TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Amankah Menaruh Laptop di Perut saat Hamil?

Plus ketahui risiko yang terjadi dari kebiasaan buruk ini, Ma

Babycenter

Saat sedang hamil, Mama perlu berhati-hati dalam bertindak. Bukan hanya untuk kebaikan diri mama sendiri, tapi juga untuk kesehatan si janin.

Pasalnya, saat hamil, apa yang Mama lakukan berpotensi memberi dampak tertentu baik secara langsung maupun tidak bagi tumbuh kembang dan kesehatan si calon buah hati.

Maka itu, ada berbagai anjuran yang sebaiknya Mama perhatikan ketika hamil.

Anjuran untuk berhati-hati tersebut juga berlaku saat Mama bekerja. Maka itu, ibu hamil disarankan untuk tidak terlalu sering memangku laptop atau menaruh laptop di perut saat hamil.

Mengapa itu perlu diperhatikan? Simak uraian lengkapnya dari Popmama.com berikut ini.

Benarkah Ibu Hamil Tidak Boleh Memangku Laptop karena Radiasinya?

Freepik

Bekerja dengan laptop sebetulnya merupakan hal yang aman dilakukan oleh ibu hamil. Namun, Mama tidak boleh memangku alat kerja tersebut di dekat perut terlalu lama.

Ada sebagian anggapan kalau memangku laptop dapat memancarkan radiasi yang berbahaya bagi janin. Benarkah demikian?

Faktanya, sejauh ini belum ada penelitian yang bilang kalau paparan radiasi dari laptop berbahaya bagi ibu hamil, seperti yang dikutip dari laman Babycenter.

Masih mengutip dari laman yang sama, radiasi yang dikeluarkan dari laptop bisa tergolong cukup rendah sehingga tidak cukup kuat untuk membahayakan tumbuh kembang si calon buah hati di kandungan mama.

Oleh sebab itu, radiasi yang terpancar dari laptop bisa dibilang tidak begitu berbahaya untuk Mama dan kesehatan si Janin.

Lantas, Kenapa Ibu Hamil Tidak Boleh Menaruh Laptop di Perut?

Freepik/lookstudio

Alih-alih mengkhawatirkan paparan radiasi dari laptop, hal yang harus lebih Mama waspadai adalah berubahnya postur tubuh karena kebiasan kurang baik ini. Apalagi bila Mama bertahan di posisi ini selama berjam-jam.

Kebiasaan membungkuk akibat Mama menaruh laptop di perut berisiko menyebabkan nyeri punggung, leher, dan bahu. Kebiasaan ini juga bisa membuat aliran darah mama terhambat.

Kelamaan duduk bersila saat memangku laptop juga berisiko menimbulkan spider veins dan varises.

Cara Aman Menggunakan Laptop saat Hamil

Pexels/Andrea Piacquadio

Untuk mengurangi risiko terjadinya nyeri punggung, leher tegang, dan bahu kaku, ada beberapa tips yang bisa mama lakukan bila harus menggunakan laptop untuk jangka waktu yang lama semasa kehamilan.

  1. Taruh laptop di meja, atur ketinggiannya sedemikian rupa hingga mama tidak perlu menunduk saat bekerja.

  2. Bila memungkinkan, atur layar laptop mama agar sejajar dengan pandangan mata. Ini untuk mengurangi potensi leher mama menjadi tegang.

  3. Pastikan Mama menyempatkan untuk bergerak setidaknya tiap sejam sekali. Itu untuk membuat alirah darah mama kembali lancar.

  4. Bila Mama terpaksa untuk memangku laptop selama bekerja, sempatkan untuk meluruskan kaki mama sesekali. Ini untuk mencegah timbulnya varises atau spider veins karena terlalu sering menyilangkan kaki.

Itu dia jawaban mengapa Mama tidak boleh menaruh laptop di perut saat hamil. Pastikan untuk mengingatnya ya, Ma.

Baca Juga:

The Latest