Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
5 Fakta Vitamin K untuk Bayi Baru Lahir, Mama Perlu Tahu
Popmama.com/Dewi Triana Rahmawati/AI
  • Pemberian vitamin K sejak lahir penting untuk mencegah perdarahan serius pada bayi karena cadangan vitamin K saat lahir masih sangat rendah.

  • Berbagai penelitian menegaskan bahwa vitamin K aman, tidak menyebabkan eksim, penyakit kuning, maupun meningkatkan risiko leukemia pada bayi.

  • Vitamin K diberikan melalui suntikan profilaksis oleh tenaga medis guna melindungi kesehatan bayi baru lahir dari risiko perdarahan berbahaya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sejak bayi lahir, ia memerlukan perlindungan ekstra guna menjaga kesehatan dan keselamatannya. Salah satu langkah penting yang perlu Mama lakukan adalah dengan memberikan si Kecil vitamin K sejak lahir.

Meskipun bayi tampak sehat saat lahir, pemberian vitamin K tetap menjadi tindakan yang perlu Mama lakukan untuk mencegah segala risiko perdarahan yang dapat membahayakan, bahkan berpotensi menimbulkan kondisi fatal pada bayi.

Sayangnya, tidak sedikit Mama yang masih merasa ragu dalam memberikan vitamin K pada bayi baru lahir karena beredarnya berbagai mitos atau informasi yang kurang tepat.

Padahal, berbagai anggapan tersebut telah dibantah melalui sejumlah studi terbaru yang menegaskan keamanan pemberian vitamin K pada bayi.

Berikut Popmama.com telah merangkum fakta terkait pemberian vitamin K untuk bayi baru lahir berdasarkan penjelasan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

1. Vitamin K aman untuk bayi

Freepik/jcomp

Hingga saat ini, telah banyak berbagai penelitian menunjukkan bahwa bayi memang membutuhkan tambahan vitamin K sejak lahir untuk melindungi tubuhnya dari segala risiko perdarahan.

Cadangan vitamin K dalam tubuh bayi masih sangat terbatas sejak ia baru lahir. Oleh karena itu, Mama dapat memenuhi kebutuhan vitamin K pada bayi baru lahir melalui suntikan profilaksis. Tentunya, cara ini perlu dilakukan oleh tenaga medis yang berpengalaman, ya, Ma.

Kondisi rendahnya cadangan vitamin K terjadi karena vitamin K tidak dapat tersalurkan secara optimal dari tubuh Mama kepada janin melalui plasenta selama kehamilan.

Selain itu, kandungan vitamin K dalam ASI juga relatif rendah sehingga Mama tidak dapat hanya mengandalkan asupan dari ASI saja.

2. Vitamin K tidak menyebabkan eczema

Freepik/jcomp

Hingga saat ini, tidak terdapat bukti ilmiah kuat untuk menunjukkan bahwa pemberian vitamin K pada bayi baru lahir dapat menyebabkan eksim.

Kondisi eksim atau eczema merupakan kondisi peradangan kulit yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari faktor genetik, riwayat alergi pada keluarga, gangguan pada lapisan pelindung kulit, hingga faktor lingkungan.

Oleh karena itu, pemberian vitamin K sejak bayi baru lahir tetap aman dan terbukti tidak meyebabkan eksim.

3. Vitamin K tidak menyebabkan bayi menjadi kuning

Freepik/jcomp

Pemberian vitamin K jenis K1 sebagai pencegahan pada bayi baru lahir tidak terbukti menyebabkan penyakit kuning patologis.

Pada kenyataannya, kondisi kuning pada bayi disebabkan oleh berbagai faktor dan umum terjadi pada minggu pertama kehidupannya

Kondisi ini umumnya disebabkan akibat fungsi organ hati bayi yang masih dalam tahap perkembangan serta proses adaptasi pada bayi setelah kelahirannya.

4. Vitamin K tidak menyebabkan leukemia

Freepik/krakenimages.com

Saat ini telah banyak penelitian dari berbagai negara untuk mengkaji keamanan pemberian vitamin K termasuk kemungkinan hubungannya dengan risiko leukemia pada bayi baru lahir.

Berdasarkan hasil dari berbagai penelitian tersebut, para peneliti tidak menemukan bukti yang menunjukkan adanya hubungan antara pemberian vitamin K dengan kejadian leukemia.

Temuan-temuan tersebut semakin memperkuat kesimpulan bahwa pemberian vitamin K pada bayi baru lahir aman dilakukan dan tidak terbukti meningkatkan risiko leukemia pada anak.

5. Vitamin K mencegah perdarahan

Freepik

Pemberian Vitamin K sejak bayi baru lahir merupakan langkah penting untuk mencegah perdarahan akibat defisiensi Vitamin K atau Vitamin K Deficiency Bleeding (VKDB).

Kondisi ini menimbulkan perdarahan serius, termasuk perdarahan pada otak yang berisiko membahayakan nyawa bayi.

Dengan memberikan vitamin K pada bayi sejak lahir, risiko terjadinya perdarahan berbahaya pada si Kecil dapat diminimalkan sehingga kesehatan bayi dapat lebih terlindungi.

Itu tadi fakta vitamin K untuk bayi baru lahir. Melalui hasil rangkuman ini, semoga Mama lebih memahami manfaatnya sehingga Mama tidak perlu khawatir dalam memberikan vitamin K pada bayi.

Semoga artikel ini membantu Mama dalam memahami kesehatan si Kecil sejak hari-hari pertama kelahirannya.

Editorial Team