Chikita Meidy Makan Steak Jelang Persalinan, Amankah untuk Ibu Hamil?

Sebelum makan steak perlu baca ini, Ma!

22 Maret 2019

Chikita Meidy Makan Steak Jelang Persalinan, Amankah Ibu Hamil
Instagram.com/chikitameidy

Chikita Meidy yang sedang menanti hari persalinan sempat memenuhi rasa ngidamnya untuk makan steak daging. Di salah satu restoran steak, Chikita memakan wagyu dan rib eye. 

Melalui sebuah foto bersama sang Suami di Instagram, Chikita menyatakan kalau beberapa hari lagi anak pertamanya akan lahir. Meskipun tinggal menunggu hari persalinan, Chikita masih mengalami ngidam di akhir-akhir kehamilannya. 

"Beberapa hari lagi baby touwell menetas. Sungguh aku mulai deg-degan, senang bercampur haru serta ingin rasanya cepat-cepat bertemu si kloningan Indra Adhitya," tulis Chikita di salah satu unggahan fotonya yang sedang beradu perut bersama suaminya. 

Mungkin Mama bertanya-tanya mengenai bolehkah ibu hamil mengonsumsi steak daging selama masa kehamilan. Belum lagi keinginan mengonsumsinya bisa terjadi akibat ngidam. 

Untuk Mama yang ingin mengetahui beberapa informasi mengenai hal ini, Popmama.comsudah merangkum beberapa informasinya. 

Baca ini dulu sebelum mengonsumsi steak daging selama hamil ya, Ma!

1. Proses pembuatan steak daging dapat memicu kanker 

1. Proses pembuatan steak daging dapat memicu kanker 
Unsplash/amirali mirhashemian

Tidak bisa dipungkiri, steak termasuk salah satu makanan favorit setiap orang karena rasanya yang enak. Namun, banyak yang bertanya-tanya mengenai keamanan mengonsumsi steak selama masa kehamilan. 

Sebenarnya makan steak daging diperbolehkan, asalkan tidak terlalu berlebihan saat dikonsumsi apalagi makanan yang diproses dengan cara dipanggang atau dibakar. Dilansir dari Baby Center, sebenarnya seseorang yang mengonsumsi steak daging secara berlebihan dapat mengganggu kesehatannya. 

Ini dikarenakan daging yang dimasak di atas api secara langsung dan pada area terbuka. Proses ini dapat membuat protein hewani dapat menghasilkan bahan kimia yang menjadi penyebab kanker atau heterocyclic amines (HCAs).

Perlu disadari kalau api yang digunakan untuk membakar steak daging memicu jenis kimia penyebab kanker seperti polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs), nantinya akan menempel pada permukaan makanan. Pemicu kanker ini dapat terjadi bila mengonsumsi steak daging terlalu sering tanpa memberikan batasan. 

Baca juga: Ngidam Makan Sate, Bolehkah Ibu Hamil Memakannya?

Editors' Picks

2. Hindari mengonsumsi steak setengah matang

2. Hindari mengonsumsi steak setengah matang
Unsplash/Waldemar Brandt

Perlu diingatkan kembali kalau ibu hamil perlu menghindari makanan mentah, setengah matang dan jenis makanan olahan berpengawet. 

Ketika ingin mengonsumsi steak daging, cobalah untuk menghindari steak setengah matang. Ada baiknya, steak daging dimasak hingga tingkat kematangan merata atau well done. Meskipun tingkat kematangan ini membuat daging cenderung lebih keras, namun cukup aman dikonsumsi oleh ibu hamil. 

Saat steak daging diolah setengah matang, makan berisiko mengandung bakteri serta parasit yang masih hidup. Bahkan cacing bisa masuk ke saluran cerna dan memicu terjadinya infeksi.  

Selain itu, daging ayam, daging sapi, maupun daging kambing yang dimasak kurang matang akan mengandung toksoplasma. Ini hanya akan membahayakan kesehatan ibu hamil dan janin yang akan menyebabkan gangguan saraf bahkan tanpa disadari dapat berisiko memicu keguguran.

Hindari juga mengonsumsi daging mentah atau undercooked, selalu pastikan setiap daging yang akan dikonsumsi selama hamil perlu dimasak dengan baik. 

Baca juga: Ma, Ini Makanan Mentah yang Harus Dihindari Ibu Hamil!

3. Tips aman mengonsumsi steak daging saat hamil 

3. Tips aman mengonsumsi steak daging saat hamil 
Unsplash/José Ignacio Pompé

Terkadang ibu hamil bisa ngidam banyak hal, termasuk mengonsumsi steak daging. Saat ibu hamil ngidam, ada baiknya memerhatikan tips aman dalam mengonsumsi steak daging seperti: 

  • Memilih daging yang tidak memiliki banyak lemak saat diolah menjadi steak. Perlu diketahui bahwa lemak yang menempel pada steak daging berpotensi menyerap zat kimia lebih banyak, dibandingkan daging tanpa lemak. 
  • Selalu memesan steak daging dengan tingkat kematangan sempurna. Usahakan untuk tidak mengonsumsi daging yang setengah matang atau mentah. 
  • Jika membuat steak daging sendiri di rumah, ada baiknya mengurangi waktu pengolahan melalui api langsung. Sebaiknya steak daging di microwave terlebih dahulu, lalu baru bisa langsung proses pemanggangan dengan durasi yang tdak terlalu lama. 
  • Suhu saat proses pemanggangan harus diperhatikan. Tujuannya agar daging dapat dipanggang secara merata. 
  • Saat membuat steak daging sendiri, usahakan untuk lebih sering membolak-balik daging yang diolah. Bila daging tidak diolah secara merata dapat meningkatkan bakteri salmonela. 
  • Hindari mengonsumsi bagian steak daging yang terlalu gosong. Potonglah dan jangan dikonsumsi karena dapat memicu penyakit kanker. 

Selain steak daging, hindari juga makanan yang setengah matang selama masa kehamilan seperti sushi, sate atau telur dengan penyajian setengah matang. 

Semoga infomasi mengenai mengonsumsi steak daging selama masa kehamilan ini bisa cukup berguna ya, Ma. 

Baca juga: Makan Lalapan dan Sayur Mentah saat Hamil, Boleh atau Tidak?

Topic:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!