Ibu Hamil Tewas dengan Perut Robek, Ia Kenal Pelaku dari Grup Facebook

Ibu hamil tua ditemukan tewas dengan perut terkoyak dan bayinya dikeluarkan

17 Mei 2019

Ibu Hamil Tewas Perut Robek, Ia Kenal Pelaku dari Grup Facebook
Freepik

Keluarga Marlen Ochoa-Lopez percaya bahwa dia terpikat sampai mati oleh seorang wanita yang ditemuinya di sebuah kelompok ibu Facebook yang menjanjikan pakaian bayinya.

Seorang ibu hamil tua hilang beberapa waktu lalu, setelah dilakukan pencarian, perempuan yang hamil sembilan bulan tersebut ditemukan dalam keadaan tewas karena dicekik sampai mati pada hari Rabu di sebuah rumah di Chicago, dan bayinya dikeluarkan dari rahimnya setelah dia terbunuh, demikian dilaporkan laman People.

1. Nahas, ibu hamil meninggal dengan kondisi bayi yang dikeluarkan dari perutnya

1. Nahas, ibu hamil meninggal kondisi bayi dikeluarkan dari perutnya
Unsplash/Katelyn Barone

Dilansir dari Laman Parents, Marlen Ochoa-Lopez, 19, yang juga memakai nama belakang Ochoa-Uriostegui, telah hilang sejak 23 April, kata polisi.

Seorang juru bicara kepolisian Chicago mengatakan, "Pada hari kejadian, pihak berwenang menerima panggilan 911 dari seorang perempuan berusia 46 tahun yang mengatakan bahwa bayi laki-lakinya tidak bernapas."

Polisi bergegas mengambil tindakan untuk membantu korban. Ternyata itu adalah bayi Ochoa.

Diduga ibu hamil habis menemui perempuan yang ia kenal melalui Facebook di Mom Group.

Fox 32 melaporkan bahwa anggota keluarga mengatakan bayi itu, bernama Yavani Yadiel Lopez, yang menggunakan bantuan untuk bisa hidup di rumah sakit dan tidak memiliki fungsi otak yang baik, sementara juru bicara kepolisian menggambarkan kondisi bayi itu seperti telah menemui ajalnya.

2. Kondisi ibu hamil saat ditemukan masih dirahasiakan

Tubuh Ochoa Lopez ditemukan di blok tempat 911 datang, kata juru bicara itu. Sayangnya, ia tidak mau mengomentari keadaan yang mengarah pada penemuan mayat itu.

Juru bicara itu tidak mengomentari apakah perempuan berusia 46 tahun yang menelepon 911 saat ini sudah dalam tahanan.

Chicago Tribune sebelumnya melaporkan bahwa Ochoa-Lopez terakhir kali terlihat meninggalkan Latino Youth Alternative High School.

Dia menikah dan memiliki seorang putra berusia 3 tahun yang seharusnya dia jemput dari penitipan anak tepat pada hari dirinya menghilang.

Editors' Picks

3. Kasus ini resmi dinyatakan sebagai kasus pembunuhan

Kantor Pemeriksa Medis Cook County mengkonfirmasi kepada Laman People, bahwa kematian Ochoa-Lopez adalah pembunuhan, dan bahwa penyebab kematiannya adalah pencekikan ligatur.

4. Alasan sang ibu hamil membuat janji untuk bertemu dengan pelaku pembunuhan

4. Alasan sang ibu hamil membuat janji bertemu pelaku pembunuhan
Freepik

Pada konferensi pers hari Rabu, Cecilia Garcia, juru bicara keluarga, mengatakan kepada wartawan, Ochoa-Lopez mungkin tertarik datang ke rumah seorang perempuan yang ditemuinya melalui grup Facebook untuk ibu-ibu muda karena  ia mengatakan kepada Ochoa akan memberikan pakaian, menurut laporan The Washington Post.

“Dia memberikan pakaian, konon dengan dalih bahwa putrinya telah diberi pakaian dan mereka memiliki semua pakaian anak laki-laki tambahan ini. Itulah alasan palsu yang kami percaya kemudian menuntun [Ochoa-Lopez] ke rumah itu, "kata Garcia.

5. Suami Ochoa masih terpukul dengan kepergian istrinya

Suami Ochoa-Lopez, Giovanni Lopez, berbicara kepada wartawan dalam bahasa Spanyol dengan berlinangan air mata, lapor Fox 32.

“Saya sangat sakit, sangat sedih, amat sangat sedih. Saya tidak bisa lagi. Sangat menyakitkan kehilangan istri, perempuan yang paling dicintai. Ini menyakitkan," ungkap Lopez.

Setelah Ochoa-Lopez hilang dan tanggal kelahiran bayinya berlalu, Mamanya mengatakan pada konferensi pers memohon informasi bahwa putranya yang masih kecil tidak makan dan terus menanyakannya, dan bahwa keluarga harus mengambil foto dirinya.

Setelah mendalami kasus ini, selanjutnya tiga orang ditahan dan masih menunggu tuduhannya, kata juru bicara.

Baca juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;