Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bagaimana Cara Mengubah Pola Tidur Bayi? Ini Langkahnya
Pexels/kenan zhang
  • Pola tidur bayi baru lahir yang belum teratur wajar karena siklus tidur pendek dan ritme sirkadian belum matang; pertumbuhan, tumbuh gigi, sakit, serta asosiasi tidur juga dapat memengaruhi.

  • Perubahan dilakukan bertahap: kenali kebiasaan sebelum tidur, kurangi perlahan, baringkan bayi saat mengantuk tetapi terjaga, serta ciptakan rutinitas tenang dan kamar redup.

  • Tidur siang berlebih atau kurang dapat mengganggu tidur malam; konsultasikan tenaga kesehatan bila gangguan tidur memengaruhi fokus, makan, belajar, atau interaksi bayi pada siang hari.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi kadang tidur lama siang hari lalu bangun malam. Mama bisa pelan-pelan membuat waktu tidur baru. Kamar dibuat tenang dan lampunya redup. Bayi dibaringkan saat mulai mengantuk. Jangan bermain sebelum tidur. Kalau bayi sulit tidur atau siangnya jadi susah makan dan bermain, Mama bisa bicara dengan tenaga kesehatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sudah berhari-hari si Kecil tidur siang panjang, lalu baru mau terlelap menjelang tengah malam. Mama pun mulai bertanya-tanya, apakah jadwal tidurnya bisa digeser?

Melansir Mayo Clinic, bayi baru lahir tidur 12 jam atau lebih dalam sehari, tetapi hanya satu sampai dua jam setiap kali tidur. Jadi, pola tidur yang belum rapi di awal kehidupannya adalah hal yang wajar.

Nah, kabar baiknya, pola tidur bisa dibentuk pelan-pelan, Ma. Berikut Popmama.com mengulas bagaimana cara mengubah pola tidur bayi? Yuk, simak sampai habis!

Bagaimana Cara untuk Mengubah Pola Tidur Bayi?

Pexels/Sarah Chai

Langkah pertama bukan langsung mengubah, melainkan mengenali dulu kebiasaan yang selalu dibutuhkan si Kecil untuk terlelap. Menurut Raising Children Network, kebiasaan itu bisa berupa dot, menyanyikan lagu, ayunan, pelukan, atau menyusu.

Setelah tahu, kurangi kebiasaan itu sedikit demi sedikit. Contohnya, menyanyikan lagu tetap dilakukan dalam rutinitas sebelum tidur, tetapi diakhiri saat si Kecil mulai tampak mengantuk.

Mengutip Mayo Clinic, Mama disarankan untuk membaringkan si Kecil saat ia mengantuk tetapi masih terjaga, supaya ia mengaitkan tempat tidur dengan proses tidur. Kamar juga sebaiknya tenang dengan lampu redup, dan hindari mengajak bermain sebelum tidur.

Mengapa Pola Tidur Bayi Bisa Berubah?

Pexels/freestocks.org

Semua bayi memang mengubah pola tidurnya seiring waktu. Melansir NHS, adanya lonjakan pertumbuhan, tumbuh gigi, dan sakit bisa memengaruhi cara si Kecil tidur.

Pada bayi baru lahir, penyebabnya ada di dalam tubuh. Mengutip laman Ayo Sehat Kemenkes, siklus tidur bayi baru lahir hanya 40 sampai 60 menit dan lebih sering berada di tahap tidur ringan, sementara ritme sirkadian atau jam biologisnya belum terbentuk sempurna.

Pada usia 4 sampai 12 bulan, muncul penyebab baru yang disebut asosiasi tidur. Bila si Kecil selalu digendong atau disusui sampai terlelap, otaknya belajar bahwa "untuk bisa tidur, aku harus digendong atau disusui".

Apakah Bayi yang Tidur Siang Bisa Begadang di Malam Hari?

Pexels/CAMERA TREASURE

Jawabannya, bisa, dan biasanya karena siang dan malam si Kecil tertukar. Melansir Happiest Baby, hal ini disebut day-night confusion, yaitu bayi menghabiskan sebagian besar siang untuk tidur dan malamnya justru terjaga.

Tidur siang yang terlalu panjang juga bisa berujung pada tidur malam yang terlalu singkat. Karena itu, disarankan agar tidur siang bayi dibatasi maksimal 2 jam.

Sebaliknya, tidur siang yang kurang membuat si Kecil kelelahan. Menurut Ayo Sehat Kemenkes, tubuhnya lalu memproduksi hormon stres seperti kortisol dan adrenalin sehingga tidur malamnya lebih pendek dan sering terputus.

Coba juga untuk mengajak si Kecil keluar rumah dan terpapar sinar matahari, terutama sebelum tengah hari, dengan perlindungan seperti topi dan pakaian lengan panjang. Bayi yang tidur nyenyak di malam hari menghabiskan waktu dua kali lebih lama di bawah sinar matahari.

Bagaimana Cara Mengatur Jadwal Tidur Bayi secara Bertahap?

Pexels/upender photography

Setelah tahu penyebabnya, saatnya menyusun jadwal, dan kuncinya adalah bersabar melakukannya sedikit demi sedikit. Untuk si Kecil usia 1 sampai 3 bulan, menurut Kids Health, ialah dengan cara menggeser jam menyusu malam.

Misalnya, si Kecil tidur setelah menyusu pukul 19.00 lalu bangun pukul 02.00. Mama bisa membangunkannya untuk menyusu pukul 23.00, lalu membiarkannya tidur hingga menyusu lagi pukul 05.00 atau 06.00.

Butuh beberapa malam agar rutinitas ini terbentuk, jadi konsistensi sangat menentukan. Melansir NHS, disarankan untuk melakukan rutinitas sederhana yang menenangkan, seperti mandi, mengganti baju, membacakan cerita, meredupkan lampu, hingga menyanyikan lagu pengantar tidur.

Akan tetapi, terlalu banyak keseruan sebelum tidur bisa membuat si Kecil terjaga lagi. Jadi, isi waktu menjelang tidur dengan kegiatan yang lebih tenang, seperti membaca.

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Mengubah Pola Tidur Bayi?

Pexels/the Amritdev

Jawabannya bergantung pada cara yang digunakan dan karakter si Kecil. Menurut Raising Children Network, mengubah kebiasaan tidur bisa memakan waktu 3 hari sampai 3 minggu.

Selama masa peralihan, kebanyakan bayi menangis karena sudah terbiasa dengan cara lamanya. Mama disarankan untuk bersiap menghadapi tangisan pada beberapa malam, dan setelah itu, tidur biasanya akan kembali normal.

Selain itu, menurut dokter anak David Buchholz dari Columbia University Irving Medical Center, bayi yang sehat bisa belajar tidur sepanjang malam dalam tiga hari, dengan usia minimal 4 bulan.

Mama juga bisa mencoba cara yang cocok untuk bayi sampai rutinitas tidurnya sudah terbangun dengan baik tanpa ada gangguan.

Kapan Pola Tidur Bayi yang Tidak Teratur Perlu Dikonsultasikan?

Pexels/Jonathan Borba

Sebelum khawatir, ingat bahwa bayi baru lahir hampir pasti terbangun berulang kali pada beberapa bulan pertama. Menurut NHS, itu karena mereka perlu menyusu, dan suhu yang terlalu panas atau dingin juga bisa mengganggu tidurnya.

Namun, Mama perlu lebih waspada jika kualitas tidur mulai mengganggu aktivitas siang si Kecil. Menurut Ayo Sehat Kemenkes, tanda seperti sulit fokus, makan, belajar, atau berinteraksi di siang hari perlu diperhatikan oleh orangtua.

Kalau si Kecil kesulitan tidur atau Mama butuh saran untuk menyusun rutinitas, Mama disarankan untuk berbicara dengan tenaga kesehatan. Dengan begitu, Mama tidak perlu menebak-nebak sendirian.

Jadi, mengubah pola tidur bayi memang bukan urusan semalam. Ada penyebab yang perlu dipahami, kebiasaan yang perlu digeser, dan waktu yang perlu diberi ruang.

Pelan-pelan saja ya, Ma. Setiap bayi punya iramanya sendiri dan pola tidurnya kemungkinan besar tidak akan sama dengan bayi lain yang Mama kenal.

Nah, itulah pembahasan mengenai bagaimana cara mengubah pola tidur bayi? Semoga informatif dan bermanfaat, Ma!

Curated For You

Editorial Team

Related Article