TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Penyebab Diet Sering Gagal dan Berat Badan Susah Turun

Banyak yang gagal saat berusaha menurunkan berat badan

Freepik/user18526052

Salah satu indikator tubuh yang sehat adalah proporsi tubuh yang ideal, tidak terlalu kurus dan tidak juga terlalu gemuk.

Sehingga, seseorang yang memiliki bobot tubuh berlebih dari batas normal perlu menurunkan hingga ke batas angka normal.

Namun, kenyataannya menurunkan berat badan tidak semudah yang dibayangkan. Banyak orang yang pada akhirnya gagal dalam menjalankan diet penurunan berat badan.

Penyebab diet penurunan berat badan terasa sulit dan sering gagal biasanya sama antara satu orang dengan orang lainnya.

Sebab, penyebabnya adalah kebiasaan dan pola yang salah terhadap diet itu sendiri. Ada beberapa kebiasaan dan pola yang salah dalam menjalani program penurunan berat badan.

Kali ini Popmama.com ingin memberikan informasi yang menjadi penyebab diet sering gagal dan berat badan susah turun. Ikuti informasi berikut ini ya.

1. Menginginkan hasil dengan cepat

Freepik/Atlascompany

Banyak yang merasa sulit menurunkan berat badan karena angka timbangan yang tak kunjung mengalami penurunan.

Banyak yang menginginkan berat badan turun dalam waktu yang singkat. Apalagi melihat iklan-iklan obat penurun berat badan yang menjanjikan hasil cepat.

Angka timbangan yang tak kunjung turun bukan karena tubuh tidak berprogres. Melainkan tubuh membutuhkan waktu untuk bisa membakar lemak. Sebab setiap orang memiliki metabolisme tubuh yang berbeda.

2. Mematok angka tertentu pada timbangan

Freepik/jcomp

Kesalahan yang menyebabkan program diet menurunkan berat badan terasa sulit biasanya dikarenakan angka yang menjadi target utama.

Kita cenderung melihat angka yang ditargetkan dibandingkan proses yang sudah dilalui dan progres tubuh terhadap pola makan dan pola hidup yang sudah dijalani.

Cobalah untuk tidak menjadikan angka sebagai patokan utama. Sebab, menjadikan angka sebagai tujuan akan membuat kita menjadi stres dan sulit menjalani diet penurunan berat badan ini.

3. Tidak memiliki orang yang mendukung

Freepik/gpointstudio

Penyebab lain yang membuat diet menurunkan berat badan menjadi terasa sulit saat dijalani antara lain tidak adanya support system.

Support system ini bisa dari orang terdekat yang bisa mendukung keinginan kita untuk menurunkan berat badan. Ia akan menjadi pengingat dan penyemangat saat menjalani program diet ini.

Peran orang yang mendukung ini sangat penting. Apalagi kalau orang tersebut juga ikut serta dalam program penurunan berat badan yang kita jalani. Seolah kita memiliki teman "seperjuangan" yang ikut menemani.

4. Ekstrem melewatkan waktu makan

Freepik/ asier_relampagoestudio

Memang benar untuk bisa menurunkan berat badan kuncinya ada di jumlah kalori yang masuk dan keluar.

Kalori yang keluar harus lebih besar dibanding kalori yang masuk. Maka, pilihannya antara mengurangi jumlah kalori makanan yang dimakan atau menambah jumlah kalori yang keluar dengan cara berolahraga.

Sayangnya, banyak yang malas untuk bergerak dan memilih untuk mengurangi jumlah kalori yang masuk. Tetapi cara yang dilakukan salah.

Bukannya mengonsumsi sayur dan buah justru banyak yang ekstrem melewatkan waktu malam.

Hal ini menyebabkan program diet menurunkan berat badan menjadi sesuatu yang sulit. Sebab, kita akan merasa sangat kelaparan. Akibatnya apa? Tentu keinginan untuk makan menjadi tidak terkontrol.

5. Memilih jenis diet tanpa pemahaman yang benar

Freepik/cookie_studio

Saat ini banyak program diet yang mengatakan cara diet tersebut adalah cara terbaik untuk bisa menurunkan berat badan. Nyatanya, setiap jenis diet memiliki karakteristik atau ketentuan yang berbeda. Ditambah, respon tubuh terhadap suatu makanan juga berbeda.

Yang menyebabkan diet menurunkan berat badan terasa sulit antara lain pemilihan jenis diet yang tidak diiringi dengan pemahaman.

Banyak jenis diet yang ekstrim meninggalkan jenis-jenis makanan tertentu atau hanya mengonsumsi makanan tertentu. Hal tersebut justru dapat membuat masalah kesehatan lainnya.

Baca juga:

The Latest