Mengutip NHS UK, berjalan menjadi salah satu aktivitas fisik yang direkomendasikan begitu si Kecil mulai mampu melakukannya, meski waktu pencapaiannya berbeda-beda tiap bayi. Ada yang sudah melangkah di usia 9 bulan, ada pula yang baru berjalan mendekati usia 18 bulan.
Melansir Abiie, Mama disarankan untuk menghindari penggunaan baby walker, karena alat ini justru berisiko menghambat perkembangan merangkak, duduk, dan berjalan mandiri si Kecil. Lebih baik biarkan ia berlatih berjalan dengan berpegangan pada tangan Mama.
Gunakan alas kaki yang nyaman atau biarkan si Kecil bertelanjang kaki di permukaan yang aman supaya keseimbangannya lebih terlatih. Dampingi terus setiap langkahnya, karena momen ini juga jadi kesempatan berharga untuk semakin dekat dengan si Kecil.
Setiap gerakan olahraga di atas, mulai dari tummy time sampai berjalan kaki, saling berkaitan dan sama-sama penting untuk tumbuh kembang si Kecil.
Yang perlu diingat, setiap bayi punya kecepatannya masing-masing, jadi Mama tidak perlu buru-buru membandingkan pencapaiannya dengan bayi lain.
Nah, itulah pembahasan mengenai 7 jenis gerakan olahraga untuk bayi sesuai usianya untuk menunjang kemampuan motoriknya. Semoga informatif dan bermanfaat, Ma!