Genangan Darah di Plasenta saat Hamil Tua, Apakah Berbahaya?

Genangan darah sering ditemukan di trimester ketiga, kira-kira apa penyebabnya?

23 Oktober 2021

Genangan Darah Plasenta saat Hamil Tua, Apakah Berbahaya
freepik.com/wavebreakmedia

Saat hamil, Mama akan mengalami banyak perubahan selama sembilan bulan mulai dari perubahan hormon, perubahan bentuk tubuh dan emosi.

Tidak jarang, ibu yang sedang hamil sering khawatir terkait perkembangan janinnya di dalam kandungan. Apalagi semua ibu hamil menginginkan yang terbaik untuk kesehatan si Kecil hingga proses persalinan nanti. 

Saat Mama melakukan pemeriksaan rutin, dokter menemukan kolam darah di permukaan atau tepatnya dalam plasenta. Kondisi ini dikenal juga dengan sebutan placental lake. Apakah genangan darah ini bisa membahayakan janin dan ibu hamil?

Simak ulasan Popmama.com kali ini mengenai placental lake, komplikasi serta penanganannya ya, Ma!

Apa itu Placental Lake?

Apa itu Placental Lake
Pixabay/medical prudens

Sebagai indikasi dari namanya, placental lake mengacu pada kolam atau genangan darah yang dapat ditemukan di permukaan plasenta maupun di dalamnya. Ini dapat diketahui dengan bantuan USG yang membantu mendeteksi lokasinya.

Selama proses pemindaian, kolam darah tidak terlihat sebagai darah tetapi sebagai massa hitam besar di bagian depan serviks rahim yang berada di atas tempat janin berada.

Pada beberapa ibu hamil, hal ini dapat diketahui pada trimester terakhir atau pada waktu-waktu sebelumnya juga. Setelah terdeteksi placental lake, biasanya ibu hamil menjadi panik atau khawatir.

Editors' Picks

Apakah Placental Lake Perlu Dikhawatirkan?

Apakah Placental Lake Perlu Dikhawatirkan
Freepik/pressfoto

Placental lake atau kolam darah di dalam atau di luar plasenta dapat dideteksi dengan USG. Perlu dipahami bahwa kondisi ini bisa menjadi bintik hitam besar di plasenta, bahkan dapat lebih dalam. Karena itu, kondisi ini disebut juga dengan bintik hitam atau genangan darah.

Berikut beberapa hal yang perlu Mama ketahui mengenai placental lake:

  • Hampir semua ibu hamil mengalami placental lake pada akhir kehamilan.
  • Ibu hamil yang memiliki plasenta lebih tebal memiliki placental lake lebih banyak.
  • Placental lake biasanya tidak perlu dikhawatirkan tetapi ini dapat memengaruhi ukuran janin. Jika ini terdeteksi di trimester kedua, dokter akan melakukan pemeriksaan ketat untuk memastikan berat bayi normal.  
  • Risiko lain yang perlu diperhatikan adalah bintik-bintik atau placental lake lebih besar dari biasanya dan menempati lebih dari 10-15 persen ruang di dalam plasenta.
  • Meski jarang terjadi, ibu hamil berisiko memiliki plasenta akreta yang disebabkan oleh beberapa placental lake berukuran besar.

Masalah ini muncul terutama pada ibu hamil yang memiliki riwayat medis operasi di rahim atau yang memiliki plasenta di dekat serviks.

Hal ini sering disalahpahami oleh ibu hamil bahwa mengalami placental lake berarti mereka akan mengeluarkan banyak darah saat bersalinan. Ini tidak benar ya, Ma.

Apa Penyebab Placental Lake?

Apa Penyebab Placental Lake
Freepik/serhii_bobyk

Meski ilmu kedokteran semakin maju, namun penyebab pasti di balik terjadinya placental lake masih menjadi misteri.

Karena tidak diketahui penyebabnya secara pasti, tidak banyak yang bisa dilakukan untuk mencegahnya. Ada yang berpendapat bahwa placental lake merupakan hasil dari perubahan gaya hidup, alkohol atau kebiasaan merokok. Ini juga tidak benar ya, Ma.

Satu-satunya cara untuk mendeteksi placental lake adalah dengan USG dan mencari konsultasi medis pada waktu yang tepat.

Apakah Placental Lake Menyebabkan Komplikasi Kesehatan?

Apakah Placental Lake Menyebabkan Komplikasi Kesehatan
freepik.com/biancoblue

Placental lake atau bintik hitam di plasenta sendiri tidak menjadi komplikasi yang menyebabkan Mama mengalami preeklampsia atau bahkan persalinan prematur.

Namun jika terjadi di awal kehamilan, maka dapat menyebabkan pertambahan berat badan janin terhambat. Karena itu, Mama harus rutin memeriksakan kandungan ke dokter. Sehingga bila ditemukan adanya placental lakedi awal kehamilan, dokter dapat memantau perkembangan berat badan janin.

Placental lake terdengar seperti istilah yang mengancam dan juga menyebabkan kekhawatiran. Namun kenyataannya tidak seperti yang dibayangkan, dokter bahkan seringkali tidak menyebutkan hal yang sama kecuali jika mereka merasa perlu.

Sebagian ibu hamil bahkan dapat memiliki lebih dari satu placental lake di akhir kehamilan dan tetap melahirkan bayi yang sehat.  

Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.