Mirip seperti indera pendengaran, indera sentuhan bayi juga sudah aktif jauh sebelum ia lahir. Jika Mama mengelus perut saat hamil trimester ketiga, kulit janin sudah lebih sensitif terhadap rangsangan dan ia dapat merasakan getaran dari sentuhan Mama.
Bayi baru lahir mampu menyimpulkan tampilan benda yang ia sentuh, bahkan tanpa melihatnya. Ia menggunakan sentuhan untuk membantunya memahami informasi visual.
Sentuhan juga menjadi sinyal sosial dan emosional yang digunakan bayi untuk mengeksplorasi lingkungan sekitarnya.
Penelitian menunjukkan bahwa sentuhan lembut dengan afeksi pada bayi baru lahir dapat mengurangi rasa sakit, membantu bayi untuk bertumbuh, membuatnya bersemangat, dan mengurangi risiko gejala kecemasan dan depresi di masa depan.
Jangan salah, bayi memperhatikan cara Mama menyentuhnya dan dapat merasakan stres jika Mama menyentuhnya dengan salah.
Jadi penting sekali untuk memperhatikan sinyal yang berusaha dikomunikasikan bayi setiap Mama menyentuhnya agar dapat mengetahui sentuhan bagaimana yang ia sukai dan yang tidak ia sukai.
Itu dia kondisi dan persepsi tiap indera bayi baru lahir. Menarik bukan, Ma? Semoga informasi ini bermanfaat, ya!