Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Normalkah jika Berat Badan Turun di Trimester Ketiga Kehamilan?
Pexels/SHVETS production

Kenaikan berat badan yang stabil selama kehamilan mendukung perkembangan janin, juga plasenta, cairan ketuban. Jadi, itu normal jika Mama mengalami kenaikan berat badan saat hamil.

Namun, Mama mungkin akan menjadi khawatir jika berat badan justru turun, terutama di trimester ketiga.

Berita baiknya, penurunan berat badan di beberapa minggu terakhir kehamilan itu normal, Ma. Tapi, apa penyebabnya?

Bila ini terjadi pada Mama, simak dulu penjelasan Popmama.com tentang penyebab penurunan berat badan di trimester ketiga kehamilan dan normalkah jika berat badan turun di trimester ketiga kehamilan?

Apakah Normal jika Mengalami Penurunan Berat Badan di Trimester Ketiga?

Unsplash/freestocks

Di akhir trimester ketiga, Mama mungkin telah mencapai kenaikan berat badan kehamilan maksimal. Alih-alih naik, berat badan mungkin tetap sama atau bahkan sedikit menurun selama beberapa minggu terakhir ini sebelum melahirkan.

Perlambatan atau penghentian kenaikan berat badan yang normal ini sebenarnya adalah salah satu cara tubuh bersiap-siap untuk persalinan. Jadi, ini merupakan sebuah tanda bahwa semua sistem bersiap untuk melahirkan.

Apa yang Menyebabkan Penurunan Berat Badan Trimester Ketiga?

Unsplash/Ricardo Moura

Penurunan berat badan di trimester ketiga bisa disebabkan oleh beberapa hal berikut:

  • Tingkat cairan ketuban yang lebih rendah. Menjelang akhir kehamilan, tingkat cairan ketuban mulai berkurang – bahkan sebelum ketuban secara resmi pecah. Dan lebih sedikit cairan ketuban berarti lebih sedikit berat air.
  • Peningkatan volume buang air kecil. Mama sering buang air kecil di akhir kehamilan, ini disebabkan karena kepala janin menekan kandung kemih. Ini membuat tubuh mengeluarkan cairan lebih cepat daripada sebelumnya.
  • Lebih sering buang air besar.
  • Keringat ekstra. Sekarang akhir kehamilan sudah dekat, tubuh sibuk membersihkan diri dari cairan yang tidak lagi dibutuhkannya.
  • Nafsu makan berkurang. Mama mungkin merasa kurang lapar dan kesulitan makan dalam jumlah besar di akhir kehamilan. Ini menjadi penyebab mengapa berat badan tidak bertambah atau justru berkurang.
  • Tingkat aktivitas yang lebih tinggi. Jika naluri bersarang telah meningkat, Mama dapat membakar lebih banyak kalori daripada sebelumnya.

Apa yang Harus Dilakukan jika Mama Kehilangan Berat Badan di Akhir Kehamilan?

Freepik.com/gpointstudio

Saat Mama hampir mencapai garis finish, jangan lupa bahwa Mama masih harus memberikan nutrisi (terutama nutrisi penting yang membangun otak, seperti DHA dan protein) untuk janin yang terus tumbuh hingga hari kelahiran.

Tetap berpegang pada diet kehamilan yang sehat dan pastikan Mama minum cukup air.

Nutrisi yang Penting selama Kehamilan

Freepik/freepik

Makanan padat nutrisi sangat efektif ketika efisiensi menjadi prioritas.

Berbicara tentang nutrisi, meskipun semuanya penting saat hamil, makanan terbaik untuk kehamilan adalah yang kaya akan vitamin dan mineral yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin. Ini termasuk:

  • Folat. Ibu hamil membutuhkan 600 mikrogram per hari selama kehamilan untuk mengurangi risiko cacat tabung saraf.
  • Zat besi. Mama membutuhkan zat besi hampir dua kali lebih banyak selama kehamilan, atau 27 miligram setiap hari. Mineral ini digunakan untuk membuat lebih banyak darah yang membawa oksigen ke janin.
  • Kalsium. Dibutuhkan sekitar 1.000 miligram setiap hari. Kalsium adalah kunci untuk membantu janin membangun tulang, gigi, otot, dan saraf yang kuat.
  • Vitamin D. Ini membantu kalsium melakukan tugasnya dan menjaga sistem kekebalan tetap kuat. Mama membutuhkan 600 IU setiap hari.
  • DHA. Asam lemak omega-3, DHA berperan dalam perkembangan otak dan mata janin. Mama membutuhkan 200 hingga 300 miligram per hari.
  • Yodium. Mineral ini meningkatkan perkembangan otak dan sistem saraf janin. Mama harus mendapatkan asupan 290 mikrogram yodium setiap hari.
  • Kolin. Ibu hamil membutuhkan 450 miligram nutrisi penting ini setiap hari untuk membantu mencegah masalah tabung saraf dan mendukung perkembangan kognitif janin.

Penurunan berat badan di trimester ketiga sering terjadi, Ma. Salah satu alasannya adalah karena tubuh bersiap untuk melahirkan. Namun jika berat badan turun drastis, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter ya, Ma.

Jadi, jangan khawatir lagi ya, Ma, sebab normal jika berat badan turun di trimester ketiga kehamilan. Semoga informasi dari Popmama.com ini bermanfaat ya, Ma!

Editorial Team