Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Waspada! Ini Gejala Ibu Hamil Terkena Covid Cicada
Freepik/tirachardz
  • Varian Covid-19 Cicada (BA.3.2) pertama kali muncul di Afrika Selatan akhir 2024 dan kini telah menyebar ke lebih dari 23 negara, termasuk wilayah Amerika Serikat.

  • Ibu hamil tua rentan terhadap infeksi Covid Cicada karena sistem imun melemah.

  • Gejala awal Varian Covid-19 Cicada yang perlu diwaspadai seperti demam, batuk kering, pilek, dan kehilangan indera penciuman.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Varian Covid-19 terbaru bernama Cicada atau BA.3.2 kini menjadi sorotan para ahli kesehatan di berbagai penjuru dunia.

Varian ini pertama kali ditemukan di Afrika Selatan pada akhir 2024 dan sejak saat itu terus bergerak menyebar hingga tercatat hadir di lebih dari 23 negara dan ditemukan di berbagai wilayah Amerika Serikat. Luasnya persebaran inilah yang membuat kelompok rentan, terutama ibu hamil perlu meningkatkan kewaspadaan.

Bagi Mama yang sedang memasuki trimester ketiga, situasi ini tentu menjadi perhatian ekstra. Sistem imun yang mengalami penyesuaian selama kehamilan membuat tubuh lebih mudah terpapar virus dan lebih rentan mengalami gejala yang berkembang menjadi serius. Memahami tanda-tanda yang perlu diwaspadai menjadi langkah pertama yang paling penting untuk dilakukan.

Penasaran apa saja gejala Covid Cicada yang perlu Mama waspadai di trimester ketiga? Popmama.com telah merangkum informasi penting terkait beberapa gejala ibu hamil terkena Covid Cicada.

Yuk Ma, disimak!

Gejala Awal Covid Cicada yang Sering Diabaikan Ibu Hamil

Freepik/pvproductions

Gejala awal Covid Cicada pada ibu hamil sangat mudah disalahartikan sebagai keluhan kehamilan pada umumnya. Inilah yang sering membuat Mama terlambat menyadari bahwa tubuh sedang melawan infeksi. Padahal penanganan dini sangat menentukan kondisi Mama dan janin ke depannya.

Gejala yang paling umum muncul di tahap awal meliputi demam, rasa mudah lelah, dan batuk kering yang terasa mengganggu. Selain itu, Mama juga perlu mewaspadai gejala lain seperti hidung tersumbat, pilek, nyeri kepala, sakit tenggorokan, diare, hingga hilangnya kemampuan mencium bau dan merasakan makanan.

Gejala-gejala ini memang terkesan ringan dan kerap mirip dengan kondisi flu biasa atau kelelahan khas trimester ketiga. Namun justru kemiripan itulah yang berbahaya karena membuat Mama cenderung mengabaikannya.

Jika beberapa gejala ini muncul bersamaan, terutama disertai demam yang tidak kunjung turun, jangan tunda untuk segera menghubungi dokter kandungan.

Gejala Covid Cicada yang Perlu Segera Ditangani di Trimester Ketiga

Freepik/user15285612

Di trimester ketiga, tubuh sedang bekerja sangat keras untuk mempersiapkan kelahiran. Kondisi ini membuat gejala Covid Cicada yang awalnya terasa ringan bisa memburuk lebih cepat dan berpotensi membutuhkan penanganan medis segera.

Salah satu gejala yang paling perlu diwaspadai, yakni gangguan pernapasan. Covid Cicada dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menyerap oksigen secara optimal, padahal di trimester ketiga kebutuhan oksigen untuk tumbuh kembang janin sedang berada di puncaknya.

Sesak napas, rasa berat di dada, tubuh yang cepat lemas, dan detak jantung yang terasa tidak normal menjadi sinyal bahaya yang tidak boleh Mama abaikan.

Jika gejala-gejala ini mulai muncul dan terasa semakin berat, segera pergi ke fasilitas kesehatan terdekat tanpa menunggu lebih lama. Perlu diingat kalau kondisi ini memerlukan pemantauan medis secara langsung.

Gejala Covid Cicada yang Berdampak Langsung pada Kondisi Janin

Freepik/bearfotos

Gejala Covid Cicada yang tidak segera ditangani bukan hanya berdampak pada kondisi Mama, tetapi juga bisa memengaruhi kesehatan janin secara langsung. Di trimester ketiga, kepekaan Mama terhadap setiap perubahan yang dirasakan tubuh menjadi sangat penting.

Infeksi Covid-19 pada ibu hamil diketahui dapat memicu berbagai komplikasi yang berkaitan langsung dengan kondisi janin, mulai dari gawat janin, ketuban pecah dini, gangguan pertumbuhan janin, hingga risiko persalinan prematur yang meningkat secara signifikan.

Selain memantau gejala pada tubuh sendiri, Mama juga perlu memberikan perhatian khusus pada gerakan si kecil di dalam kandungan. Jika Mama merasakan gerakan janin tiba-tiba berkurang atau tidak terasa seperti biasanya, disertai kontraksi yang tidak wajar atau tanda-tanda persalinan yang datang terlalu dini, coba segera hubungi dokter kandungan tanpa menunda demi keselamatan diri sendiri dan si Kecil.

FAQ Covid Cicada di Trimester Ketiga

Apakah vaksin Covid-19 yang ada saat ini masih efektif melindungi ibu hamil dari varian Cicada?

Vaksin Covid-19 yang tersedia saat ini masih memberikan perlindungan terhadap gejala berat, meskipun respons imun terhadap varian Cicada BA.3.2 mungkin tidak sekuat terhadap varian sebelumnya karena perbedaan mutasi pada protein spike-nya.

Apakah metode persalinan perlu diubah jika Mama positif Covid Cicada menjelang waktu melahirkan?

Tidak selalu. Keputusan metode persalinan tetap didasarkan pada kondisi obstetri Mama, bukan semata-mata karena diagnosis Covid-19.

Apakah Mama yang positif Covid Cicada tetap bisa menyusui bayi setelah melahirkan?

Berdasarkan penelitian yang ada, virus Covid-19 tidak terdeteksi dalam ASI  sehingga menyusui pada dasarnya tidak dikontraindikasikan.

Editorial Team