Patut Dicoba, Ini 4 Cara Alami untuk Mewarnai Rambut saat Hamil

Yuk, coba cara alami ini untuk mewarnai rambut Mama

27 Mei 2020

Patut Dicoba, Ini 4 Cara Alami Mewarnai Rambut saat Hamil
Freepik

Sebagian besar wanita pernah mewarnai rambut, mungkin termasuk Mama. Ketika hamil, rambut menjadi lebih tebal dan berkilau. Namun, ada kalanya Mama ingin mengubah penampilan. Salah satu caranya adalah dengan mewarnai rambut. Apakah aman mewarnai rambut ketika Mama sedang mengandung?

Banyak dokter kandungan yang menyarankan untuk menghindari pewarnaan rambut, karena khawatir dengan bahan kimia yang terdapat di dalam pewarna rambut.

Berikut ini Popmama.com akan mengulas soal pewarnaan rambut dan cara alami yang aman untuk mewarnai rambut saat hamil. Apa saja ya?

Apakah Aman untuk Mewarnai Rambut saat Hamil?

Apakah Aman Mewarnai Rambut saat Hamil
Pixabay/Artursfoto

Tidak ada penelitian yang menunjukkan bahwa penggunaan pewarna rambut selama kehamilan menyebabkan cacat lahir atau keguguran. Dan juga sebaliknya, tidak ada data soal keamanan penggunaan pewarna rambut saat kehamilan.

Banyak bahan kimia digunakan dalam pewarna rambut dan sebagian besar dianggap karsinogenik. Ini menjadi alasan baik untuk menghindari pewarna rambut kimia selama kehamilan dan bahkan sesudah melahirkan.

Sebuah laporan National Cancer Institute 1994 menemukan bahwa wanita yang menggunakan pewarna rambut gelap selama 20 tahun atau lebih berisiko lebih tinggi terkena kanker seperti limfoma dan multiple myeloma.

Sebuah studi International Journal of Cancer tahun 2001 menemukan bahwa orang yang menggunakan pewarna rambut permanen dua kali lebih mungkin terkena kanker kandung kemih dibandingkan mereka yang tidak menggunakan pewarna rambut. Mereka juga menemukan bahwa penata rambut lima kali lebih mungkin terkena kanker kandung kemih daripada mereka yang tidak terpapar pewarna rambut.

Tentu saja, ada sejumlah penelitian lain yang tidak menemukan hubungan antara pewarna rambut dan kanker. National Cancer Institute menyatakan bahwa bukti yang menghubungkan pewarna rambut dan kanker, masih terbatas dan saling bertentangan.

Jika Mama khawatir untuk mewarnai rambut saat hamil, Mama bisa mewarnai rambut secara alami. Berikut 4 cara alami yang dapat dicoba:

Editors' Picks

1. Mendapatkan warna gelap

1. Mendapatkan warna gelap
Freepik

Henna, pewarna alami berbahan dasar tanaman pacar. Ini merupakan bahan yang sama yang biasa digunakan untuk tato tangan. Warna yang dihasilkan henna ini terbatas pada warna coklat dan merah saja, tergantung pada warna asli rambut Mama.  

Jika Mama mencari warna rambut yang sangat gelap, Mama dapat menggunakan henna indigo. Indigo, bahan alami yang juga berasal dari tanaman, merupakan pewarna biru gelap. Indigo sejak lama digunakan untuk pewarnaan tekstil dan rambut.

Indigo digunakan setelah Mama mendapatkan warna coklat kemerahan dari henna. Barulah akhirnya Mama mendapatkan warna hitam yang diinginkan.

Bubuk sekam kenari hitam yang direndam dalam air panas juga dapat digunakan sebagai pewarna rambut gelap. Semakin banyak bubuk yang Mama gunakan semakin gelap warnanya.

Cara lainnya adalah dengan membilas rambut dengan menggunakan teh hitam atau kopi. Ini juga dapat digunakan untuk menggelapkan rambut yang berwarna agak terang.

2. Pewarna alami untuk mendapatkan rambut terang

2. Pewarna alami mendapatkan rambut terang
Freepik

Jus lemon yang disemprotkan atau dituangkan ke rambut dan dikeringkan dengan bantuan sinar matahari dapat membuat warna rambut mama menjadi lebih terang. Sebelum Mama berjemur di bawah sinar matahari, pastikan Mama menggunakan tabir surya. Jangan lupa minum banyak cairan agar tidak dehidrasi ya, Ma.

Chamomile, calendula, atau akar rhubarb juga dapat membuat warna rambut menjadi lebih terang.

3. Pewarna untuk rambut merah

3. Pewarna rambut merah
Freepik/Bearfotos

Henna adalah pilihan bagus untuk warna kemerahan pada rambut hitam. Jus tomat dapat digunakan sebagai pewarna. Bilas rambut dengan jus tomat dan biarkan selama 30 menit, kemudian bersihkan.  

Ingin mencoba cara lain? Bunga kembang sepatu dan bunga calendula yang dicampur dalam teh juga bisa menambah warna merah pada rambut.

Untuk mendapatkan warna merah keunguan, Mama dapat mencobanya dengan bit atau bubuk akar bit.

4. Menutupi uban

4. Menutupi uban
Pixabay/LisaRedfern

Keunggulan dari pewarna rambut alami ini adalah tidak merusak rambut sehingga Mama dapat menggunakannya berkali-kali. Termasuk untuk menutupi uban.

Mama dapat menggunakan sampo kering untuk menutupi uban dan Chamomile atau calendula untuk membuat rambut menjadi lebih cerah.

Itulah empat cara alami untuk mewarnai rambut selama hamil. Meskipun perawatan pewarnaan rambut alami baik untuk Mama selama hamil, pewarna ini tidak tahan lama. Jika Mama menginginkan rambut yang bebas dari bahan kimia yang berpotensi beracun dan tidak membutuhkan banyak perawatan, inilah saatnya menerima warna rambut Mama apa adanya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.