Nada Suara Mulai Berubah Saat Hamil Tua, Begini Alasannya!

Ada yang pernah mengalaminya?

23 September 2019

Nada Suara Mulai Berubah Saat Hamil Tua, Begini Alasannya
health.com

Kehamilan termasuk masa-masa yang paling mengesankan bagi setiap perempuan. Saat sembilan bulan mengandung akan ada banyak perubahan tak terduga yang dialami oleh ibu hamil, salah satunya perubahan suara. 

Beberapa ibu hamil menyatakan bahwa suaranya terdengar berbeda sekaligus lebih berat dan kondisi ini biasanya terjadi di trimester ketiga. 

Memang jarang yang menyadari bahwa perubahan suara selama hamil bisa terjadi padahal peningkatan hormon, sehingga memengaruhi kondisi suara. 

Jika Mama ingin mengetahui informasi lebih banyak lagi mengenai suara berubah saat hamil, kali ini Popmama.com telah merangkumnya. Perkaya ilmu selama menjalani masa-masa kehamilan yuk, Ma! 

1. Peningkatan hormon selama hamil memicu perubahan suara

1. Peningkatan hormon selama hamil memicu perubahan suara
medicalnewstoday.com

Selama kehamilan, ibu hamil akan mengalami peningkatan hormon progesteron dan estrogen. Dilansir dari Mom Junction, peningkatan kedua hormon mampu memengaruhi seluruh bagian tubuh, termasuk pita suara yang memicu perubahan pada suara. 

Tak perlu khawatir karena perubahan suara selama masa-masa kehamilan terbilang normal bila tidak diikuti dengan masalah kesehatan yang menganggu kesehatan ibu hamil dan janin. Namun, Mama perlu mewaspadai bila ada berbagai gejala yang terjadi seiring perubahan suara seperti: 

  • Mengalami kehilangan suara yang sangat signifikan disela-sela menjalani masa kehamilan. 
  • Mulai merasa sakit saat sedang berbicara, berteriak atau sedang bernyanyi.
  • Perubahan suara terjadi secara mendadak ketika sedang berbicara atau usai mengalami bersin atau batuk-batuk.

2. Pita suara mengalami pembengkakan

2. Pita suara mengalami pembengkakan
medicalnewstoday.com

Selain faktor peningkatan hormon, ibu hamil perlu mengetahui bahwa perubahan suara bisa terjadi karena beberapa kondisi salah satunya akibat pita suara membengkak. 

Perlu diketahui bahwa selama menjalani masa kehamilan akan ada bagian tubuh tertentu yang mengalami pembengkakan, termasuk pita suara. Pembengkakan pita suara pada ibu hamil dapat terjadi karena adanya peningkatan cairan sebanyak 50 persen seperti darah di dalam tubuh. 

Kenaikan cairan ini di dalam tubuh ini mampu memicu lendir, sehingga pita suara pun ikut meningkat dan menyebabkan pita suara bergetar lebih lambat dari sebelumnya. Kondisi inilah yang menyebabkan suara ibu hamil terkesan lebih berat dari biasanya. 

Editors' Picks

3. Stres dan kelelahan menjadi pemicu perubahan suara ibu hamil

3. Stres kelelahan menjadi pemicu perubahan suara ibu hamil
Freepik/Katemangostar

Ibu hamil seringkali mudah stres saat ingin menghadapi hari-hari menjelang persalinan. Berbagai kecemasan yang dipikirkannya tanpa disadari membuat perubahan pada bagian suara. Kondisi fisik dan mental yang tidak stabil mampu memicu perubahan suara ketika sedang berbicara.  

Saat kondisi tubuh sudah sangat lelah, suara akan menjadi lebih lemah dan terkesan lebih rendah. 

Ada yang pernah mengalaminya nggak nih, Ma? 

Baca juga: Selain Stres, Ini Penyebab Keguguran Pada Ibu Hamil

Apa yang Mengharuskan Ibu Hamil Pergi ke Dokter Terkait Perubahan Suaranya? 

Apa Mengharuskan Ibu Hamil Pergi ke Dokter Terkait Perubahan Suaranya 
rothholtzmd.com

Berbagai perubahan fisiologis, metabolik dan anatomi dapat terjadi pada tubuh ibu hamil termasuk perubahan suara. 

Walau perubahan suara yang terjadi selama hamil sangat normal terjadi, namun beberapa gangguan kesehatan dapat meningkat. Ibu hamil perlu mewaspadai bila perubahan suara yang terjadi sudah sampai menyebabkan rasa sakit saat berbicara dan mulai kehilangan suaranya sendiri. 

Tak hanya itu, ibu hamil juga mungkin saja mengalami kesulitan bernapas saat suaranya berubah. Apalagi janin yang sudah berukuran besar di trimester ketiga mampu mendorong mendorong  diafragma dan setiap organ lain ke atas. Perlu diketahui bahwa kondisi ini dapat menyebabkan kapasitas paru-paru menurun dan napas menjadi semakin terengah-engah.

Ketika sedang melakukan konsultasi rutin ke dokter kandungan, perubahan suara saat hamil ini bisa didiskusikan lebih lanjut. Ini penting sekali untuk membantu dalam mengawasi kesehatan menjelang persalinan. 

Usahakan tidak ragu-ragu untuk berkonsultasi ke dokter ya, Ma. 

Baca juga: 

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!