TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Eksklusif: Ezra Mandira Ceritakan Kenangan Indah yang Pernah Dilaluinya Bersama sang Papa

Pernah road trip se-keluarga ke Bali, Papa dari Ezra HiVi! sampai rela siapkan TV dan playstation di mobil agar anaknya tidak bosan

Popmama.com/Michael Andrew

Membangun hubungan yang dekat antara Papa dan anak laki-laki merupakan suatu hal yang terbilang susah-susah gampang, apalagi jika anak sudah beranjak dewasa.

Meski kini sudah tidak banyak menghabiskan waktu bersama karena sudah berkeluarga, namun Ezra Mandira alias Ezra HiVi! tetap mempunyai hubungan yang dekat dengan Papanya, Radian Ratulangi Sugandi.

Bahkan, dari beberapa ajaran yang diberikan oleh sang Papa sejak kecil, Ezra masih menerapkannya sampai sekarang. Bahkan, menurunkannya kepada putranya yang kini baru berusia dua tahun.

Dalam rangka Hari Ayah Nasional yang jatuh setiap tanggal 12 November, berikut Popmama.com siap membahas kedekatan Ezra Mandira dengan sang Papa.

1. Topik apa pun yang dibicarakan bersama Papa terasa menyenangkan

Popmama.com/Michael Andrew Photoshoot dilakukan dengan menaati protokol kesehatan

Ezra Mandira merupakan anak dari pasangan Dina Mariana Heuvelman dan Radian Ratulangi Sugandi. Sejak kecil, Ezra telah memanggil Papanya dengan sebutan ayah.

Lelaki kelahiran 1991 ini mendeskripsikan Papanya sebagai sosok yang mudah bergaul, baik hati, santai, dan jarang sekali marah. Ezra sangat menyukai sikap optimis dan positif thinking yang dimiliki sang Papa.

“Ayah aku itu orangnya easy going, baik, santai, jarang banget marah. Kalau marah pas anaknya nakal aja. Ayah juga bisa jadi sosok yang nyemangatin, karena dia orang paling optimis dan positif thinking,” kata Ezra Mandira dalam wawancara ekskulif dengan Popmama.com.

Kedekatan Ezra dengan Papanya tak perlu diragukan lagi. Meski jarang menghabiskan waktu bersama karena jadwal pekerjaan dan telah fokus mengurus keluarga sendiri.

Namun, Ezra akui percakapan dengan Papanya selalu terasa menyenangkan lantaran berada di frekuensi yang sama.

“Kedekatannya layaknya ayah dan anak saja. Kalau main sama ngobrol tuh nyambung banget. Apa pun yang dibicarain nyambung karena memang satu frekuensi,” lanjutnya.

2. Kenangan paling indah yang pernah dilalui Ezra Mandira dengan sang Papa

Popmama.com/Michael Andrew Photoshoot dilakukan dengan menaati protokol kesehatan

Seiring bertambahnya usia, hal yang disukai papa dan anak laki-laki kemungkinan besar bisa menjadi berbeda. Apalagi, di usianya Ezra yang sekarang, ia sudah fokus dengan pekerjaan dan keluarga kecil yang dibagunnya bersama Anjana Demira.

Hal itu membuat Ezra dan Papanya semakin jarang menghabiskan waktu bersama. Kendati begitu, musisi bernama asli Ezra Mandira Sugandi ini pernah melewati pengalaman indah dan berkesan bersama Papa tercinta.

“Kenangan paling indah bersama ayah itu pas road trip ke Bali, tepatnya pas aku masih SD. Itu kita berpergian satu keluarga. Ayah nyetir dan aku sempat jadi co-pilot yang bantu mantau map. Itu memorable bangen karena sepanjang perjalanan banyak yang dilalui bareng. Mulai dari seru-seruan, dengerin lagu, bercanda juga, soalnya ayah orangnya humoris suka bercanda,” cerita Ezra Mandira.

Ezra menuturkan jika Papanya rela menyiapkan televisi dan playstation di mobil agar perjalanan terasa semakin berkesan. Ketika mampir ke rest area, Ezra dan Papanya akan memanfaatkan waktu tersebut untuk bermain playstation bersama.

“Pas road trip, ayah juga nyiapin TV di mobil. Jadi memang sengaja ada listriknya, terus ada playstation juga. Jadi, kalau bosan bisa main playstation di rest area. Itu salah satu kenangan paling seru,” lanjutnya.

3. Ezra Mandira akui salut dengan sikap optimis yang dimiliki Papanya

Popmama.com/Michael Andrew Photoshoot dilakukan dengan menaati protokol kesehatan

Bagi Ezra, sikap optimis dan selalu berpikir positif Papanya menjadi sikap yang selalu berhasil membuat dirinya salut. Apalagi, kedua sikap tersebut terbilang tidak mudah dilakukan setiap orang.

“Aku selalu salut dengan sikap optimis dan positif thinking ayah. Aku melihatnya ayah tuh kayak nggak ada beban dan berusaha tenang dalam menghadapi sesuatu, walaupun aslinya pasti ada rintangan yang dilaluinya,” ungkap Ezra Mandira.

“Makanya, itu bikin salut banget pas lihat ayah dalam situasi apa pun selalu optimis dan berpikir positif agar semuanya berjalan dengan baik,” tambahnya.

4. Komunikasi menjadi ajaran yang paling membekas hingga sekarang

Popmama.com/Michael Andrew Photoshoot dilakukan dengan menaati protokol kesehatan

Bukan rahasia lagi bahwa pelajaran pertama yang diperoleh seorang anak berasal dari sosok orangtua. Papa dari Ezra menjadi sosok orangtua yang suka melihat anak-anaknya berkembang menjadi pribadi lebih baik.

Banyak pelajaran hidup dan cara bersikap yang Ezra peroleh dari sang Papa. Namun, dari sekian banyak pembelajaran yang diperoleh, Ezra akui hal yang paling membekas dari ajaran Papa adalah tentang berkomunikasi.

Ia mengatakan bahwa komunikasi merupakan kunci dari segalanya. Tanpa adanya komunikasi, semuanya akan terasa berantakan. Apa pun masalah dan situasi yang dialami, akan lebih baik dikomunikasikan secara baik-baik.

“Sebenarnya yang aku pelajarin dari ayah lebih ke komunikasi, karena komunikasi itu adalah kunci dari permasalahan. Itu yang aku juga lakukan ke anak. Apa pun masalah atau situasi yang sedang dialami, akan lebih baik jika bisa disampaikan atau didiskusikan secara baik. Jadi, semuanya tahu apa yang perlu dipikirkan dan cari solusinya bersama,” ujar Ezra Mandira.

5. Ezra Mandira akui cara mengasuh yang dilakukannya cukup mirip dengan sang Papa

Popmama.com/Michael Andrew Photoshoot dilakukan dengan menaati protokol kesehatan

Kini berstatus sebagai Papa dari satu orang anak, Ezra akui cara pengasuhan yang dilakukannya cukup mirip dengan apa yang dilakukan Papanya dulu.

Ia tidak mau mempunyai batasan hubungan antara Papa dan anak.

“Aku bukan tipe orangtua yang strict. Justru aku santai, ayah aku santai juga orangnya. Lebih suka memposiskan sebagai orangtua yang nggak terlalu ada gap­-nya. Kayak seumuran aja layaknya teman,” ungkap Ezra Mandira.

Cara itu dilakukan agar anaknya tidak merasa sungkan untuk bercerita kepadanya. Meski begitu, Ezra tetap menetapkan batasan agar putranya, Aksara, tidak kelewatan batas dalam bersikap.

“Itu salah satu cara untuk mendekati Aksa, tapi tetap ada batasannya juga. Aku memposisikan seperti itu biar Aksa kalau ada apa-apa bisa cerita dan ngerasa nggak sungkan ke ayahnya. Intinya, aku berusaha menjadi teman sekaligus Papa yang baik ke depannya,” pungkas Ezra Mandira.

Nah, itu dia ulasan tentang kedekatan Ezra Mandira dengan Papa tercinta. Selamat hari Ayah Nasional untuk para Papa keren di Indonesia!

Millennial Papa of the Month Edisi November - Spesial Hari Ayah Nasional 2022: Ezra Mandira

Editor in Chief - Sandra Ratnasari

Senior Editor - Novy Agrina

Editor - Onic Metheany

Reporter - Putri Syifa Nurfadilah & Sania Chandra Nurfitriana

Social Media - Irma Ediarti

Design - Aristika Medinasari

Photographer - Michael Andrew P.

Videographer - Norman Indra Issudewo, Krisnaji Iswandi

Stylist - Onic Metheany, Putri Syifa Nurfadilah

Makeup Artist & Hair Do - Linda Kusumadewi

Ezra's Wardrobe -  Shining Bright & Bertjorak

Aksa's Wardrobe - Bohopanna at Buiboo & Mothercare

Baca juga:

The Latest