6 Hal yang Harus Dihindari saat Memasuki Kehamilan Trimester Ketiga

Rupanya ada beberapa hal yang harus dihindari saat Mama memasuki kehamilan trimester ketiga

12 April 2021

6 Hal Harus Dihindari saat Memasuki Kehamilan Trimester Ketiga
babycentre.co.uk

Saat usia kehamilan memasuki trimester ketiga, perasaan senang akan segera berjumpa dengan buah hati memang akan Mama rasakan. Namun Mama tetap harus hati-hati dalam menjaganya meskipun pada usia ini, kondisi janin terbilang semakin kuat.

Agar kondisi bayi dalam kandungan tetap sehat hingga lahir, berikut Popmama.com merangkum beberapa hal yang sebaiknya dihindari saat hamil trimester ketiga!

1. Melakukan akitivitas berat

1. Melakukan akitivitas berat
bellefit.com

Mama memang boleh melakukan aktivitas seperti biasa. Namun ada baiknya untuk menghindari aktivitas berat yang membuat Mama kelelahan seperti mengangkat barang-barang yang berat ataupun membersihkan rumah sendirian.

Mama bisa meminta bantuan suami atau kerabat terdekat jika ada pekerjaan berat, sehingga bisa meningkatkan kesehatan diri sendiri dan juga janin di dalam kandungan. 

2. Masih mau mengenakan high heels?

2. Masih mau mengenakan high heels
bellefit.com

Pada trimester pertama, penggunaan high heels mungkin masih diperbolehkan. Tapi tidak saat memasuki trimester kedua dan ketiga.

Penggunaan sepatu high heels di trimester ketiga memang sebaiknya dihindari karena tubuh mama akan kesulitan untuk menjaga keseimbangan dengan baik akibat penggunaan high heels. Hal tersebut terjadi lantaran kondisi perut yang sudah semakin besar. Hilang keseimbangan bisa membuat Mama terjatuh.

Mamanggak mau kan mengambil risiko terjatuh saat menggunakan high heels?

Editors' Picks

3. Naik pesawat

3. Naik pesawat
babylondon.co.uk

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan seperti melahirkan di dalam pesawat, Mama disarankan untuk tidak berpergian menggunakan pesawat saat kehamilan memasuki trimester ketiga.  

Selain karena kelahiran semakin mendekat, kondisi perut yang sudah sangat besar juga akan membuat mama mudah kelelahan dan bisa mengalami ketidaknyamanan selama perjalan dilakukan.

Jika memang ada hal mendesak yang memaksa Mama untuk melakukan penerbangan, sebaiknya konsultasikan ke dokter kandungan mama terlebih dulu ya.

4. Mengonsumsi durian, apalagi dalam jumlah banyak

4. Mengonsumsi durian, apalagi dalam jumlah banyak
nextshark.com

Mama ngidam durian saat kehamilan memasuki trimester ketiga?

Kalau bisa ditahan, mungkin ada baiknya ditahan dulu ya, Ma. Sebab durian mengandung gas, glukosa, kolesterol, dan alkohol yang dapat menyebabkan Mama merasa kembung dan memicu kontraksi setelah mengonsumsinya.

Jika Mama masih ragu dengan kebenarannya, coba tanyakan ke dokter kembali terkait konsumsi buah durian selama kehamilan, termasuk saat memasuki kehamilan trimester ketiga.

Memang memakan sedikit durian di tengah kehamilan itu adalah hal yang diperbolehkan, dengan catatan kehamilan Mama berjalan dengan baik dan tidak ada riwayat medis yang membahayakan ibu hamil dan janin.

5. Olahraga berat

5. Olahraga berat
healthylnb.com

Olahraga memang menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan termasuk saat hamil. Namun Mama tidak dianjurkan untuk melakukan olahraga yang berat saat hamil, tak terkecuali saat memasuki trimester ketiga.

Mama hanya perlu melakukan olahraga ringan secara rutin seperti berjalan atau berenang demi kesehatan janin yang dikandung.

6. Berendam air hangat

6. Berendam air hangat
huggies.com

Sampai kehamilan memasuki trimester ketiga, Mama memang tidak disarankan untuk berendam menggunakan air hangat. Sebab berendam menggunakan air hangat dapat meningkatkan risiko alami penurunan tekanan darah.

Ini bisa menyebabkan kurangnya asupan oksigen dan nutrisi kepada janin sehingga risiko untuk alami keguguran bisa saja dialami. Jadi jangan berendam air hangat ya, Ma.

Nah, itulah enam hal yang harus dihindari saat kehamilan trimester ketiga. Mama harus tetap menjaga kesehatan dengan baik agar janin yang dikandung dapat lahir dengan kondisi sehat. Nggak sabar untuk melihat lahirnya si Kecil kan, Ma?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.