexels/Leah Kelley

Perhatikan tonjolan perut alias baby bump Mama selama hamil, apakah tampak sangat besar?

Jika ya, ada kemungkinan ini karena si Kecil pun bertumbuh pesat dan memiliki postur tubuh yang besar juga.

Secara umum, semakin besar perut Mama, maka semakin besar kemungkinan kelak bayi akan bertubuh besar saat dilahirkan.

Bayi dengan tubuh besar memiliki penyesuaian volume cairan ketuban dan ukuran plasenta, sehingga perut Mama pun akan terlihat lebih besar dari luar.

2. Sedikit bergerak di dalam perut

2. Sedikit bergerak dalam perut
Freepik/Dashu83

Selain dari ukuran perut Mama, salah satu tanda lain yang menunjukkan kemungkinan bayi bertubuh besar atau kecil adalah pergerakannya di dalam perut.

Apabila ia memiliki tubuh besar, maka gerakannya selama di dalam perut Mama akan menjadi lebih jarang dan lambat.

Kondisi ini terjadi karena semakin besar ukuran tubuh bayi, semakin sedikit ruang yang dimilikinya untuk aktif bergerak.

Oleh sebab itu, akan semakin sedikit pula gerakan yang Mama rasakan.

Perlu Mama ketahui juga bahwa selain dari ukuran tubuh, pergerakan janin di dalam kandungan juga dipengaruhi oleh posisi tubuhnya.

3. Ada riwayat gemuk dari keluarga

3. Ada riwayat gemuk dari keluarga
Pexels/Amber Morse

Ukuran tubuh bayi sangat dipengaruhi oleh gen alias faktor riwayat keluarga. Jika dalam keluarga Mama rata-rata bertubuh besar, ada kemungkinan si Kecil pun kelak akan demikian.

Ukuran tubuh ini biasanya lebih dipengaruhi oleh gen dari Papa.

Oleh sebab itu, apabila Papa memiliki tubuh yang tinggi dan besar, kemungkinan anak memiliki postur tubuh demikian pun akan semakin besar, Ma.

Editors' Picks

4. Lebih sedikit cairan ketuban

4. Lebih sedikit cairan ketuban
Freepik/Onlyyouqj

Saat pemeriksaan ultrasonografi (USG), perhatikan cairan ketuban yang Mama miliki.

Pada umumnya, semakin besar ukuran tubuh janin maka semakin sedikit ruang yang dimiliki untuk cairan ketuban.

Jadi, apabila cairan ketuban berjumlah lebih sedikit dari yang seharusnya, ada kemungkinan ini karena tubuh si Kecil yang terlalu besar, Ma.

Cairan ketuban sangat dibutuhkan janin untuk berbagai hal. Mulai dari melindungi janin dari infeksi, mengalirkan asupan nutrisi dan oksigen, serta melindungi janin dari benturan.

Baca juga: 7 Manfaat Cairan Ketuban Bagi Tumbuh Kembang Janin

5. Tendangan terasa lebih menyakitkan

5. Tendangan terasa lebih menyakitkan
Freepik/Dragana_Gordic

Seperti disebutkan sebelumnya, semakin besar ukuran tubuh janin maka semakin sempit ruang yang dimilikinya di dalam perut Mama.

Selain gerakannya yang menjadi terasa lebih sedikit, Mama juga seringkali akan merasakan tekanan lebih besar terutama pada bagian dada.

Tendangan yang dilakukan oleh si Kecil bisa terasa lebih menyakitkan di bagian tersebut karena sempitnya ruang yang dimiliki oleh janin.

Redakan dengan sering mengusap-usap perut ya, Ma. Usapan lembut ini akan bisa dirasakan oleh janin dan membuatnya nyaman.

6. Gula darah tinggi

6. Gula darah tinggi
Pexels/Vincenzo Giove

Salah satu tanda lain yang harus diperhatikan terkait ukuran tubuh janin adalah kadar gula darah Mama.

Jika dibiarkan tidak terkontrol, gula darah tinggi membuat risiko diabetes gestasional Mama menjadi meningkat pula. Risikonya pun bisa mengalir pada tumbuh kembang janin.

Salah satunya adalah tubuh janin yang menjadi lebih besar. Oleh sebab itu, apabila kadar gula darah Mama diketahui sudah melebihi batas normal, coba batasi asupan manis Mama, ya.

7. Melewati tanggal perkiraan persalinan

7. Melewati tanggal perkiraan persalinan
Pixabay/Sanjasy

Semakin lama waktu yang diperlukan oleh bayi untuk bisa dilahirkan, biasanya akan semakin besar pula ukuran tubuhnya. Ini karena ia terus mengalami proses tumbuh kembang selama berada di dalam perut Mama.

Ya, dalam banyak kasus, bayi yang sudah melampaui batas waktu perkiraan persalinan biasanya bertubuh lebih besar dari rata-rata.

Apabila bayi sudah melewati tanggal perkiraan lahir, Mama pun sebaiknya mulai membatasi pola makan agar tak berlebihan dan berat badan bayi tak terus bertambah terlalu banyak.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau bidan terlebih dahulu untuk memastikannya ya, Ma!

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!