Aturan Penting yang Harus Dijalankan Saat Menjenguk Newborn

Hayo, siapa yang masih sering melakukannya?

9 Juni 2018

Aturan Penting Harus Dijalankan Saat Menjenguk Newborn
Pixabay/skimpton007

Mengetahui teman atau kerabat dekat baru saja melahirkan, rasanya ingin buru-buru menengok dan ikut berbahagia. Memberi ucapan selamat sekaligus ingin melihat langsung makhluk mungil lucu yang baru saja terlahir ke dunia itu.

Biasanya, orang-orang pilih menjenguk bayi setelah diperbolehkan pulang ke rumah. Alasannya agar lebih leluasa berinteraksi dengan bayi dan Mama. Kalau Mama, lebih suka menjenguk di rumah sakit atau rumah?

Tapi tunggu dulu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menjenguk newborn baby. Bayi yang baru lahir masih sangat sensitif dan rentan terhadap kuman serta penyakit. Begitu juga dengan Sang Mama, pasca persalinan ia membutuhkan adaptasi dan pemulihan.

Jadi, agar kunjungan kita tidak mengganggu kenyamanan Mama dan bayi, hindari 6 hal di bawah ini, ya!

1. Datang tiba-tiba tanpa mengabari terlebih dahulu

1. Datang tiba-tiba tanpa mengabari terlebih dahulu
Pixabay/antoniarusev

Meski niatnya baik, datang tiba-tiba tanpa mengabari terlebih dahulu bisa saja menimbulkan ketidaknyamanan. Ceritanya bikin kejutan ya? Bukannya senang, tuan rumahnya justru terkejut betulan.

Barangkali Mama dan bayinya sedang ingin istirahat atau tidak ingin diganggu. Suasananya jadi kurang nyaman antara ingin menemui tamu tapi tubuhnya juga butuh istirahat. Bijaknya kasih kabar dulu ya sebelum menjenguk.

2. Datang dalam kondisi sakit

2. Datang dalam kondisi sakit
Pixabay/mojpe

Wah, kalau yang satu ini bisa berakibat fatal. Datang menjenguk newborn baby sebaiknya saat kita dalam kondisi sehat. Karena daya tahan tubuh bayi masih rentan terhadap virus dan bakteri. Jika kita sebagai tamu datang dalam kondisi sakit, bisa-bisa Si Bayi mungil tertular.

3. Tidak mencuci tangan sebelum menyentuh bayi

3. Tidak mencuci tangan sebelum menyentuh bayi
Pixabay/cherylholt

Mencuci tangan dan menjaga kebersihan diri juga tak kalah pentingnya saat menjenguk newborn baby. Ini untuk meminimalisir paparan kuman atau virus pada bayi.

Melihat Si Kecil yang menggemaskan itu pasti tidak tahan ingin menyentuh atau menggendong kan? Nah, sebaiknya pastikan sudah mencuci tangan, memastikan baju dalam keadaan bersih, dan lengkapi dengan mengenakan masker.

Editors' Picks

4. Membawa rombongan besar dan berkunjung terlalu lama

4. Membawa rombongan besar berkunjung terlalu lama
Flickr/usdagov

Menjenguk bayi yang baru lahir sebaiknya tidak dalam rombongan besar dan berkunjung terlalu lama. Hal ini bisa mengganggu jam istirahat Mama dan bayi.

Keramaian yang ditimbulkan oleh para tamu juga bisa mengusik ketenangan Si Bayi yang sedang lelap tertidur.

5. Mengunggah foto atau video ke sosial media tanpa seizin orangtua bayi

5. Mengunggah foto atau video ke sosial media tanpa seizin orangtua bayi
Pixabay/LoboStudioHamburg

Wah, poin yang satu ini sepertinya sekarang cukup sulit dihindari. Hampir semua orang gatal ingin membagikan momen terkini lewat sosial media, termasuk saat menjenguk bayi dari saudara atau kerabat yang baru dilahirkan.

Nah, jangan lupa minta izin terlebih dahulu ya pada orangtua bayi. Siapa tahu orangtuanya kurang berkenan, atau foto tersebut disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

6. Memberi saran tanpa diminta

6. Memberi saran tanpa diminta
daraluzbirthcenter.org

Poin satu ini paling sering dilakukan oleh para Mama yang merasa sudah lebih berpengalaman. Sudah lebih dulu punya anak atau beberapa kali melahirkan. Memberi saran sebenarnya baik, asal disampaikan dengan cara yang bijak dan tuan rumahnya berkenan.

Tapi biasanya, Mama yang baru melahirkan masih sangat sensitif karena dalam proses adaptasi dan pemulihan. Emosinya masih labil sehingga tidak selalu bisa berpikir bijak menanggapi omongan orang lain, apalagi menyangkut bayi dan pola asuh. Lebih baik memberi ucapan selamat dan doa, agar Mama segera pulih dan bayinya tumbuh sehat.

Yuk, share aturan sopan santun ini ke teman Mama yang juga mau ikut menjenguk.