Begini Alasan Kenapa Janin Suka Menendang di Dalam Kandungan

Ternyata bisa melatih otot bayi di kandungan nih, Ma!

5 Mei 2021

Begini Alasan Kenapa Janin Suka Menendang Dalam Kandungan
Pexels/Amina Filkins

Ibu hamil merasakan bayi menendang merupakan situasi yang normal, bahkan banyak perempuan yang merasa bahagia saat merespons tendangan janin di dalam kandungan dan langsung mengajaknya berbincang.

Janin yang menendang dalam kandungan memang merupakan tonggak penting. Hal ini dikarena ikatan emosional pertama yang terjadi antara Mama dan si Kecil yang belum bertemu langsung.

Intinya, gerakan janin di dalam perut merupakan pertemuan penting pertama antara orangtua dan anak.

Menurut penelitian baru-baru ini dari Trusted Sourcein Scientific Reports menemukan bahwa menendang dapat membantu janin di dalam kandungan "memetakan" tubuhnya sekaligus menjelajahi lingkungan yang ada di sekitarnya.

Untuk lebih jelasnya, Mama perlu memahami mengapa alasan janin suka menendang di dalam kandungan. Berikut informasinya sudah Popmama.com rangkum untuk Mama.

Editors' Picks

1. Ada gelombang otak yang dihasilkan janin di dalam kandungan ketika menendang

1. Ada gelombang otak dihasilkan janin dalam kandungan ketika menendang
Freepik

Para peneliti dari Trusted Sourcein Scientific Reports mengamati bahwa ada gelombang otak yang dihasilkan janin di dalam kandungan saat mereka menendang selama tidur Rapid Eye Movement (REM).

Saat janin menggerakkan tangan kanannya, misalnya saja ia menghasilkan gelombang otak dengan segera setelahnya tepat di bagian belahan otak kiri. Dengan begitu, ia akan memproses sentuhan untuk tangan kanan.

Tendangan bayi pada trimester ketiga pun membantu janin di dalam kandungan mengembangkan area otak yang terkait dengan masukan sensorik.

Menurut para ilmuwan, tendangan tersebut juga berguna untuk membantu janin di dalam perut mampu membentuk kesadaran akan tubuh mereka sendiri.

2. Mengapa janin di dalam kandungan senang menendang?

2. Mengapa janin dalam kandungan senang menendang
Pexels/andre-furtado

Saat si Kecil tumbuh di dalam perut, mereka pun secara bertahap menambahkan lebih banyak gerakan. Secara umum, janin akan bergerak ketika sedang cegukan, menggerakan tangan dan kaki, mengalami peregangan, menguap atau momen saat mengisap jempol. 

Namun, ibu hamil terkadang tidak akan merasakan semua gerakan tersebut kecuali gerakannya memang lebih aktif seperti tendangan dan pukulan.

Gerakan awal janin di dalam kandungan memang cenderung refleks, kemudian selanjutnya otak mulai mengendalikan seberapa banyak dan kapan janin di dalam kandungan bergerak serta menendang.

Janin yang menendang memiliki beberapa tujuan salah satunya, yakni berusaha melatih otot dan tungkai melalui sebuah gerakan. Perlu diketahui bahwa gerakan tersebut sangat penting untuk tulang dan persendiannya.

Kurangnya pergerakan janin di dalam kandyngan bisa memicu berbagai gangguan bawaan, seperti persendian yang memendek dan tulang tipis yang cukup rentan terjadi patah tulang.

3. Perhatikan hal ini saat janin di dalam kandungan mulai menendang

3. Perhatikan hal ini saat janin dalam kandungan mulai menendang
Freepik/valuavitaly

Menurut komunitas medis, sebenarnya janin di dalam kandungan sudah memulai gerakan sporadis pada usia kandungan 7, 9 atau 10 minggu.

Namun, Mama baru bisa merasakan tendangan janin sejak usia kandungan 12 atau 15 minggu. Terutama saat otak berkembang, maka janin akan mulai menendang dan merespons aktivitas otaknya sendiri. Ia pun akan peka terhadap perubahan gerakan sang Mama, suara, suhu serta rangsangan lainnya.

Gerakan atau tendangan janin dalam kandungan menandakan bahwa kualitas hidupnya semakin berkembang.

Mama perlu memahami dan perhatikan frekuensi janin di dalam kandungan ketika menendang. Hal ini dikarenakan dalam beberapa kasus bayi yang meninggal dalam kandungan biasanya datang dari penurunan pergerakan atau tendangan bayi.

Salah satu sistem hitungan tendangan yang umum digunakan menyarankan bahwa Mama harus merasakan setidaknya 10 gerakan setiap 2 jam.

Hal ini dikarenakan semua janin yang sehat pasti bergerak, meskipun dalam beberapa kasus Mama dari janin yang sehat tidak sering merasakan tendangan dari si Kecil dalam kandungan.

Jika gerakan atau tendangan janin berkurang secara signifikan, orangtua harus memberi tahu dokter kandungan untuk langkah lebih lanjut.

Wah, ternyata bayi di dalam kandungan yang menendang sekaligus melatih otot si bayi juga ya, Ma.

Semoga informasi alasan janin suka menendang di dalam kandungan ini bermanfaat dan Mama semakin aware dengan kondisi hamil tua yang sebentar lagi menunggu proses persalinan. Semoga sehat selalu ya, Ma.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.