TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi saat Diet Pasca Melahirkan

Diet nggak ada salahnya kok, Ma, tapi pastikan makanan yang dikonsumsi kaya nutrisi ya!

Freepik/Jcomp

Proses kehamilan dan persalinan tak jarang membuat berat badan naik. Hal ini yang banyak dikhawatirkan oleh Mama, karena pada akhirnya dianggap bisa mengganggu penampilan. Karena alasan ini, tak sedikit dari Mama yang mungkin memilih untuk diet pasca melahirkan.

Namun, diet tak bisa dilakukan sembarangan ya, Ma. Sebab di momen pasca melahirkan, tubuh masih membutuhkan banyak nutrisi, terutama untuk masa pemulihan. Di sisi lain, Mama juga perlu tambahan 500 kalori perhari, untuk menggantikan kalori yang hilang selama proses menyusui.

Sehingga, Mama harus benar-benar memperhatikan asupan nutrisi utama yang akan dimasukkan ke dalam menu diet harian.

Di bawah ini, Popmama.com akan berikan infromasi mengenai beberapa jenis makanan yang baik dikonsumsi saat diet pasca melahirkan, dilansir dari berbagai sumber.

1. Oatmeal tinggi serat dan zat besi

Freepik/Racool_studio

Oatmeal dikenal sebagai salah satu bahan makanan yang bersifat galactogogue untuk meningkatkan suplai ASI. Tapi tak hanya itu, oatmeal juga tinggi serat dan zat besi yang bisa mencegah Mama mengalami anemia pasca melahirkan, demikian menurut The Bump.

Oatmeal bisa jadi pilihan makanan yang baik untuk diet pasca melahirkan lho. Mama bisa mengonsumsi oat sebagai menu sarapan atau untuk campuran bahan makanan lainnya. Tapi sebaiknya hindari jenis oatmeal dalam kemasan ya, karena cenderung mengandung banyak garam dan gula.

2. Kacang polong jadi sumber protein dan serat

Pixabay/eak_kkk

Kacang polong dikenal kaya akan serat, sehingga dianggap baik untuk sistem pencernaan. Di sisi lain, kacang polong juga menjadi sumber protein dan zat besi, yang baik untuk pemulihan tubuh pasca melahirkan. Karena alasan ini, kacang polong jadi salah satu makanan yang baik dikonsumsi saat diet pasca melahirkan.

Satu hal yang perlu diperhatikan, sebaiknya hindari mengonsumsi kacang polong secara berlebihan ya, Ma. Sebab hal tersebut bisa menyebabkan timbulnya gas di sistem pencernaan, yang membuat perut terasa kembung dan tidak nyaman.

3. Kacang almond tinggi antioksidan dan vitamin E

Freepik/Azerbaijan_stockers

Melansir dari Healthline, kacang almond kaya akan antioksidan, vitamin E, dan serat. Kacang yang satu ini kaya nutrisi, sehingga menyehatkan serta bisa jadi tambahan makanan yang baik untuk segala jenis diet.

Mama bisa mengonsumsi kacang almond secara langsung atau mengolahnya sebagai makanan dan minuman. Namun sebelum mengonsumsinya, pastikan Mama dan bayi yang menyusu tidak memiliki riwayat alergi ya!

4. Ikan salmon tinggi protein dan asam lemak omega-3

Canva/Ivan Negru's Images

Makanan yang baik dikonsumsi saat diet pasca melahirkan berikutnya ada ikan salmon. Ikan salmon jadi salah satu makanan terbaik, karena tinggi protein dan asam lemak omega-3.

Bahkan menurut Healthline, dalam satu porsi ikan salmon ukuran 100 gram (3,5 ons) mengandung kalori yang cukup rendah yakni 206 kalori.

Mengonsumsi salmon selama diet, bisa bantu menurunkan berat badan, mengurangi nafsu makan berlebih, meningkatkan metabolisme tubuh, serta mengurangi lemak di area perut. Jadi, jangan ragu buat mencobanya ya!

5. Bayam jadi makananĀ  rendah kalori yang mengenyangkan

Freepik

Bayam jadi salah satu sayuran hijau yang bisa dikonsumsi untuk diet. Ini karena bayam tergolong rendah kalori dan cukup menyenangkan, sehingga bisa menurunkan nafsu makan. Selain itu, kandungan serat di dalamnya juga bisa melancarkan sistem pencernaan, mengatur gula darah rendah, serta mencegah terjadinya sembelit pasca melahirkan.

Jadi tak hanya baik untuk diet, bayam juga bisa mendukung proses pemulihan tubuh Mama pasca melahirkan nih. Mama bisa mengonsumsinya sebagai sayur atau dibuat jus dengan campuran bahan makanan lain ya.

Itu tadi 5 makanan yang baik dikonsumsi saat diet pasca melahirkan.

Diet pasca melahirkan, nggak ada salahnya kok, Ma. Tapi pastikan bahan makanan yang dikonsumsi saat diet bisa memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh ya. Karena di fase ini, Mama masih harus menyusui dan menjalani masa pemulihan.

Baca juga:

The Latest