Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bagaimana Cara Melatih Bayi agar Cepat Duduk? Coba 4 Cara Ini!
Pexels/Helena Lopes
  • Tummy time saat bayi terjaga melatih otot leher, bahu, punggung, dan tubuh tengah; ajakan mengobrol atau mainan di luar jangkauan dapat mendorongnya bergerak.

  • Latih keseimbangan dengan mendudukkan bayi di antara kaki orang tua sebagai penyangga, lalu kurangi bantuan bertahap; hentikan bila bayi lelah atau tidak nyaman.

  • Berikan variasi posisi bermain telentang, tengkurap, dan di lantai dengan pengawasan; bila siap, lakukan pull-to-sit perlahan untuk melatih kontrol kepala dan tubuh.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Empat cara stimulasi untuk membantu bayi melatih kekuatan otot, kontrol tubuh, dan keseimbangan sebagai persiapan duduk, yaitu tummy time, duduk dengan dukungan, variasi posisi, serta pull-to-sit.
  • Who?
    Bayi yang mulai menunjukkan kesiapan duduk dan orang tua atau pengasuh yang mendampingi latihan dengan pengawasan.
  • Where?
    Latihan dapat dilakukan di rumah, terutama di lantai atau area bermain yang aman saat bayi terjaga dan dalam pengawasan.
  • When?
    Tummy time dilakukan saat bayi terjaga. Latihan duduk dan pull-to-sit dapat dicoba ketika bayi menunjukkan kesiapan; hentikan bila bayi lelah atau tidak nyaman.
  • Why?
    Stimulasi dilakukan untuk melatih otot leher, bahu, punggung, tubuh bagian tengah, serta keseimbangan yang diperlukan bayi sebelum mampu duduk mandiri.
  • How?
    Bayi ditengkurapkan, didudukkan dengan penyangga tubuh orang tua, diberi variasi posisi bermain, dan ditarik perlahan dari telentang menuju duduk dengan memegang kedua tangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi bisa belajar duduk dengan bermain tengkurap saat bangun. Mama dapat mengajak bicara atau memberi mainan. Bayi juga bisa duduk di antara kaki Mama supaya tidak jatuh. Posisi bayi boleh sering diubah. Kalau bayi sudah siap, tangannya bisa ditarik pelan dari telentang ke duduk. Semua dilakukan pelan dan berhenti kalau bayi lelah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Melihat si Kecil mulai bisa mengangkat kepala dan aktif bergerak saat tummy time, Mama mungkin jadi tidak sabar menunggu si Kecil belajar duduk.

Kemampuan duduk menjadi salah satu tonggak perkembangan bayi yang cukup ditunggu, sehingga tidak sedikit orangtua melatih si Kecil untuk duduk lebih awal.

Mama bisa membantu prosesnya dengan memberikan stimulasi yang tepat. Lantas, apakah ada cara agar duduk lebih cepat?

Berikut Popmama.com telah merangkum dari laman Parents tentang bagaimana cara melatih bayi agar cepat duduk yang bisa Mama coba di rumah. Yuk, disimak, Ma!

1. Rutin lakukan tummy time

Unsplash/Minnie Zhou

Tummy time bukan hanya membantu bayi belajar mengangkat kepala, tetapi juga melatih otot leher, bahu, punggung, dan tubuh bagian tengah yang dibutuhkan untuk duduk.

Letakkan si Kecil dalam posisi tengkurap saat sedang terjaga. Mama juga bisa ajak bayi mengobrol atau letakkan mainan kesukaannya sedikit di luar jangkauan supaya si Kecil terdorong untuk mengangkat kepala, melihat ke sekitar, dan bergerak meraih benda tersebut.

Semakin sering mendapat kesempatan bermain dalam posisi tengkurap, bayi bisa semakin terlatih mengontrol tubuhnya sebagai bekal untuk mencapai posisi duduk.

2. Latih keseimbangan dengan duduk bersama

Popmama.com/Nafia Mahesa/AI

Sebelum bisa duduk sendiri, bayi perlu belajar menjaga keseimbangan tubuhnya. Mama bisa membantu si Kecil berlatih dengan memberikan sedikit dukungan saat si Kecil mulai menunjukkan kesiapan.

Caranya cukup dengan dudukkan bayi di lantai dengan posisi tubuh berada di antara kedua kaki Mama sehingga tubuhnya mendapat penyangga. Posisikan punggung dan kepala si Kecil bersandar pada tubuh Mama.

Lakukan selama beberapa menit dan hentikan jika bayi mulai terlihat lelah atau tidak nyaman.

Seiring kekuatan dan keseimbangannya berkembang, Mama bisa mengurangi bantuan secara bertahap.

3. Sering ubah posisi tubuh bayi

Magnific/Holiak

Bayi membutuhkan kesempatan untuk bergerak dalam berbagai posisi agar otot dan kemampuan motoriknya terus terlatih.

Berikan si Kecil kesempatan bermain dalam berbagai posisi, mulai dari telentang, tengkurap, hingga bermain di lantai dengan pengawasan.

Perubahan posisi ini membantu bayi menggunakan otot tubuhnya secara bertahap, mulai dari leher, punggung, hingga bagian tubuh bawah.

4. Latihan pull-to-sit

Popmama.com/Nafia Mahesa/AI

Jika bayi sudah menunjukkan kesiapan untuk duduk, Mama bisa mencoba gerakan pull-to-sit untuk membantu melatih kontrol kepala dan tubuhnya.

Caranya, posisikan bayi telentang, lalu pegang kedua tangannya dan bantu tarik perlahan hingga tubuhnya menuju posisi duduk.

Lakukan gerakan dengan lembut dan perlahan. Jangan menarik tubuh si Kecil secara tiba-tiba.

Itulah bagaimana cara melatih bayi agar cepat duduk melalui 4 cara. Saat melatih si Kecil untuk duduk, fokuskan pada membantu membangun kekuatan otot dan keseimbangannya agar lebih siap duduk.

Curated For You

Editorial Team

Related Article