Banyak orangtua bertanya mengapa mereka tidak dapat memberikan susu sapi biasa kepada bayi mereka sebagai pengganti ASI atau susu formula. Ada dua alasan utama:
- Bayi tidak dapat mencerna susu sapi selengkap atau semudah mereka mencerna ASI atau susu formula bayi.
- Yang lebih penting, susu sapi bukanlah sumber nutrisi lengkap untuk bayi di bawah 1 tahun, karena tidak mengandung cukup nutrisi tertentu yang mereka butuhkan.
Bayi di bawah usia 1 tahun tidak boleh minum susu sapi, susu soya, atau susu nabati lainnya, dan hanya minum ASI atau susu formula (dengan sedikit air setelah mereka mulai makan makanan padat).
Susu sapi mengandung terlalu banyak protein dan mineral untuk dicerna oleh lambung bayi, dan sebagian besar susu nabati bukanlah sumber nutrisi yang dibutuhkan bayi sejak dini.
Antara usia 1 dan 5 tahun, dokter menyarankan agar bayi dan balita minum susu sapi dan air putih. Namun, susu soya yang diperkaya merupakan alternatif yang dapat diterima untuk susu sapi, karena kandungan nutrisinya setara.
Jadi, susu sapi dan susu soya sebaiknya tidak dikonsumsi oleh bayi hingga usianya mencapai 1 tahun, Ma. Sebelum usia 1 tahun, bayi sebaiknya minum ASI. Bila bayi tidak bisa mendapatkan ASI karena alasan tertentu, maka ia harus mengonsumsi susu formula.
Namun penting untuk diingat, Mama harus memberikan susu formula yang sesuai dengan kondisi bayi. Oleh karena itu, Mama perlu berkonsultasi dengan dokter yang mengetahui kondisi bayi untuk menentukan susu formula apa yang cocok untuk si Kecil.
Itu penjelasan tentang perbedaan antara susu soya dan susu sapi. Semoga informasi di atas bisa membantu Mama dapat memilih susu untuk si Kecil, ya, Ma!
Baca juga: