Hal-Hal yang Perlu Diketahui tentang Trimester Ketiga Kehamilan

Trimester ketiga kehamilan merupakan akhir dari masa kehamilan

18 Juni 2022

Hal-Hal Perlu Diketahui tentang Trimester Ketiga Kehamilan
Freepik/gpointstudio

Setelah melewati masa trimester pertama dan trimester kedua, kini Mama telah memasuki masa akhir kehamilan, yaitu trimester ketiga.

Trimester ketiga dimulai dari minggu ke-28 dan berlangsung hingga sekitar minggu ke-40 kehamilan. Secara total, trimester ketiga ini akan berlangsung selama sekitar 13 minggu.

Meskipun ini adalah masa terakhir kehamilan dan tidak lama lagi Mama akan segera melahirkan, akan tetap ada gejala-gejala dan hal-hal yang perlu Mama perhatikan di trimester ketiga ini.

Nah, kali iniPopmama.comtelah rangkum dari berbagai sumber mengenai hal-hal yang perlu diketahui tentang trimester ketiga kehamilan. Disimak, ya, Ma!

Editors' Picks

Gejala yang Dirasakan saat Trimester Ketiga

Gejala Dirasakan saat Trimester Ketiga
Freepik/Dragana_Gordic

Gejala umum yang dapat Mama rasakan di trimester ketiga, yaitu:

  • Mual dan Sakit Kepala

Perasaan mual akan terus bertahan hingga Mama melahirkan dan ini adalah hal yang wajar.

Sedangkan sakit kepala yang Mama rasakan bisa terjadi karena perubahan hormon, kurang tidur, dan terlalu lama berdiri atau terlalu lama berbaring. Cobalah untuk tetap mengatur pola makan, olahraga teratur, istirahat yang cukup, dan hindari stres berlebih.

  • Diare

Diare pada ibu hamil di trimester ketiga bisa menjadi salah satu tanda waktu persalinan akan segera tiba. Saat tubuh mama bersiap untuk melahirkan, beberapa otot dalam tubuh, termasuk rektum (saluran antara usus besar dan anus) mengalami pengenduran. Hal ini lah yang menyebabkan ibu hamil mengalami diare.

  • Nyeri Selangkangan

Di trimester ketiga, nyeri pada selangkangan atau yang disebut dengan istilah lightning crotcht ini merupakan hal yang umum terjadi.

Nyeri selangkangan di trimester ketiga dapat disebabkan karena adanya pelepasan hormon relaksin yang mengakibatkan pelunakan dan perenggangan tulang panggul.

Tak hanya itu, kepala janin yang sudah mulai memasuki jalan lahir menyebabkan tekanan pada sambungan tulang yang menimbulkan rasa sakit pada selangkangan.

  • Varises

Varises atau kondisi ketika vena menonjol ini merupakan salah satu gejala yang dapat dialami di trimester ketiga.

Varises pada ibu hamil biasanya terjadi di kaki, area vagina, serta di area bokong dan anus. Namun, tidak perlu khawatir, varises ini dapat menghilang setelah persalinan.

  • Braxton Hicks

Braxton hicks adalah kontraksi yang umum dialami ibu hamil sebelum melahirkan. Kontraksi ini biasanya muncul secara tidak teratur dan nyeri yang dialami timbul dan hilang sendirinya.

Kegiatan yang Disaranakan untuk Dilakukan di Trimester Ketiga

Kegiatan Disaranakan Dilakukan Trimester Ketiga
Shutterstcok/Tekkol
  • Melakukan Pemeriksaan secara Rutin

Memeriksakan kandungan secara rutin dapat membantu Mama mengetahui kondisi bayi yang ada dalam kandungan. Hal ini juga dilakukan untuk memastikan bahwa kehamilan mama berjalan dengan baik.

  • Menghitung Jumlah Tendangan Bayi

Mulai sekitar minggu ke-28, Mama disarankan menghitung tendangan bayi secara teratur dan mencatat setiap perubahan aktivitas, terutama selama bulan ke-9.

Jika Mama menemukan perubahan dalam pola tendangan bayi, Mama bisa membicarakannya ke dokter.

  • Mengikuti Kelas Prenatal

Tak ada salahnya untuk Mama mencoba untuk mengikuti kelas prenatal. Kelas prenatal ini dapat membantu Mama mempersiapkan kelahiran dengan baik.

Kelas ini juga dapat membantu Mama menambah pengetahuan tentang masalah kehamilan sehingga Mama dapat terhindar dari risiko komplikasi selama kehamilan dan persalinan.

  • Mempersiapkan Keperluan Persalinan

Meskipun belum mengetahui pasti waktu akan dilakukannya persalinan, Mama disarankan mempersiapkan hal-hal keperluan yang akan dibawa saat persalinan nanti.

Mama bisa menyiapkan baju-baju atau kebutuhan-kebutuhan lain yang akan dibawa ke rumah sakit. Jadi ketika waktu melahirkan sudah tiba, Mama tidak perlu lagi pusing untuk mengemas barang.

  • Mempersiapkan Kebutuhan Bayi setelah Lahir

Sebelum waktu persalinan, Mama bisa mempersiapkan segala kebutuhan bayi, seperti baju, selimut, perlengkapan, dan keperluan lainnya yang akan digunakan oleh si kecil.

Hal-Hal yang Harus Dihindari di Trimester Ketiga Kehamilan

Hal-Hal Harus Dihindari Trimester Ketiga Kehamilan
Freepik.com/bearfotos

Beberapa hal yang perlu Mama hindari di trimester ketiga ini adalah:

  • Berpergian Jauh

Ada baiknya Mama menghindari bepergian dengan jarak jauh, terutama ketika waktu melahirkan sudah dekat.

Namun, jika Mama diharuskan untuk berpergian jauh, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter dan persiapkan hal-hal yang dapat membuat Mama nyaman selama di perjalanan.

  • Berbaring Telentang

Berbaring atau tidur telentang dapat menekan vena yang membawa darah dari tubuh bagian bawah ke jantung. Hal ini kemudian dapat menyebabkan Mama merasa mual dan sesak napas.

  • Mengonsumsi Makanan Mentah

Makanan mentah dan setengah matang (terutama unggas, telur, daging, atau ikan) dapat menjadi sarang bakteri penyebab infeksi. 

Di trimester ketiga, sebisa mungkin Mama harus menghindari mengonsumsi makanan mentah.

  • Mengonsumi Susu yang Tidak dipasteurisasi

Susu yang belum dipasteurisasi (proses pemanasan makanan untuk membunuh bakteri) banyak mengandung bakteri, virus, dan parasit. Hal ini tentu saja dapat membahayakan Mama dan janin dalam kandungan.

Itulah hal-hal yang perlu diketahui tentang trimester ketiga kehamilan. Semoga dapat menambah wawasan Mama ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk