TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Pusing saat Hamil Muda Disebabkan 12 Faktor, Apakah Wajar?

Hati-hati, Ma! Ada penyebab yang berbahaya lho

Freepik/Ronnachaipark

Tahukah kamu bahwa sekitar 39% perempuan mengalami pusing saat hamil?

Penyebab pusing saat hamil muda berbeda-beda. Namun, sebagian besar pusing saat hamil tidak berbahaya. Pusing terjadi dengan sendirinya dan bukan pertanda gangguan kehamilan.

Kendati demikian, ada baiknya perhatikan penyebab pusing saat hamil muda. Pasalnya, ada pusing saat hamil muda yang menunjukkan gejala parah.

Bisa jadi, pusing tersebut merupakan tanda komplikasi yang membahayakan keselamatan ibu hamil dan janin. Oleh karena itu, kenali beragam gejala dan penyebab pusing saat hamil muda.

Nah, apa saja penyebab pusing saat hamil muda dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut ulasan Popmama.com.

1. Dehidrasi

Freepik/Freepik

Apakah kamu merasa pusing, lelah, dan mudah mengantuk?

Apabila pusing saat hamil muda disertai gejala-gejala tersebut, bisa jadi kamu mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh. Padahal, ibu hamil sangat membutuhkan banyak air agar tubuh bisa membentuk kantung ketuban dan plasenta.

Agar tubuh tetap terhidrasi, ibu hamil perlu minum air sebanyak 10 gelas setiap hari. Selain itu, pakai baju yang nyaman dan tidak ketat.

Pastikan suhu ruangan juga tidak terlalu panas dan udaranya tidak terlalu kering.

2. Berbaring terlalu lama

Freepik/PV Productions

Ketika kehamilan memasuki trimester kedua dan trimester ketiga, ibu hamil rentan merasakan pusing. Apalagi jika ibu hamil berbaring dengan posisi telentang dalam waktu lama.

Akibatnya, pembuluh darah di area belakang rahim terjepit. Sehingga, aliran darah tidak menuju jantung. Aliran darah berhenti dan berbalik setelah sampai di bagian kaki dan panggul.

Posisi telentang dapat menghambat sirkulasi darah. Alih-alih tidur telentang, coba posisi miring agar darah mengalir ke jantung dan otak. 

Supaya semakin terasa nyaman, sebaiknya gunakan bantalan punggung.

3. Berdiri terlalu lama

Freepik/Senivpetro

Penyebab pusing saat hamil muda selanjutnya adalah berdiri terlalu lama. 

Posisi berdiri menyebabkan darah terkumpul di kaki. Aliran darah ke otak semakin sedikit. Akibatnya, ibu hamil mengalami pusing karena sirkulasi darah kurang bagus.

Untuk mengatasinya, jangan terlalu lama berdiri. Duduk atau berbaring agar pusing lekas reda. Coba gerak-gerakkan kaki selama beberapa menit. 

4. Perubahan hormon

Freepik/Shurkin_son

Dilansir Cleveland Clinic, pusing saat hamil muda kemungkinan disertai dengan sakit telinga, kram, dan peningkatan volume darah.

Pusing yang dialami ibu hamil bisa jadi disebabkan oleh perubahan hormon. Sehingga, pembuluh darah akan melebar karena dinding pembuluhnya semakin rileks. Akibatnya, tekanan darah turun dan pusing akan timbul.

Sebenarnya, pelebaran pembuluh darah dapat meningkatkan aliran darah ke janin. Akan tetapi, pelebaran tersebut juga berdampak pada berkurangnya suplai darah ke otak ibu hamil.

Cara mengatasi pusing saat hamil muda akibat perubahan hormon adalah dengan berkonsultasi pada dokter. Sehingga, ibu hamil mendapatkan penanganan yang tepat sesuai aturan medis.

5. Berdiri terlalu cepat

Freepik/Alexander_safonov

Selain berdiri terlalu lama, berdiri secara tiba-tiba juga memicu pusing saat hamil muda.

Ketika duduk, banyak darah terkumpul di area kaki. Apabila berdiri terlalu cepat, maka tubuh tidak punya cukup waktu untuk mengalirkan darah ke jantung dan otak.

Apa dampaknya? Tekanan darah akan turun secara cepat pula, sehingga ibu hamil merasakan pusing.

Sebelum berdiri, coba lakukan perlahan mulai dari posisi duduk atau berbaring. Angkat tubuh dengan pelan sampai kaki cukup kuat menopang tubuh.

6. Kekurangan darah (anemia)

Freepik/User15285612

Jika kekurangan zat besi dan asam folat, ibu hamil rentan mengalami anemia sehingga mudah pusing. 

Anemia atau kekurangan darah menyebabkan pusing saat hamil muda. Ibu hamil pun tampak pucat, lelah, dan sesak napas. Pasalnya, sel darah merah yang membawa oksigen dari otak ke seluruh tubuh berkurang. 

Untuk itu, ibu hamil disarankan mengonsumsi sayuran dan buah-buahan yang kaya akan zat besi. Perbanyak nutrisi tersebut menjelang kehamilan trimester kedua dan trimester ketiga.

7. Kekurangan energi

Freepik/Gpointstudio

Umumnya, ibu hamil muda mengalami mual dan muntah sehingga ia sulit mencukupi kebutuhan nutrisi dan kalori. Akibatnya, ibu hamil kekurangan energi.

Nah, kekurangan energi juga bisa menyebabkan pusing saat hamil lho. Tubuh yang kekurangan asupan akan kehilangan tenaga. Sehingga, ibu hamil lemas dan lesu sepanjang waktu.

Untuk mengurangi intensitas mual dan muntah saat makan, ada baiknya ibu hamil banyak menyiapkan camilan yang kaya nutrisi agar tubuhnya tetap sehat dan bugar.

8. Kehamilan ektopik

Freepik/User15285612

Salah satu gejala kehamilan ektopik adalah pusing saat hamil muda. Namun, pusing bukan satu-satunya gejala yang dapat dijadikan patokan, apalagi bila tanpa diagnosis dokter.

Kehamilan ektopik merupakan proses terjadinya pembuahan, tapi sel telur tertanam di luar rahim. 

Dilansir Mayo Clinic, kehamilan ini membuat darah keluar dari tuba falopi. Kemudian, ibu hamil merasakan nyeri panggul, sakit perut, dan lemas. 

Meski kemungkinannya kecil, tapi waspadai pusing saat hamil bila disertai gejala tersebut. Segera periksa ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

9. Tekanan pada rahim

Freepik/Primagefactory

Seiring dengan bertambahnya masa kehamilan, rahim juga akan membesar. Akibatnya, rahim akan menekan pembuluh darah dan menyebabkan pusing saat hamil muda.

Kendati demikian, pusing saat hamil karena tekanan pada rahim cukup wajar. Bahkan pusing yang dirasakan ibu hamil tidak berbahaya.

10. Kecemasan

Freepik/Jcomp

Pusing saat hamil muda juga bisa dipicu oleh kecemasan. 

Ibu hamil memang rentan merasa cemas dan khawatir. Apalagi bila kehamilannya merupakan pengalaman pertama. Ia akan mudah gelisah atau takut. 

Nah, dampak dari kecemasan tersebut adalah munculnya gejala fisik seperti pusing, lelah, dan sesak napas.

Selain menjaga kesehatan fisiknya dan janin, ibu hamil perlu mengelola emosi dengan baik agar tidak cemas berlebihan.

Lakukan kegiatan positif yang meningkatkan ketenangan, seperti berlatih meditasi, journaling, mendengarkan musik, dan sebagainya.

11. Gula darah rendah

Freepik/Freepik

Selain memperhatikan jumlah kalori agar tubuh berenergi, ibu hamil perlu memperhatikan kadar gula darah. Mengapa? Gula darah yang rendah bisa menyebabkan pusing saat hamil muda.

Dilansir Medline Plus, gula darah di bawah 70 mg/dL membahayakan janin. Kadar tersebut cukup rendah untuk ibu hamil.

Ada baiknya ibu hamil makan secara teratur untuk menghindari kekurangan gula darah.

12. Morning sickness

Freepik/Jcomp

Pada awal kehamilan, ibu hamil mungkin mengalami mual dan muntah. Biasanya, mual dan muntah juga disertai pusing saat hamil muda. 

Ibu hamil muda juga bisa mengalami penurunan berat badan ataupun badan terasa pegal-pegal. Gejala tersebut bisa terjadi di pagi, sore, atau malam hari.

Inilah yang dinamakan morning sickness.

Jadi, pusing saat hamil muda bisa disebabkan oleh 12 faktor tersebut. 

Pada dasarnya, pusing saat hamil muda merupakan hal yang normal. Kamu hanya perlu melakukan beberapa tindakan untuk meredakan pusing.

Namun, segera periksakan ke dokter bila pusing disertai gejala parah yang menyakitkan.

Baca Juga:

The Latest