Sering Dirayakan, Ini Arti dan Sejarah Baby Shower?

Apakah benar perayaan menyambut kelahiran ini berasal dari Amerika Serikat?

24 Oktober 2020

Sering Dirayakan, Ini Arti Sejarah Baby Shower
https://images.ctfassets.net/9l3tjzgyn9gr/4PedtWApsqAvZOIoWyVyg5/f0daf2238ea8b678248f33e26d154067/zoom-baby-shower-games-featured.jpg?w=1800&q=50&fm=jpg&fl=progressive

Beberapa tahun terakhir, perayaan baby shower cukup populer di Indonesia, khususnya bagi Mama milenial. Saat merayakan baby shower, Mama akan mendapatkan banyak hadiah untuk menyambut kelahiran bayi. Perayaannya pun sering dilakukan di restoran, hotel, maupun rumah dengan mengundang keluarga dan sahabat. 

Lantas, bagaimana arti dan sejarah perayaan baby shower? Apakah benar perayaan menyambut kelahiran ini berasal dari Amerika Serikat? Berikut Popmama.com akan menjelaskan secara detail kepada Mama.

Arti Baby Shower

Arti Baby Shower
Freepik/Rawpixel.com

Seperti makna kata shower yang berarti dihujani, maka baby shower artinya calon mama dihujani dengan hadiah dan perhatian dari keluarga dan sahabat untuk menyambut kelahiran si Kecil. 

Namun, ada juga yang mengartikan shower menjadi payung karena perayaan baby showerdi negara lain khususnya Amerika Serikat sering dilakukan di luar ruangan pada siang hari. Sehingga para tamu akan menggunakan payung untuk melindungi diri dari terik matahari. 

Meskipun demikian, perayaan baby shower berbeda dengan syukuran tujuh bulanan pada adat Jawa maupun Sunda. Tujuannya memang sama yakni mensyukuri kehadiran calon bayi dari keluarga dan sahabat. Namun pada umumnya para tamu tidak memberikan kado atau hadiah kepada Mama saat mengadakan syukuran tujuh bulanan. 

Umumnya, Mama di Indonesia mengadakan perayaan tujuh bulanan digabung dengan baby showersecara bersamaan untuk menghemat biaya. Namun, ada pula yang merayakannya dalam waktu yang berbeda. 

Editors' Picks

Baby Shower pada Abad Pertengahan

Baby Shower Abad Pertengahan
Pixabay/white77

Belum ada yang bisa menjelaskan sejak kapan perayaanbaby showerdilakukan. Namun, perayaan serupa dengan memberi hadiah kepada calon mama telah dilakukan sejak abad pertengahan. Bedanya, kala itu, belum ada penyebutan istilah baby shower. 

Saat abad pertengahan, kelahiran bayi dirayakan dengan upacara pembaptisan dengan memberikan hadiah khusus kepada bayi. Artinya bayi bisa mendapat hadiah dari orangtua kandung dan orangtua baptis. 

Baby Shower setelah Perang Dunia II

Baby Shower setelah Perang Dunia II
Pixabay/themarketingshoppe

Setelah perang dunia II, baby shower mulai populer di kalangan negara barat. Perayaan baby shower umumnya dilakukan setelah bayi dilahirkan dengan memberikan hadiah kepada Mama. Mama akan duduk di kursi utama dengan dihujani hadiah dari keluarga dan sahabat. Hadiah tersebut diharapkan dapat meringankan beban keuangan keluarga setelah melahirkan si Kecil. 

Semakin Populer pada Abad Ke-21

Semakin Populer Abad Ke-21
https://images-na.ssl-images-amazon.com/images/I/712y0-iDMOL._AC_SL1433_.jpg

Perayaan baby shower terus populer hingga abad ke-21. Namun, kali ini, perayaannya tidak dilakukan pasca melahirkan, namun sebelum si Kecil lahir. Tamunya pun tak dibatasi, laki-laki dan perempuan bisa hadir sesuai keinginan mama. Tentunya tradisi memberikan hadiah tetap dilakukan. Calon mama biasanya juga mengadakan permainan-permainan untuk membuat perayaan lebih meriah. 

Itulah arti dan sejarah perayaan baby shower yang sering dirayakan. Baby shower memang perayaan untuk mensyukuri kehadiran si Kecil, namun tidak wajib dilakukan. Kebahagiaan mama menyambut kelahiran bayi juga dapat dilakukan dengan memberikan asupan nutrisi yang cukup untuk tumbuh kembangnya dalam kandungan. 

Baca juga :

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.