Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Apakah Maltodekstrin dalam Susu Formula Aman untuk Bayi?

Apakah Maltodekstrin dalam Susu Formula Aman untuk Bayi?
Popmama.com/Nindiani Rizka Dwiningtyas/AI
Intinya Sih
  • Maltodekstrin adalah karbohidrat dari sumber nabati seperti jagung dan beras, digunakan dalam susu formula untuk menambah tekstur, volume, serta menggantikan laktosa pada kondisi tertentu.
  • Menurut dr. Meta Herdiana Hanindita dan regulasi BPOM, maltodekstrin dikategorikan aman sebagai Bahan Tambahan Pangan dan telah diatur penggunaannya sesuai standar keamanan pangan.
  • Maltodekstrin memiliki tingkat kemanisan rendah sehingga tidak otomatis meningkatkan kadar gula susu formula, bahkan beberapa jenisnya bermanfaat bagi kesehatan mikrobiota usus bayi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Setiap orangtua tentu ingin memberikan asupan terbaik untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil. Meski ASI menjadi sumber nutrisi utama bagi bayi, ada beberapa kondisi yang membuat pemberian ASI tidak dapat dilakukan secara optimal.

Saat memilih susu formula, Mama perlu memperhatikan berbagai kandungan yang terdapat di dalamnya. Memahami komposisi susu formula dapat membantu orangtua memastikan produk yang dipilih sesuai dengan kebutuhan bayi.

Salah satu kandungan yang kerap menjadi perhatian adalah maltodekstrin. Bahan tambahan pangan ini sering digunakan dalam susu formula sebagai sumber karbohidrat dan dapat menggantikan laktosa pada kondisi tertentu.

Lantas, apakah maltodekstrin dalam susu formula aman untuk bayi? Berikut Popmama.com sudah siapkan informasinya untuk Mama.

1. Apa itu maltodekstrin?

apakah maltodekstin dalam susu formula aman?
Magnific/wirestock

Saat memilih susu formula untuk si Kecil, banyak orangtua kini semakin teliti dalam memperhatikan setiap kandungan yang tertera pada kemasan.

Salah satu bahan yang cukup sering menjadi perhatian adalah maltodekstrin, yaitu karbohidrat yang berasal dari sumber nabati dan diolah dari bahan seperti jagung, beras, kentang, gandum, hingga tapioka.

Maltodekstrin dikenal mudah dicerna dan dapat diserap tubuh dengan cepat layaknya glukosa, serta hampir tidak memiliki rasa. Bahan ini kerap digunakan untuk berbagai fungsi, seperti memperbaiki tekstur, menambah volume (pengental), hingga sebagai pengawet atau perisa.

2. Amankah maltodekstrin pada susu formula?

apakah maltodekstin dalam susu formula aman?
Popmama.com/Nindiani Rizka Dwiningtyas/AI

Sebagian orangtua masih merasa khawatir bahwa maltodekstrin dapat menimbulkan efek samping dan dianggap kurang aman untuk bayi. Menanggapi hal ini, dr. Meta Herdiana Hanindita, Sp.A(K) melalui akun Instagram @metahanindita menjelaskan bahwa penggunaan maltodekstrin dalam susu formula tidak berbahaya untuk bayi.

“FDA (Food and Drug Administration) telah mengkategorikan maltodekstrin sebagai Generally Recognised As Safe, atau aman,” jelas dr. Meta.

Ia juga menambahkan bahwa maltodekstrin umumnya digunakan sebagai sumber energi, bahan pengental, serta pengganti laktosa bagi individu yang mengalami intoleransi laktosa.

Dari sisi regulasi di Indonesia, BPOM juga menggolongkan maltodekstrin sebagai Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang aman digunakan dalam produk makanan. 

Penggunaannya telah diizinkan dan diatur secara ketat untuk berbagai jenis produk, mulai dari makanan kemasan, suplemen, hingga susu formula bayi.

Hal ini tercantum dalam Peraturan BPOM Nomor 11 Tahun 2019, yang menetapkan ketentuan penggunaan bahan tambahan pangan agar tetap sesuai batas aman dan standar yang telah ditentukan. 

3. Apakah maltodekstrin dapat meningkatkan kandungan gula pada susu formula?

apakah maltodekstin dalam susu formula aman?
Magnific/wirestock

Maltodekstrin pada dasarnya memiliki rasa yang sangat ringan atau hampir tidak terasa manis. Tingkat kemanisannya diukur menggunakan dextrose equivalent (DE), yang dibagi menjadi kategori rendah (<20), sedang (21–55), dan tinggi (>55). 

Pada maltodekstrin sendiri, nilai DE berada di kisaran 3–19, sehingga termasuk dalam kategori rendah. Kehadiran maltodekstrin dalam susu tidak serta-merta membuat produk tersebut memiliki kandungan gula yang lebih tinggi.

Hal ini dapat dilihat langsung pada informasi nilai gizi di kemasan produk. Selain itu, FDA mengklasifikasikan maltodekstrin sebagai Generally Recognized As Safe (GRAS), sehingga penggunaannya dianggap aman dalam produk pangan.

Penelitian juga menunjukkan bahwa maltodekstrin resistan dapat difermentasi di usus besar menjadi short chain fatty acids (SCFA) yang bermanfaat bagi kesehatan mikrobiota usus. 

Selain itu, jenis ini juga disebut dapat membantu menjaga profil tekanan darah dan lipid, meningkatkan rasa kenyang, serta membantu mengurangi asupan makanan secara berlebih.

4. Aturan konsumsi gula pada bayi

apakah maltodekstin dalam susu formula aman?
Popmama.com/Nindiani Rizka Dwiningtyas/AI

Menurut Kementerian Kesehatan, asupan gula tambahan pada anak di bawah usia 2 tahun sebaiknya dibatasi, yaitu tidak lebih dari 5% dari total kebutuhan kalori harian. Untuk bayi usia 6–8 bulan, konsumsi gula dan garam juga sangat dibatasi, yakni hanya sekitar 0,1 gram atau setara dengan seperdelapan sendok teh per hari.

Karena itu, orangtua dianjurkan untuk lebih teliti membaca label kandungan pada produk makanan atau minuman bayi. Dalam memilih susu formula, yang perlu diperhatikan bukan hanya kadar gula total, tetapi juga keberadaan gula tambahan seperti sukrosa yang ditambahkan ke dalam produk.

Jika masih ragu mengenai pemilihan produk atau kandungan tertentu, sebaiknya orangtua berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak agar sesuai dengan kebutuhan serta kondisi si Kecil.

Nah, itu dia penjelasan mengenai maltodekstrin dalam susu formula. Semoga informasinya dapat membantu, ya, Ma!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara

Related Articles

See More