Apakah Sindrom Patau pada Bayi Bisa Sembuh?

Sindrom Patau atau trisomi 13 belum dapat disembuhkan; penanganan berfokus pada mengelola gejala, mengurangi ketidaknyamanan, serta menjaga kualitas hidup bayi.
Kondisi ini terjadi akibat salinan ketiga kromosom 13 yang mengganggu perkembangan janin dan dapat memicu berbagai masalah medis serius sejak lahir.
Peluang hidup bergantung pada komplikasi dan jenis trisomi; bayi memerlukan perawatan khusus, pemantauan medis, terapi, serta dukungan keluarga dan tenaga kesehatan.
Mendengar diagnosis sindrom Patau pada si Kecil mungkin terasa seperti dunia Mama berhenti sejenak. Di tengah rasa cemas itu, pertanyaan yang paling sering muncul adalah apakah sindrom Patau pada bayi bisa sembuh?
Cleveland Clinic menyebut sindrom Patau atau trisomi 13 sebagai kondisi genetik langka yang serius, tetapi tetap ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mendampingi si Kecil.
Untuk menjawab pertanyaan tadi tentang kondisi bayi yang terkena trisomi 13, berikut Popmama.com mengulas apakah sindrom patau pada bayi bisa sembuh? Yuk, simak sampai habis
Table of Content
Apakah Sindrom Patau pada Bayi Bisa Disembuhkan?

Wikimedia Commons/Simousbal Sayangnya, belum ada obat yang bisa menyembuhkan sindrom Patau. Cleveland Clinic menyebut penanganannya berfokus pada pengelolaan gejala dan kualitas hidup terbaik bagi si Kecil.
Mengutip NHS, tidak ada pengobatan khusus untuk sindrom Patau. Dokter umumnya berfokus pada meminimalkan rasa tidak nyaman dan memastikan bayi bisa makan.
Meski tidak bisa disembuhkan, bukan berarti tidak ada yang bisa dilakukan, Mama. Perawatan dapat dilakukan seperti pemberian obat-obatan, operasi untuk kelainan tertentu, terapi fisik, okupasi, dan wicara, hingga dukungan pendidikan.
Mengapa Sindrom Patau Tidak Bisa Disembuhkan?

Wikimedia Commons/Chan et al Britannica menjelaskan bahwa sindrom Patau terjadi akibat salinan ketiga kromosom 13, yang paling sering muncul karena kegagalan pemisahan kromosom secara acak saat sel telur atau sperma terbentuk. Artinya, kelainan ini berakar pada materi genetik si Kecil sejak awal.
Menurut WebMD, kromosom tambahan ini mengganggu perkembangan bayi di dalam kandungan. Akibatnya, bayi tumbuh lambat, lahir dengan berat badan sangat rendah, dan membawa banyak masalah medis serius.
Satu-satunya penanganan yang ada saat ini berupa perawatan suportif. Dengan kata lain, bantuan medis bertujuan menjaga kenyamanan dan kesehatan si Kecil, bukan menghapus kondisinya.
Apakah Bayi dengan Sindrom Patau Bisa Bertahan Hidup?

Wikimedia Commons/Sydney S. Gellis and Murray Feingold Menurut Mississippi State Department of Health, sulit memprediksi berapa lama bayi dengan sindrom Patau akan hidup. Separuh bayi yang lahir dengan kondisi ini hidup lebih dari dua minggu, dan sekitar 10 sampai 20 persen bertahan hingga tahun pertama.
WebMD mencatat lebih dari 80 persen bayi tidak melewati bulan pertama, sedangkan 5 sampai 10 persen mencapai usia satu tahun. Lama hidup bergantung pada komplikasi medis dan jenis trisomi 13 yang dialami.
Meski jarang, ada anak yang bertahan jauh lebih lama. Sekitar 13 persen bertahan hingga usia 10 tahun, dan melakukan terapi gizi serta operasi dapat meningkatkan peluang bertahan hidup.
Apakah Bayi dengan Sindrom Patau Bisa Tumbuh dan Berkembang?

Wikimedia Commons/Sydney S. Gellis and Murray Feingold Mengutip Minnesota Department of Health, hampir semua anak yang bertahan hingga lewat usia satu tahun mengalami keterlambatan tumbuh kembang. Karena itu, program intervensi dini dan pendidikan khusus sangat penting bagi mereka.
Melansir Mississippi State Department of Health, anak yang kondisinya tidak terlalu rapuh bisa mendapat layanan tumbuh kembang, termasuk terapi fisik, untuk memaksimalkan kemampuannya. Tujuannya agar si Kecil memiliki kualitas hidup sebaik mungkin.
Sebagian kecil anak yang terdampak lebih ringan mampu mengatasi banyak kesulitan. Mereka perlu kontrol rutin, imunisasi, dan pemeriksaan berkala untuk masalah penglihatan, pendengaran, skoliosis, serta keterlambatan perkembangan.
Bagaimana Orangtua Merawat Bayi dengan Sindrom Patau?

Wikimedia Commons/Sydney S. Gellis and Murray Feingold Banyak bayi dengan sindrom Patau memerlukan perawatan khusus sejak lahir, bahkan sebagian dirawat di unit perawatan intensif bayi baru lahir (NICU), menurut Cleveland Clinic. Tim medis akan menyusun rencana perawatan sesuai kebutuhan si Kecil.
Minnesota Department of Health menyebut infeksi dan kesulitan makan sebagai tantangan besar dalam merawat bayi dengan kondisi ini. Karena itu, Mama dan keluarga perlu bekerja sama erat dengan tim medis.
Segera hubungi dokter jika si Kecil sulit makan, sulit bernapas, detak jantungnya tidak teratur, atau kejang. Tim medis juga dapat menghubungkan Mama dengan konseling dan kelompok dukungan.
Nah, itulah pembahasan mengenai apakah sindrom patau pada bayi bisa sembuh? Semoga informatif dan bermanfaat, Ma!






















