TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Jelang Persalinan, Yuk Hitung Perkiraan Biaya Persalinan di Bidan

Apa saja yang bisa dilakukan supaya persalinan bisa mudah dilakukan di bidan?

Freepik/noxos

Menjelang persalinan, ada beberapa hal yang perlu disiapkan oleh Mama. Tak melulu hanya tentang barang bawaan dan dokumen penting saja, Mama dan Papa juga perlu memperkirakan biaya persalinan.

Beberapa tindakan medis lain yang mungkin perlu dilakukan selama persalinan akan dikenakan biaya tambahan. Jadi, perlu juga disiapkan dana darurat jika sewaktu-waktu diperlukan.

Selain itu, ada juga persiapan benda-benda lain yang kadang tak terpikirkan sebelumnya dan harus juga dibeli setelah persalinan.

Nah, untuk menghitung biaya persalinan, ada baiknya Mama juga mencoba mempersiapkan diri untuk melahirkan di bidan. Selama kehamilan Mama sehat maka melahirkan di bidan pun sangat mungkin dilakukan.

Dari segi biaya, persalinan di bidan dan klinik bersalin pun pada umumnya lebih ringan dibandingkan di rumah sakit atau dibantu dengan dokter kandungan.

Berikut informasi tentang hitung-menghitung biaya persalinan di bidan, seperti dirangkum Popmama.com dari berbagai sumber:

1. Berapa rata-rata biaya persalinan di bidan?

Freepik/Aircoolsa

Seperti disebutkan sebelumnya, biaya persalinan di bidan rata-rata lebih ringan dibandingkan di rumah sakit atau dengan dokter kandungan. Ini terutama karena tindakan oleh bidan biasanya masih terbatas.

Ada beberapa tindakan medis yang berada di luar kemampuan bidan, sehingga harus dirujuk ke dokter kandungan.

Namun demikian, bidan memiliki kemampuan yang sangat baik untuk menangani persalinan, terutama dari sisi psikologis dan pendekatan sesama perempuan, Ma. Latar belakang pendidikan bidan juga melatih khusus tindakan persalinan normal, kok.

Jadi, apabila berdasarkan pemeriksaan kehamilan Mama tidak memiliki masalah kesehatan yang serius, melakukan persalinan di bidan bisa dipertimbangkan, lho.

Di puskesmas, biaya persalinan normal adalah sekitar Rp 600 ribu. Ini berlaku pada puskesmas yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Besaran biaya tersebut termasuk akomodasi ibu/bayi dan perawatan bayi.

Sementara itu, di rumah sakit umum kelas D di Jakarta, persalinan normal rata-rata membutuhkan biaya antara Rp 600 ribu hingga Rp 1,5 juta.

Namun demikian, selain di puskesmas, klinik bersalin dan rumah sakit umum kelas D, ada juga beberapa rumah sakit swasta yang juga menyediakan pelayanan persalinan dengan bidan. Terutama di Rumah Sakit Bersalin (RSB) atau di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA).

Seperti misalnya di RS Hermina Bekasi, biaya persalinan normal dengan bidan yakni sekitar Rp 6,2 juta hingga Rp 13 juta. Biaya ini termasuk rawat inap 3 hari.

2. Biaya persalinan di bidan yang ditanggung BPJS Kesehatan

Freepik/Nadyaskobeleva

Mama juga bisa memanfaatkan BPJS Kesehatan untuk melakukan persalinan di bidan, yakni di puskesmas atau fasilitas kesehatan tingkat pertama lainnya.

Tarif yang ditetapkan oleh Permenkes No. 59 tahun 2014 tentang standar tarif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk persalinan normal di puskesmas adalah RP 600 ribu.

Tindakan lain seperti pemeriksaan kehamilan yakni Rp 25 ribu, penanganan pendarahan paska keguguran atau tindakan emergensi dasar dikenakan biaya Rp 750 ribu.

Sesuai aturan, pasien tidak boleh ditarik biaya tambahan jika memang sudah sesuai prosedur dan tidak naik kelas perawatan. Tapi jangan lupa siapkan dokumen seperti kartu BPJS, KTP, dan kartu keluarga ya, Ma.

3. Cara menyiapkan dana tabungan persalinan

Pixabay/Nattanan23

Meski biaya persalinan di bidan lebih ringan dibandingkan dengan di rumah sakit atau dengan dokter, tapi tak ada salahnya Mama menyiapkan dana tabungan persalinan sejak dini.

Jadi ketika sewaktu-waktu diperlukan tambahan biaya, Mama tidak perlu pusing mencari dana lagi.

Salah satu cara yang bisa Mama lakukan adalah dengan membuka tabungan rencana di bank. Jenis tabungan ini biasanya dilakukan dengan menarik uang secara berkala dari tabungan utama Mama.

Beberapa rumah sakit bersalin atau klinik bersalin juga mulai banyak menyediakan fasilitas tabungan persalinan. Jadi setiap bulannya Mama bisa menyisihkan sebagian dana untuk nanti digunakan saat membayar persalinan.

Oh ya, hindari juga membeli terlalu banyak barang-barang bayi. Cukup siapkan yang diperlukan jelang persalinan. Nanti jika ada barang-barang lain yang perlu dibeli, biasanya bisa disiapkan setelah persalinan. Dengan demikian, Mama tidak akan boros membeli barang yang mungkin tidak terlalu diperlukan.

Mama juga bisa mempersiapkan proses melahirkan dengan tenang dari biaya yang membengkak dengan menggunakan asuransi kehamilan. Buat Mama yang masih ragu untuk ikut dalam asuransi kesehatan sebaiknya dipikirkan kembali Ma. Karena ada Asuransi kesehatan yang juga mencakup produk Asuransi kehamilan. Salah satunya Allianz! Asuransi Kesehatan Allianz bisa cover biaya Mama saat kontrol kehamilan, proses persalinan dan masa nifas.

Wah lengkapkan! Jadi Mama dan Papa nggak perlu pusing soal biaya persalinan lagi deh. Penasaran dengan produknya? Yuk cek lebih lengka detail produknya di sini ya Ma!

4. Tips persiapan persalinan di bidan

Freepik/Vgstockstudio

Agar lebih berpeluang melakukan persalinan normal dengan bidan, sebaiknya mulai lakukan persiapan sejak masa kehamilan, Ma. Jaga selalu kesehatan kehamilan supaya kondisinya tetap optimal dan terhindari dari berbagai risiko komplikasi. Beberapa tips persiapan persalinan di bidan yang bisa Mama lakukan misalnya:

  • Rutin bergerak dan olahraga

Dikutip dari Parents, duduk terlalu banyak dan jarang bergerak saat hamil membuat tubuh cenderung kurang siap untuk persalinan. Ini karena bayi tidak punya cukup kesempatan untuk masuk dalam posisi siap lahir yang pas. Untuk mengatasi hal ini, sempatkan untuk aktif bergerak misalnya dengan rutin berjalan kaki, prenatal yoga, dan berlatih menggunakan birthing ball.

  • Hindari naik berat badan berlebihan

Persalinan cenderung berjalan lebih lancar pada ibu hamil yang tidak naik berat badan berlebihan sepanjang kehamilan. Menjaga kenaikan berat badan tetap terkendali membantu mengurangi risiko komplikasi dan mencegah intervensi medis tambahan.

  • Latihan Kegel

Latihan dasar panggul seperti Kegel membantu perempuan terhindari juga dari intervensi medis tambahan selama menjelang persalinan. Kegel membantu menguatkan otot dasar panggul yang menopang rahim, sehingga melakukannya secara teratur pun dapat membuat proses mengejan menjadi lebih efisien.

  • Atur pola makan selama kehamilan

Siapkan tubuh Mama salah satunya dengan mengonsumsi makanan bergizi selama hamil. Perbanyak konsumsi sayur, daging, buah dan susu.Salah satu camilan yang juga baik untuk Mama saat hamil adalah kurma. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Obstetrics & Gynecology menunjukkan bahwa kurma memiliki peran dalam upaya persalinan normal, karena buah ini memberi efek oksitosin seperti pada tubuh.

  • Cari informasi tentang klinik bidan terbaik

Sebisa mungkin carilah informasi tentang klinik bidan terbaik. Jika bisa, pilih klinik yang dekat dari rumah supaya lebih efisien waktu, tenaga dan biaya. Rutin cek ke bidan tersebut supaya rekam medis Mama juga tercatat dengan baik.

Demikian informasi tentang perhitungan biaya persalinan di bidan dan cara meningkatkan peluang untuk bisa melahirkan oleh bidan. Jangan lupa rutin konsultasi dan tetap siapkan dana darurat juga ya, Ma!

The Latest