Inilah 5 Cara Mengatasi Bayi Sungsang

Jangan putus asa Ma, rupanya ada cara mengatasi posisi bayi sungsang kok

29 Juli 2019

Inilah 5 Cara Mengatasi Bayi Sungsang
Freepik

Bagi Mama yang merencanakan persalinan normal, mengetahui bahwa posisi bayi sungsang saat kelahiran semakin dekat tentu bukan kabar yang diinginkan.

Namun pada kenyataannya, kondisi ini kerap harus dialami Mama yang sedang hamil karena posisi kepala bayi tidak berada di bawah atau dekat dengan jalur rahim.

Untuk Mama yang mengalami hal ini, ada beberapa cara mengatasi posisi bayi sungsang yang bisa ditempuh. Cara yang telah Popmama.com rangkum berikut ini mungkin bisa Mama lakukan.

1. Mendengarkan musik

1. Mendengarkan musik
sanfordhealth.org

Saat memasuki minggu ke 15 kehamilan, sebenarnya bayi sudah mulai bisa mendengarkan suara dari luar perut, Ma.

 Jadi saat bayi mengalami posisi sungsang dan usia kehamilan sudah melewati minggu tersebut, Mama sudah bisa “membujuk” bayi untuk bergerak ke posisi seharusnya lewat alunan musik.

Cara “membujuk bayi” untuk beada di posisi seharusnya dapat mama lakukan dengan menempelkan headphone yang memutar alunan music pada bagian bawah perut. Dengan cara ini bisa jadi bayi mencari sumber suara dan bergerak ke posisi seharusnya.

Baca juga:

2. Perbanyak jalan

2. Perbanyak jalan
Freepik/Yavorandriy

Berjalan rupanya menjadi salah satu olahraga yang dapat membantu posisi bayi bergerak ke posisi seharusnya. Dengan rutin berjalan selama 30 menit setiap hari, bayi akan terbantu untuk bergerak menemukan posisi yang tepat.

Jadi, lebih banyak bergerak yuk Ma!

Baca juga: 5 Penyebab Bayi Sungsang

Editors' Picks

3. Berbaring dalam posisi telentang

3. Berbaring dalam posisi telentang
freestufffinder.com

Untuk mengatasi posisi bayi sungsang, Mama bisa menyiapkan karpet atau matras yoga dan sejumlah bantal. Berbaringlah di atas matras yoga atau karpet tersebut lalu letakkan sebuah bantal di bawah pinggul agar posisi perut berada lebih tinggi dari kepala.

Apabila posisi ini membuat posisi kepala menjadi tidak nyaman, Mama bisa menyangga kepala dengan bantal namun perlu pula untuk menambah bantal di bawah pinggul agar posisi  perut dan pinggul tetap berada lebih tinggi dari posisi kepala.

Apabila sudah mendapatkan posisi yang nyaman, tarik napas secara mendalam dan perlahan. Buat tubuh serileks mungkin dan tahan posisi ini selama 15 menit.

Kabarnya dengan melakukan cara ini sebanyak tiga kali dalam sehari, posisi bayi sungsang dapat teratasi.

4. Olahraga tertentu

4. Olahraga tertentu
Unsplash/Haley Phelps

Dokter mungkin akan menyarankan Mama untuk melakukan olahraga atau senam khusus untuk membantu mengembalikan posisi janin dalam kandungan pada posisi seharusnya.

Selain senam hamil, olaharaga renang mungkin juga bisa menjadi pilihan. Sebab kabarnya berenang bisa menstimulasi posisi bayi sungsang untuk kembali ke posisi seharusnya.

Baca juga:  Berenang Saat Hamil Trimester Kedua, Aman atau Tidak?

5. Menempelkan benda dingin

5. Menempelkan benda dingin
Freepik/Onlyyouqj

Banyak orang yang percaya bahwa menempelkan es batu ataupun sayuran beku yang telah dibungkus kain pada bagian atas rahim bisa membantu bayi berputar ke arah posisi seharusnya.

Cara ini dianggap bisa memengaruhi perubahan posisi bayi karena saat merasakan sensasi dingin, bayi akan merasa tidak nyaman dan bergerak menjauhinya Ma sehingga bayi dapat berputar kea rah posisi seharusnya.

6. Stimulasi dengan cahaya

6. Stimulasi cahaya
Freepik/Pressfoto.ru

Selain menstimulasi dengan musik, stimulasi cahaya juga dapat menjadi cara mengatasi posisi bayi sungsang Ma.

Caranya arahkan cahaya senter kebagian rahim bawah dengan tujuan bayi bayi mendekat ke arah kemaluan sehingga posisi bayi sungsang perlahan teratasi.

Cara tersebut memang bisa menjadi langkah yang Mama tempuh untuk mengatasi posisi bayi sungsang namun perhatikan pula keamanannya. Mama harus mengonsultasikan kepada dokter terkait langkah-langkah yang Mama lakukan dalam mengatasi posisi bayi sungsang demi kesehatan bayi dan janin dalam kandungan.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.