Sistem pencernaan bayi baru lahir masih terus berkembang dan beradaptasi dengan kehidupan di luar rahim. Karena itu, perubahan pola buang air besar pada si Kecil merupakan hal yang wajar, termasuk saat frekuensinya berkurang atau teksturnya menjadi lebih keras.
Menurut Ahli Gizi Charlene Kennedy, yang dikutip dari Today’s Parent, sembelit pada bayi ditandai dengan proses buang air besar yang terasa sulit, frekuensi BAB yang menurun, serta feses bayi tampak keras dan kering. Lalu, apa yang bisa menyebabkan kondisi itu terjadi?
Untuk lebih lengkapnya, simak rangkuman Popmama.com berikut tentang penyebab bayi baru lahir sembelit.
