6 Perubahan Kulit dan Rambut selama Menjalani Masa Kehamilan

Perubahan kulit dan rambut wajar terjadi selama hamil kok, Ma!

5 Mei 2021

6 Perubahan Kulit Rambut selama Menjalani Masa Kehamilan
Freepik/pch.vector

Saat Mama tengah hamil 7 bulan bahkan menuju momen-momen persalinan, mungkin akan sangat menyenangkan saat menikmati penantian saat si Kecil lahir.

Seiring berjalannya watu, perubahan hormon, emosi serta perasaan Mama akan naik turun menjelang persalinan. Ternyata perubahan itu juga yang dialami oleh kulit dan rambut. 

Mungkin yang paling terkenal, yakni munculnya stretch mark saat hamil, lalu payudara yang mungkin membesar atau terdapat ruam dan lebam di bagian kaki.

Beberapa perubahan ini terjadi selama kehamilan, apa saja? Berikut Popmama.com rangkum informasinya dari The Healthy.

1. Rambut akan lebih menebal dan berkilau

1. Rambut akan lebih menebal berkilau
Pexels/Вальдемар

Mama mungkin akan memantau bahwa rambut terlihat lebih tebal dan lebih berkilau daripada sebelum hamil.

Menurut Dendy Engelman, seorang dokter dermatologi dari Manhattan menjelaskan bahwa hal tersebut berkat hormon kehamilan yang memperlambat laju kerontokan rambut. Dengan begitu bisa membuat rambut tampak lebih tebal.

Sebanyak 95 persen rambut bisa tumbuh selama kehamilan, tetapi setelah melahirkan akan mengalami kerontokan pada rambut.

Cobalah selama hamil untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C atau campuran asam amino. Kandungan tersebut bisa membantu rambut menjadi lebih kuat, lebih sehat dan lebih cerah.

2. Tumbuh rambut pada bagian tubuh lainnya

2. Tumbuh rambut bagian tubuh lainnya
Freepik/cookie_studio

Beberapa rambut juga akan tumbuh di tempat yang tidak diinginkan lho, Ma.

Jika Mama perhatikan, rambut akan tumbuh di area seperti perut, wajah, puting atau bagian lainnya.

Usahakan jangan buru-buru di wax atau dicukur karena pertumbuhan rambut ekstra ini hanya sementara saja dan akan berkurang sekitar enam bulan usai melahirkan.

Editors' Picks

3. Muncul bintik hitam di area wajah

3. Muncul bintik hitam area wajah
Pexels/sam-lion

Bintik hitam ini biasanya akan ditandai dengan bercak kulit berwarna gelap di area dahi, bibir atas dan sekitar pipi. Kondisi ini akan muncul ketika peningkatan kadar estrogen merangsang produksi melanin berlebih dan memengaruhi sebanyak 75 persen perempuan saat sedang hamil.

“Ini sangat umum terjadi pada mereka yang memiliki warna kulit lebih gelap atau bahkan berwarna sawo matang," jelas Dendy Engelman.

Hal ini dikarenakan banyak bahan pencerah kulit yang tidak disarankan untuk digunakan saat hamil atau menyusui, tidak banyak yang dapat Mama lakukan untuk mengatasi kondisi ini saat hamil.

Meskipun tidak ada cara untuk sepenuhnya mencegahnya, kabar baiknya yakni perubahan warna ini sering sekali bersifat sementara dan memudar setelah melahirkan.

4. Garis aneh di tengah perut

4. Garis aneh tengah perut
Pexels/João Paulo de Souza Oliveira

Garis yang muncul di tengah perut ini disebut sebagai linea nigra. Garis linea nigra biasanya muncul di bulan kelima kehamilan. 

Garis vertikal gelap ini yang akan terjadi pada sekitar 75 persen perempuan hamil. Jika diperhatikan, garis tersebut membentang dari pusar ke daerah kemaluan atau vagina.

Ketika produksi melanin meningkat selama kehamilan, kulit di area ini menjadi gelap. Biasanya ini akan terjadi selama trimester kedua akhir hingga awal trimester ketiga.

Jika tidak memudar sepenuhnya, Mama dapat menggunakan krim pencerah kulit dengan hydroquinone setelah tidak lagi hamil atau usai menyusui.

5. Munculnya jerawat saat masa kehamilan

5. Muncul jerawat saat masa kehamilan
Pixabay/jmexclusives

Sayangnya bagi sebagian orang, perubahan hormon bisa menyebabkan kulit memproduksi lebih banyak minyak. Ini pun bisa menyebabkan pori-pori tersumbat dan berjerawat.

Beberapa perempuan mengalami jerawat sejak bulan pertama kehamilan dan dapat terus bertambah, bahkan setelah melahirkan. Cara terbaik untuk membuat kulit bersih tidak peduli pada tahap kehamilan adalah dengan menjaga rutinitas perawatan kulit yang baik.

Bersihkan kulit dua kali sehari dan gunakan produk yang bebas minyak, nonkomedogenik (tidak menyumbat pori-pori), dan non-acnegenic.

Hindari juga bahan umum yang dapat melawan jerawat seperti benzoil peroksida dan asam salisilat sampai tidak lagi hamil atau menyusui.

Jika jerawat adalah masalah utama saat hamil, tanyakan kepada dokter tentang pilihan perawatan yang aman untuk kehamilan.

6. Adanya stretch mark

6. Ada stretch mark
Freepik/Yanadjana

Garis berbentuk tidak beraturan ini memengaruhi 50 hingga 90 persen dari semua perempuan atau ibu hamil, tetapi lebih sering terjadi selama kehamilan.

Hal ini terjadi ketika tubuh perempuan membesar lebih cepat daripada yang mampu diimbangi oleh kulit.

Tanda ini mungkin tampak berwarna merah, coklat, atau ungu, dan terlihat terutama di perut, payudara, paha dan sekitar pantat.

Nah, itu tadi beberapa perubahan yang terjadi pada masa kehamilan, beberapa perubahan ini melibatkan rambut dan kulit Mama selama hamil.

Jika sudah menggangu, alangkah baiknya untuk lakukan pemeriksaan dan meminta saran dokter. Karena pada masa ini, harus cermat memilih bahan yang aman untuk ibu hamil.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.